PanduanPanduan Guru ASIS

Daftar isi — Panduan Guru ASIS

5Bank Soal dan Ujian Online CBT

Menyusun soal, melaksanakan ujian, mengoreksi, dan menganalisis hasil.

Bank Soal menyimpan butir yang dapat digunakan kembali, sedangkan Ujian Online CBT mengatur pelaksanaan bagi peserta tertentu. Guru dapat menyusun soal pilihan maupun uraian, memilihnya ke ujian, memantau peserta, mengoreksi jawaban, dan membaca laporan hasil.

Kualitas soal

Setiap soal perlu sesuai tujuan, menggunakan bahasa jelas, memiliki kunci dan bobot tepat, serta tidak bergantung pada petunjuk yang tidak tersedia. Pilihan jawaban harus masuk akal dan tidak memberi bocoran dari pola kalimat.

Keamanan ujian

Atur peserta, waktu, durasi, token, serta pengawasan sesuai kebijakan. Jangan membagikan token terlalu dini. Siapkan prosedur ketika perangkat, jaringan, atau akun peserta bermasalah.

Setelah ujian

Koreksi uraian, periksa skor, analisis butir, dan identifikasi topik yang perlu penguatan. Nilai tidak boleh dipindahkan ke sumatif sebelum hasil final serta peserta yang belum selesai ditangani.

Pertanyaan umum CBT

Apakah soal dari komunitas langsung aman digunakan?

Tidak. Salin lalu tinjau konteks, kunci, lisensi, dan kesesuaiannya.

Apakah analisis butir menentukan keputusan guru?

Analisis memberi bukti tambahan. Guru tetap meninjau kualitas soal dan kondisi pelaksanaan.

Memisahkan penyusunan soal dan penyelenggaraan ujian

Bank Soal adalah tempat mengembangkan serta memperbaiki butir. Ujian CBT adalah peristiwa pelaksanaan yang memiliki peserta, waktu, token, durasi, dan hasil. Pemisahan ini memungkinkan soal digunakan kembali tanpa mencampur riwayat ujian yang berbeda.

Review soal sebelum digunakan

  • Pertanyaan memiliki satu maksud yang jelas.
  • Kunci sesuai dengan isi dan pembahasan.
  • Pilihan tidak tumpang tindih.
  • Bahasa tidak memberi petunjuk jawaban.
  • Gambar atau tabel terbaca pada layar kecil.
  • Bobot sebanding dengan tuntutan soal.

Rencana cadangan pelaksanaan CBT

Tentukan prosedur gangguan jaringan, perangkat mati, akun tidak dapat masuk, dan peserta terlambat. Catat kejadian serta keputusan tambahan waktu. Perlakuan yang konsisten lebih penting daripada menyelesaikan masalah tanpa dokumentasi.

Memaknai analisis butir

Butir dengan hasil tidak wajar perlu dibaca kembali bersama pola jawaban dan kondisi kelas. Soal mungkin terlalu sulit, ambigu, salah kunci, atau menguji materi yang belum dipelajari. Jangan langsung menyimpulkan kelemahan murid hanya dari satu angka.