WAWASAN ASIS

Wakasek Kurikulum: Tugas, Kalender Kerja, dan Format

Panduan praktis wakasek kurikulum: rincian tugas, kalender kerja setahun, contoh format pembagian tugas mengajar, dan cara mengurangi pekerjaan ganda.

Tim Wawasan ASIS 08 Okt 2026 Panduan

Wakasek kurikulum adalah wakil kepala sekolah yang membantu Kepala Sekolah mengelola seluruh urusan pembelajaran: dari pembagian tugas mengajar, jadwal pelajaran, kalender akademik, perangkat ajar, asesmen, hingga rapor. Posisinya sering disebut jantung akademik sekolah, karena hampir semua keputusan tentang apa yang terjadi di kelas melewati mejanya.

Bagi guru yang baru diangkat, tugas ini bisa terasa seperti pekerjaan tanpa ujung. Artikel ini memberi panduan praktis: rincian tugas, kalender kerja setahun, contoh format yang bisa langsung dipakai, dan cara mengurangi pekerjaan ganda.

Rincian tugas wakasek kurikulum

Rincian tugas bisa berbeda di setiap sekolah, tergantung SK Kepala Sekolah dan kebijakan yayasan. Secara umum, tugasnya meliputi:

Bidang Tugas utama Hasil kerja
Perencanaan Menyusun dan memperbarui dokumen kurikulum sekolah Dokumen kurikulum yang disahkan
Pembagian tugas Menyusun usulan pembagian tugas mengajar guru Draf SK pembagian tugas
Jadwal Menyusun jadwal pelajaran dan jadwal pengganti Jadwal tanpa bentrok
Kalender Menyusun kalender akademik sekolah Kalender satu tahun
Perangkat ajar Memastikan guru memiliki ATP dan modul ajar Rekap kelengkapan perangkat
Asesmen Mengatur jadwal asesmen sumatif dan ujian Jadwal dan panitia
Rapor Mengoordinasi pengolahan nilai dan penerbitan rapor Rapor terbit tepat waktu
Pengembangan guru Mengusulkan pelatihan dan berbagi praktik baik Program pengembangan
Evaluasi Meninjau pelaksanaan kurikulum Laporan dan rekomendasi

Beban kerja

Berdasarkan Permendikdasmen 11/2025, tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah diakui setara 12 jam pelajaran per minggu dalam penghitungan beban kerja guru. Artinya, guru yang menjabat tidak perlu memenuhi seluruh jam tatap muka seperti guru tanpa tugas tambahan. Rujuk ketentuan lengkap dan juknis terbaru untuk penghitungan di sekolah Bapak/Ibu.

Kalender kerja setahun

Pekerjaan wakasek mengikuti siklus tahun ajaran. Kalender berikut bisa dijadikan acuan.

Bulan Fokus pekerjaan
Mei–Juni Evaluasi tahun berjalan, rencana rombel tahun depan, usulan pembagian tugas
Juni–Juli Finalisasi jadwal pelajaran, kalender akademik, rapat kerja awal tahun
Juli Masa pengenalan lingkungan sekolah, pengecekan perangkat ajar awal
Agustus–September Pemantauan pembelajaran, supervisi, penyesuaian jadwal
Oktober Asesmen tengah semester bila ada, tindak lanjut hasil
November–Desember Asesmen sumatif akhir semester, pengolahan nilai, rapor semester ganjil
Januari Evaluasi semester, penyesuaian jadwal semester genap
Februari–April Kokurikuler, persiapan asesmen kelas akhir, pemantauan
Mei–Juni Asesmen akhir tahun, kenaikan kelas, kelulusan, rapor

Tanggal pasti mengikuti kalender pendidikan dari dinas atau kantor Kemenag setempat.

Contoh format pembagian tugas mengajar

Format ini membantu Kepala Sekolah mengecek beban setiap guru sebelum menandatangani SK.

No Nama guru Mapel Kelas JP tatap muka Tugas tambahan JP ekuivalen Total
1 Siti Rahmawati Matematika VII A–D 20 Wali kelas VII A 2 22
2 Ahmad Fauzi IPA VIII A–D 20 Wakasek kurikulum 12 32
3 Dewi Lestari Bahasa Indonesia IX A–E 30 Pembina ekskul jurnalistik 2 32

Nama di atas fiktif. Kolom JP ekuivalen diisi sesuai ketentuan beban kerja yang berlaku. Dengan format ini, guru yang bebannya terlalu sedikit atau terlalu banyak langsung terlihat.

Menyusun jadwal pelajaran tanpa bentrok

Jadwal adalah pekerjaan paling teknis dan paling sering dikeluhkan. Urutan kerja yang disarankan:

  1. Kumpulkan batasan. Guru yang mengajar di sekolah lain, hari tertentu yang tidak bisa, ruang praktik yang terbatas.
  2. Tetapkan blok tetap. Upacara, kegiatan keagamaan, atau olahraga yang memakai lapangan bergantian.
  3. Isi mapel dengan jam terbanyak lebih dulu. Biasanya lebih sulit diatur.
  4. Periksa bentrok guru dan ruang.
  5. Bagikan draf kepada guru dan beri waktu dua hari untuk masukan.
  6. Finalisasi dan umumkan.

Panduan lebih rinci tersedia di artikel "Menyusun Jadwal Pelajaran agar Tidak Bentrok: Panduan" dan "Jadwal Pelajaran Bentrok? Cara Menyusun dan Memeriksanya", yang membahas cara menangani kasus sulit.

Memantau perangkat ajar tanpa menjadi pemeriksa berkas

Wakasek tidak perlu memeriksa setiap modul ajar halaman demi halaman. Cukup gunakan rekap sederhana:

  • Mapel dan kelas mana yang ATP-nya sudah tersedia?
  • Apakah modul ajar memuat asesmen formatif?
  • Apakah ada guru yang membutuhkan pendampingan?

Gunakan contoh modul ajar yang baik sebagai bahan berbagi di rapat MGMP sekolah. Semua perangkat sebaiknya disesuaikan dengan CP resmi terbaru.

Mengurangi pekerjaan ganda

Wakasek sering mengetik ulang data yang sama: daftar guru untuk SK, lalu untuk jadwal, lalu untuk rapor. Beberapa cara mengurangi beban:

  • simpan data guru, mapel, dan rombel di satu tempat yang dipakai bersama,
  • gunakan alat bantu penyusun jadwal yang bisa mendeteksi bentrok,
  • minta guru mengisi jurnal mengajar dan nilai langsung di sistem, bukan diserahkan dalam berkas,
  • tetapkan tenggat pengisian nilai yang jelas dan pantau dari rekap.

Membangun tim kecil

Pekerjaan kurikulum terlalu besar untuk satu orang. Bentuk tim kecil yang bertemu dua pekan sekali:

  • Koordinator fase atau tingkat untuk memantau perangkat ajar dan kemajuan kelas.
  • Koordinator asesmen untuk jadwal ujian, bank soal, dan pengolahan nilai.
  • Koordinator kokurikuler untuk merencanakan dan mendokumentasikan kegiatan lintas mapel.
  • Operator untuk data rombel, akun guru, dan teknis aplikasi.

Setiap koordinator memegang satu rekap sederhana. Rapat cukup 45 menit dengan tiga pertanyaan: apa yang sudah berjalan, apa yang macet, dan siapa mengerjakan apa sampai rapat berikutnya.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Jadwal diumumkan sehari sebelum tahun ajaran dimulai.
  • Pembagian tugas tidak memperhitungkan tugas tambahan.
  • Perangkat ajar hanya diperiksa saat akreditasi.
  • Tenggat nilai rapor tidak tegas sehingga rapor terlambat.
  • Semua pekerjaan dipegang sendiri tanpa tim.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja tugas utama wakasek kurikulum?

Menyusun dokumen kurikulum, pembagian tugas mengajar, jadwal, kalender akademik, memantau perangkat ajar, mengatur asesmen, dan mengoordinasi rapor.

Berapa jam mengajar wakil kepala sekolah?

Tugas tambahan wakil kepala sekolah diakui setara 12 JP per minggu menurut Permendikdasmen 11/2025. Sisa beban dipenuhi dengan jam tatap muka sesuai ketentuan.

Siapa yang mengangkat wakasek?

Kepala Sekolah melalui SK, dengan ketentuan yayasan untuk sekolah swasta.

Apakah wakasek kurikulum boleh menjadi wali kelas?

Bisa, tergantung kebijakan sekolah dan beban kerja. Pertimbangkan apakah waktunya cukup.

Bagaimana bekerja sama dengan wakasek kesiswaan?

Sepakati kalender bersama di awal tahun, terutama untuk kegiatan yang memakai jam pelajaran seperti lomba dan kokurikuler.

ASIS: Satu Ruang Kerja untuk Wakasek Kurikulum

Akar masalah pekerjaan wakasek adalah data akademik yang tersebar di banyak file: daftar guru, rombel, jadwal, nilai, dan perangkat ajar. Setiap perubahan kecil, seperti satu guru cuti, menuntut perubahan di banyak tempat.

ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Data mapel, rombel, dan guru dipakai bersama oleh generator jadwal pelajaran tanpa bentrok, kalender, jurnal mengajar, presensi per mapel, nilai, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka tersimpan di tempat yang sama. Panduan Waka Kurikulum ASIS di asis.id menjelaskan alur kerjanya langkah demi langkah.

ASIS gratis untuk semua sekolah. Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.