WAWASAN ASIS

Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: 15 Pertanyaan Guru

Tanya jawab kurikulum merdeka untuk guru: fase, CP, TP, ATP, modul ajar, asesmen, KKTP, kokurikuler, pembelajaran mendalam, dan rapor, dijawab singkat.

Tim Wawasan ASIS 09 Jul 2026 Kurikulum & Pembelajaran

Tanya jawab kurikulum merdeka ini merangkum 15 pertanyaan yang paling sering muncul di ruang guru, dari istilah dasar seperti fase dan CP, perangkat ajar, asesmen, sampai kabar perubahan aturan terbaru. Jawabannya dibuat singkat dan praktis. Bila sekolah Bapak/Ibu membutuhkan rincian teknis, rujuk dokumen resmi Kemendikdasmen yang terbaru, karena ketentuan kurikulum dapat diperbarui.

Pertanyaan disusun dalam empat kelompok: konsep dasar, perencanaan, asesmen dan rapor, serta perubahan terbaru. Bapak/Ibu bisa memakai tanya jawab kurikulum merdeka ini sebagai bahan diskusi di komunitas belajar atau rapat awal semester.

Konsep dasar

1. Apa itu fase dalam Kurikulum Merdeka?

Fase adalah tahap capaian belajar yang mencakup satu sampai tiga tahun. Fondasi untuk PAUD, Fase A untuk kelas 1–2, Fase B kelas 3–4, Fase C kelas 5–6, Fase D kelas 7–9, Fase E kelas 10, dan Fase F kelas 11–12. Dengan fase, guru punya ruang mengatur kecepatan belajar sesuai kondisi murid.

2. Apa bedanya CP, TP, dan ATP?

Istilah Siapa yang menyusun Isinya
Capaian Pembelajaran (CP) Pemerintah Kompetensi yang dicapai di akhir fase
Tujuan Pembelajaran (TP) Guru atau satuan pendidikan Rumusan lebih rinci yang diturunkan dari CP
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Guru atau satuan pendidikan Urutan TP sepanjang fase

Sederhananya, CP adalah tujuan akhir, TP adalah langkah-langkahnya, dan ATP adalah peta urutannya.

3. Apakah guru harus menyusun ATP sendiri?

Tidak harus dari nol. Guru boleh memakai, memodifikasi, atau menyusun sendiri ATP. Contoh ATP dari pemerintah atau sekolah lain bisa diadaptasi asalkan sesuai kondisi murid.

4. Apa itu intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler?

Intrakurikuler adalah pembelajaran mata pelajaran di jam reguler. Kokurikuler adalah kegiatan untuk memperkuat pembentukan karakter dan kompetensi, misalnya projek lintas mapel. Ekstrakurikuler adalah kegiatan pilihan di luar jam pelajaran.

Perencanaan pembelajaran

5. Apakah modul ajar wajib?

Guru perlu memiliki perencanaan pembelajaran. Bentuknya bisa modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran yang lebih ringkas. Yang penting, perencanaan memuat tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen.

6. Berapa halaman modul ajar yang ideal?

Tidak ada ketentuan jumlah halaman. Modul ajar yang baik justru cukup ringkas untuk dipakai di kelas. Isi terpenting: tujuan pembelajaran, kegiatan pembuka-inti-penutup, asesmen, dan bahan ajar.

7. Bagaimana menerapkan pembelajaran berdiferensiasi tanpa kewalahan?

Mulailah dari satu hal saja, misalnya membedakan proses: murid yang sudah paham mengerjakan tantangan, murid yang belum paham mendapat pendampingan kelompok kecil. Gunakan hasil asesmen awal untuk membagi kelompok.

8. Apa itu pembelajaran mendalam?

Pembelajaran mendalam adalah pendekatan yang menekankan pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Murid diajak memahami konsep, mengaplikasikannya dalam kehidupan, dan merefleksikan proses belajarnya, bukan sekadar menghafal. Kerangkanya mencakup praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan digital.

Asesmen dan rapor

9. Apa bedanya asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif?

Jenis Waktu Tujuan
Diagnostik Awal pembelajaran Mengetahui kesiapan dan kebutuhan murid
Formatif Selama proses Memberi umpan balik dan menyesuaikan pembelajaran
Sumatif Akhir lingkup materi atau semester Menilai capaian tujuan pembelajaran

10. Apa itu KKTP?

KKTP adalah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran, yaitu ukuran untuk menentukan apakah murid sudah mencapai tujuan pembelajaran. KKTP bisa berupa rubrik, deskripsi kriteria, atau interval nilai. KKTP menggantikan pola KKM yang berupa satu angka batas.

11. Apakah nilai rapor masih berupa angka?

Rapor intrakurikuler memuat nilai akhir dan deskripsi capaian. Deskripsi menjelaskan kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan, sehingga orang tua memahami perkembangan anak, bukan hanya angkanya.

12. Bagaimana menulis deskripsi rapor yang baik?

Gunakan kalimat positif dan spesifik. Contoh: "Ananda Rafi menunjukkan penguasaan yang baik dalam membandingkan pecahan dan perlu bimbingan dalam menyelesaikan soal cerita pecahan." Hindari kalimat umum seperti "sudah baik, tingkatkan lagi".

Perubahan terbaru

13. Apakah kurikulum diganti lagi?

Tidak. Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang perubahan aturan kurikulum menyesuaikan kurikulum yang berlaku, termasuk menguatkan pendekatan pembelajaran mendalam, bukan mengganti kurikulum dengan nama baru. Sekolah tetap memakai struktur yang sudah dijalankan dengan penyesuaian sesuai aturan terbaru.

14. Apakah ada mata pelajaran baru?

Aturan terbaru memuat Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai mata pelajaran pilihan pada jenjang tertentu. Penerapannya bergantung pada kesiapan satuan pendidikan. Rujuk panduan resmi untuk jenjang dan ketentuan jam pelajarannya.

15. Apakah projek penguatan profil (P5) masih ada?

Kementerian menegaskan P5 tidak dihapus, tetapi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 mengubah bentuk kokurikuler menjadi pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan/atau cara lain, dengan arah pada delapan dimensi profil lulusan: keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Periksa panduan kokurikuler terbaru agar perencanaan dan pelaporannya sesuai.

Cara memakai tanya jawab kurikulum merdeka ini di sekolah

Daftar pertanyaan di atas paling berguna bila dibahas bersama, bukan dibaca sendiri. Beberapa cara yang bisa dicoba:

  • Satu pertanyaan per pertemuan komunitas belajar. Guru membawa contoh nyata dari kelasnya, misalnya satu TP dan KKTP yang sudah dipakai.
  • Bedah rapor bersama. Wali kelas membawa tiga contoh deskripsi rapor, lalu saling memberi masukan.
  • Kartu pertanyaan di ruang guru. Tempelkan pertanyaan baru yang muncul, lalu jawab bersama di rapat bulanan.
  • Catat kesepakatan. Penafsiran yang disepakati sekolah, misalnya bentuk KKTP, ditulis dalam kurikulum operasional agar guru baru tidak bingung.

Kesalahan pemahaman yang sering muncul

  • Menganggap Kurikulum Merdeka berarti tanpa nilai angka. Nilai tetap ada, dilengkapi deskripsi.
  • Mengira semua perangkat harus dibuat sendiri. Adaptasi perangkat yang sudah ada diperbolehkan.
  • Menyamakan KKTP dengan KKM. KKTP berbasis kriteria per tujuan, bukan satu angka untuk semua.
  • Menganggap diferensiasi berarti membuat lembar kerja berbeda untuk setiap murid. Diferensiasi bisa sesederhana pembagian kelompok berdasarkan kesiapan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana guru mencari jawaban tanya jawab kurikulum merdeka yang resmi?

Rujuk laman dan platform resmi Kemendikdasmen serta dokumen regulasi terbaru. Diskusikan juga di komunitas belajar sekolah atau gugus agar penafsiran seragam.

Apakah sekolah boleh menyusun kurikulum operasional sendiri?

Ya. Satuan pendidikan menyusun kurikulum operasional yang menyesuaikan kerangka nasional dengan visi, karakteristik murid, dan konteks sekolah.

Bagaimana bila guru belum paham semua istilah?

Mulailah dari yang paling berdampak di kelas: tujuan pembelajaran, asesmen formatif, dan deskripsi rapor. Istilah lain akan lebih mudah dipahami saat dipraktikkan.

Apakah perangkat ajar dari tahun lalu masih bisa dipakai?

Bisa, dengan penyesuaian terhadap CP dan aturan terbaru. Periksa kembali tujuan pembelajaran dan asesmennya sebelum dipakai ulang.

ASIS: Perangkat Ajar, Asesmen, dan Rapor dalam Satu Alur

Banyak pertanyaan guru tentang Kurikulum Merdeka sebenarnya lahir dari beban administrasi: TP di satu berkas, nilai formatif di buku, nilai sumatif di lembar kerja, lalu deskripsi rapor diketik ulang di akhir semester.

ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Guru dapat menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka, membuat soal di bank soal dengan bantuan AI yang wajib ditinjau guru, mencetak lembar jawaban ber-QR, lalu nilai mengalir ke e-Rapor Kurikulum Merdeka. Profil murid menyimpan catatan perkembangan sepanjang tahun, sehingga deskripsi rapor punya bahan nyata. Pustaka di pustaka.asis.id menyediakan buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI, dan Akademi ASIS membantu guru belajar fitur secara mandiri.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

Sumber: Detik: Permendikdasmen 13 Tahun 2025, Isi Lengkap dan Dampaknya; Detik: Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum; Antara: Kemendikdasmen Tegaskan Tidak Hapus Program P5; Unesa: Praktik Pedagogis Pembelajaran Mendalam

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.