Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan supervisi kurikulum di sekolah: beda dengan supervisi akademik, langkah pelaksanaan, contoh instrumen, format laporan, dan tindak lanjut.
Supervisi kurikulum adalah kegiatan meninjau apakah kurikulum yang direncanakan sekolah benar-benar berjalan di kelas, sesuai tujuan, dan menghasilkan pembelajaran yang bermakna bagi murid. Fokusnya bukan menilai satu guru saat mengajar, melainkan melihat sistem: dokumen kurikulum sekolah, perangkat ajar, jadwal, asesmen, kegiatan kokurikuler, dan cara semua itu saling terhubung.
Biasanya supervisi kurikulum dipimpin Kepala Sekolah bersama wakasek kurikulum, kadang melibatkan pengawas sekolah. Artikel ini memberi panduan praktis: perbedaan dengan supervisi akademik, langkah pelaksanaan, contoh instrumen, format laporan, dan cara menindaklanjuti. Untuk pengamatan pembelajaran di kelas, silakan baca "Supervisi Akademik yang Tidak Menakutkan Guru" dan "Contoh Instrumen Supervisi Akademik Kurikulum Merdeka".
Keduanya sering dicampur, padahal pertanyaan dasarnya berbeda.
| Aspek | Supervisi akademik | Tinjauan kurikulum |
|---|---|---|
| Pertanyaan utama | Bagaimana guru mengajar? | Apakah kurikulum sekolah berjalan sesuai rencana? |
| Objek | Guru dan kegiatan di kelas | Dokumen, program, jadwal, asesmen, kokurikuler |
| Cakupan | Per guru | Per jenjang, fase, atau mata pelajaran |
| Waktu | Terjadwal per guru | Awal, tengah, dan akhir tahun ajaran |
| Hasil | Umpan balik dan pembinaan guru | Perbaikan program dan kebijakan sekolah |
Hasil supervisi akademik bisa menjadi salah satu bahan tinjauan kurikulum. Misalnya, bila banyak guru kesulitan menerapkan asesmen formatif, masalahnya mungkin bukan pada individu guru, tetapi pada pembagian waktu di jadwal atau pelatihan yang belum ada.
Apakah visi, misi, dan tujuan sekolah tercermin dalam program? Apakah dokumen kurikulum sekolah sudah diperbarui sesuai kebijakan terbaru, termasuk perubahan P5 menjadi kegiatan kokurikuler berdasarkan Permendikdasmen 13/2025?
Alur tujuan pembelajaran, program tahunan, program semester, dan modul ajar. Periksa keselarasannya dengan CP resmi terbaru serta keterkaitan antarkelas dalam satu fase.
Apakah alokasi jam sesuai struktur kurikulum? Apakah ada mapel yang sering kosong karena guru bertugas di luar? Jurnal mengajar dan presensi per mapel membantu menjawab pertanyaan ini.
Keseimbangan asesmen formatif dan sumatif, kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran, dan cara sekolah mengolah nilai menjadi rapor.
Apakah kegiatan kokurikuler terencana dengan tujuan jelas dan terdokumentasi, bukan sekadar acara seremonial?
Skala: 1 = belum ada, 2 = ada sebagian, 3 = ada dan berjalan, 4 = berjalan dan dievaluasi.
| No | Butir yang ditinjau | Bukti | Skor | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Dokumen kurikulum sekolah diperbarui tahun ajaran ini | Dokumen bertanggal dan disahkan | ||
| 2 | ATP tersedia untuk semua mapel di fase yang ditinjau | Berkas ATP per mapel | ||
| 3 | Modul ajar memuat asesmen formatif | Sampel 5 modul ajar | ||
| 4 | Jam pelajaran terlaksana sesuai jadwal | Rekap jurnal mengajar 1 bulan | ||
| 5 | Kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dirumuskan | Dokumen KKTP | ||
| 6 | Kegiatan kokurikuler memiliki tujuan dan dokumentasi | Rencana dan laporan kegiatan | ||
| 7 | Hasil asesmen dipakai untuk perbaikan pembelajaran | Catatan tindak lanjut guru | ||
| 8 | Layanan bagi murid berkebutuhan khusus direncanakan | Dokumen PPI atau catatan akomodasi |
Butir di atas adalah contoh. Sesuaikan dengan CP resmi terbaru, kebijakan dinas setempat, dan fokus sekolah tahun ini.
Laporan yang baik cukup tiga sampai lima halaman.
| Temuan | Rekomendasi | Penanggung jawab | Tenggat |
|---|---|---|---|
| Asesmen formatif belum terlihat di modul ajar | Lokakarya internal 2 sesi tentang asesmen formatif | Wakasek kurikulum | Akhir bulan depan |
| Jam Bahasa Arab sering kosong | Atur guru pengganti dan cek jurnal tiap pekan | Wakasek kurikulum | Mulai minggu depan |
| Kokurikuler belum terdokumentasi | Format laporan kegiatan satu halaman | Koordinator kokurikuler | Akhir semester |
| Waktu | Fokus | Bukti utama |
|---|---|---|
| Juli–Agustus | Kesiapan dokumen dan jadwal | Dokumen kurikulum sekolah, ATP, jadwal pelajaran |
| Oktober–November | Pelaksanaan pembelajaran dan asesmen formatif | Jurnal mengajar, sampel modul ajar, catatan asesmen |
| Februari–Maret | Kokurikuler dan layanan murid | Laporan kegiatan, catatan akomodasi |
| Mei–Juni | Evaluasi hasil dan rencana tahun depan | Rekap nilai, hasil refleksi guru, rekomendasi |
Jadwal ini dapat digabung dengan rapat dewan guru yang sudah rutin, sehingga tidak menambah pertemuan baru. Hasil tiap tahap menjadi bahan perencanaan berbasis data untuk tahun ajaran berikutnya.
Umumnya Kepala Sekolah bersama wakasek kurikulum. Pengawas sekolah dapat terlibat sesuai program pembinaan.
Banyak sekolah melakukannya di awal tahun (perencanaan), tengah tahun (pelaksanaan), dan akhir tahun (evaluasi). Sesuaikan dengan kapasitas sekolah.
Tidak perlu berkas khusus. Gunakan dokumen yang memang dipakai sehari-hari, seperti modul ajar, jurnal mengajar, dan rekap nilai.
Pilih tiga prioritas yang paling berdampak bagi murid. Sisanya dicatat untuk siklus berikutnya.
Tinjauan ini menilai sistem, bukan individu. Bila ada temuan per guru, tindak lanjuti melalui supervisi akademik dan pembinaan.
Akar masalah supervisi kurikulum yang melelahkan adalah bukti yang tersebar. Modul ajar di laptop guru, jadwal di papan, jurnal mengajar di buku, dan nilai di file Excel masing-masing. Tim supervisi akhirnya lebih sibuk mengumpulkan berkas daripada menganalisis.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Perangkat ajar Kurikulum Merdeka, jadwal pelajaran tanpa bentrok, jurnal mengajar guru, presensi per mapel, dan nilai hingga e-Rapor tersimpan di satu tempat, sehingga wakasek kurikulum bisa meninjau buktinya langsung sesuai perannya. Pengawas sekolah juga memiliki ruang tersendiri untuk kunjungan supervisi, instrumen, bukti, rekomendasi, dan tindak lanjut.
ASIS gratis untuk semua sekolah. Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.