Absensi Harian Siswa: Cara Mencatatnya di ASIS
Cara mencatat absensi harian siswa yang rapi: kode kehadiran, waktu pencatatan, pindai QR atau wajah, kabar ke orang tua, dan rekap otomatis di ASIS.
Ruang baca berisi panduan singkat, artikel, dan catatan yang membantu sekolah memahami digitalisasi ASIS.
Artikel terbaru lengkap dengan kategori, tanggal terbit, dan ringkasan singkat.
Cara mencatat absensi harian siswa yang rapi: kode kehadiran, waktu pencatatan, pindai QR atau wajah, kabar ke orang tua, dan rekap otomatis di ASIS.
Cara impor data GTK (guru dan tendik) dari file ekspor Dapodik atau EMIS ke ASIS: persiapan berkas, pemeriksaan hasil, dan pembagian peran.
Cara impor data siswa dari Excel, file ekspor Dapodik, atau EMIS ke ASIS: siapkan berkas, cek kolom wajib, tangani baris gagal, dan periksa hasilnya.
Transparansi dana donasi sekolah: cara Bendahara memeriksa dana masuk, mencocokkan mutasi, mencatat belanja, dan menyusun laporan yang dipercaya donatur.
Cara membuat kampanye donasi sekolah yang dipercaya: tentukan tujuan dan target dana, terima bukti transfer, catat donatur, dan laporkan hasilnya terbuka.
Panduan penyaluran beasiswa sekolah untuk Bendahara: catat penerima, nominal, tahap, dan bukti serah terima agar laporan ke donatur dan yayasan rapi.
Cara menjalankan seleksi penerima beasiswa sekolah yang adil: kriteria, bobot penilaian, verifikasi berkas, alur pengajuan di ASIS, dan pengumuman etis.
Cara mencatat setoran tabungan murid agar rapi dan aman: data tiap transaksi, jadwal setoran, alur di ASIS, rekap harian, dan aturan penarikan yang jelas.
Cara menyusun laporan penggunaan dana PIP pemegang KIP: data yang dicatat, bukti dari orang tua, format rekap, alur di ASIS, dan hal yang perlu dihindari.
Pilih kategori untuk membaca semua artikel dengan topik yang sama.
341 artikel
187 artikel
128 artikel
111 artikel
86 artikel
78 artikel
57 artikel
47 artikel
44 artikel
40 artikel
29 artikel
27 artikel
25 artikel
24 artikel
22 artikel
20 artikel
17 artikel
16 artikel
14 artikel
10 artikel
Kalau ada tema yang perlu diprioritaskan, kita bisa turunkan ke artikel yang lebih dekat dengan kebutuhan lapangan.