Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara update konten website sekolah tanpa merusak SEO: pertahankan alamat halaman, perbarui fakta, rapikan judul, dan cek tautan. Ada checklist dan contoh.
Update konten website sekolah adalah pekerjaan rutin memperbarui halaman yang sudah terbit, misalnya info pendaftaran, profil guru, biaya, atau daftar ekstrakurikuler, agar informasinya tetap benar. Bila dilakukan sembarangan, pembaruan justru bisa membuat halaman turun di Google atau tautan yang sudah dibagikan menjadi rusak. Kuncinya sederhana: pertahankan alamat halaman, perbarui isinya, dan periksa tautan setelah selesai. Artikel ini membahas kapan halaman perlu diperbarui, alur di ASIS, dan kesalahan yang paling sering terjadi.
Coba ketik nama sekolah dan kata "pendaftaran" di Google. Tidak jarang yang muncul paling atas adalah halaman SPMB dua tahun lalu, lengkap dengan jadwal dan kuota yang sudah tidak berlaku. Orang tua lalu menelepon TU, atau lebih buruk, datang di tanggal yang salah.
Di sisi lain, ada operator yang ingin "membersihkan" website dengan menghapus halaman lama lalu membuat halaman baru. Hasilnya, halaman baru mulai dari nol di mesin pencari, sementara tautan lama di grup WhatsApp orang tua menampilkan halaman galat.
Halaman yang sudah lama terbit biasanya sudah dikenali Google dan punya tautan dari tempat lain, misalnya dari situs dinas atau unggahan media sosial. Nilai ini melekat pada alamat halamannya. Bila alamatnya tetap dan isinya diperbarui, halaman mempertahankan nilai itu sekaligus menampilkan informasi terbaru.
Karena itu, untuk halaman yang sifatnya tetap seperti "Pendaftaran Murid Baru" atau "Profil Guru", lebih baik memakai satu halaman yang diperbarui setiap tahun daripada membuat halaman baru tiap tahun.
| Jenis halaman | Pemicu pembaruan | Frekuensi wajar |
|---|---|---|
| Info pendaftaran | Jadwal, jalur, dan kuota baru | Setiap tahun ajaran |
| Profil guru dan staf | Mutasi, pensiun, pegawai baru | Setiap semester |
| Ekstrakurikuler | Pembina atau jadwal berubah | Setiap semester |
| Kontak dan alamat | Nomor atau jam layanan berubah | Saat berubah |
| Prestasi | Ada prestasi baru | Saat ada |
| Berita kegiatan | Biasanya tidak diubah, kecuali ada ralat | Hanya bila perlu ralat |
Berita kegiatan berbeda dengan halaman tetap. Berita adalah catatan peristiwa, jadi cukup dikoreksi bila ada kekeliruan, tidak perlu ditulis ulang.
Alur ini mengikuti materi resmi Panduan ASIS. Kuncinya: perbarui halaman yang sudah ada, jangan membuat halaman kembar yang saling bertentangan.
Sebelum memulai. Tentukan halaman sumber, fakta apa saja yang berubah, tanggal berlakunya, siapa penanggung jawabnya, dan tautan mana saja yang mengarah ke halaman itu, misalnya dari grup wali murid atau brosur.
Periksa hasilnya. Halaman lama kini memuat informasi terbaru, dan pengunjung tidak menemukan dua versi yang isinya berbeda.
Jika belum sesuai. Bila alamat halaman terpaksa berubah, siapkan pengalihan URL lebih dulu sebelum halaman lama dihapus. Menambah pengulangan kata kunci bukan cara memperbaiki peringkat.
Langkah lengkap: Cara Memperbarui Konten Website Sekolah Tanpa Merusak SEO.
Misalkan SD Negeri 4 Sukamaju punya halaman "Pendaftaran Murid Baru 2025" yang terbit tahun lalu dan sudah sering dibagikan di grup orang tua. Menjelang SPMB 2026, operator tidak membuat halaman baru. Ia membuka halaman yang sama, lalu:
Alamat halaman dibiarkan tetap. Hasilnya, orang yang membuka tautan lama langsung melihat informasi terbaru, dan halaman yang sudah dikenal Google tetap mempertahankan posisinya. Informasi tahun lalu, bila ingin disimpan, cukup dijadikan satu paragraf ringkas di bagian bawah sebagai arsip.
Prinsip update konten website sekolah berlaku di semua platform:
Untuk memastikan setiap berita baru juga rapi, baca artikel "Cara Cek SEO Berita Sekolah Sebelum dan Sesudah Terbit".
Bisa berpengaruh bila topiknya berubah total. Perubahan kecil seperti mengganti tahun atau memperjelas kalimat umumnya aman, selama alamat halaman tetap.
Berita kegiatan sebaiknya tetap disimpan sebagai jejak sekolah. Hapus hanya bila isinya keliru, melanggar privasi, atau atas permintaan pihak yang bersangkutan.
Halaman tetap minimal diperiksa setiap semester. Halaman pendaftaran diperbarui setiap tahun ajaran, dan kontak diperbarui begitu ada perubahan.
Sangat disarankan untuk halaman yang berisi jadwal, biaya, atau persyaratan. Pembaca jadi tahu informasinya masih berlaku.
Operator website menjalankan pembaruan, tetapi isi sebaiknya dikonfirmasi oleh pemilik data, misalnya panitia SPMB untuk halaman pendaftaran atau wakasek kesiswaan untuk ekstrakurikuler.
Informasi kedaluwarsa di website sekolah biasanya terjadi karena datanya disimpan terpisah: profil di satu berkas, daftar guru di berkas lain, website di platform ketiga. Setiap perubahan harus diketik ulang di banyak tempat.
ASIS memakai prinsip "data dicatat sekali, dipakai berkali-kali". Website sekolah dengan subdomain gratis dikelola dari akun yang sama dengan administrasi harian, dan Panduan Website Sekolah dan SEO ASIS memandu operator memperbarui halaman tanpa merusak alamat dan peringkatnya. Untuk domain sendiri dan pengaturan SEO lebih lanjut, tersedia paket ASIS Plus.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Baca panduan lengkapnya di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.