WAWASAN ASIS

Aplikasi Sekolah untuk SMK: Panduan Memulai ASIS

Panduan memakai aplikasi sekolah untuk SMK: urutan modul yang dimulai, pembagian peran, dan kebiasaan agar ASIS benar-benar terpakai.

Tim Wawasan ASIS 24 Mei 2026 Wawasan
Aplikasi sekolah untuk SMK: memulai ASIS langkah demi langkah, dengan urutan modul presensi, jadwal pelajaran, nilai dan e-Rapor, serta peminjaman aset

SMK punya kebutuhan administrasi yang lebih ramai dibanding jenjang lain. Ada banyak program keahlian, jadwal praktik, guru produktif, peralatan bengkel, dan murid yang menjalani praktik kerja lapangan. Memilih aplikasi sekolah untuk SMK berarti memilih sistem yang bisa tumbuh mengikuti kerumitan itu.

Panduan ini membahas cara memulai ASIS di SMK langkah demi langkah, supaya aplikasinya benar-benar terpakai dan tidak berhenti di tahap uji coba.

Langkah 1: Tentukan tim penggerak

Tunjuk dua sampai tiga orang sebagai penggerak, misalnya operator, wakil kepala bidang kurikulum, dan satu guru yang terbiasa dengan teknologi. Merekalah yang pertama belajar, lalu membantu rekan lain.

Langkah 2: Rapikan data dasar

Mulailah dari data yang menjadi fondasi:

  • program keahlian dan rombel,
  • data murid dan guru, diimpor dari file ekspor data yang sudah dimiliki sekolah,
  • mata pelajaran, termasuk mata pelajaran kejuruan.

Data yang rapi di awal akan dipakai berulang di semua modul berikutnya.

Langkah 3: Aktifkan modul inti lebih dulu

Jangan langsung mengaktifkan semua modul. Untuk SMK, urutan yang disarankan:

  1. Presensi murid dan pegawai, dengan pindai QR atau pengenalan wajah.
  2. Jadwal pelajaran. Generator jadwal membantu menyusun jadwal teori dan praktik tanpa bentrok.
  3. Nilai dan e-Rapor Kurikulum Merdeka, termasuk P5.

Langkah 4: Tambahkan modul sesuai kebutuhan

Setelah modul inti berjalan, tambahkan modul yang relevan untuk SMK, misalnya:

  • Peminjaman aset untuk mencatat alat bengkel dan laboratorium.
  • Tagihan dengan petunjuk transfer ke rekening sekolah dan unggah bukti bayar.
  • Penggajian untuk guru dan tenaga kependidikan.
  • Bank soal dan cetak lembar jawaban ber-QR untuk asesmen.

Langkah 5: Libatkan murid dan wali murid

Ajak murid dan wali murid memasang ASIS Mobile. Murid bisa melihat jadwal dan tugas, sedangkan wali murid menerima kabar kehadiran, nilai, dan tagihan lewat notifikasi aplikasi.

Langkah 6: Pakai untuk belajar, bukan hanya administrasi

Guru bisa memakai Studio untuk lab interaktif dan Pustaka untuk buku pelajaran dari pemerintah. Keduanya memakai akun yang sama.

Kebiasaan yang membuat aplikasi benar-benar terpakai

  • Pilih satu proses dan hentikan cara lama. Kalau presensi sudah lewat aplikasi, jangan lagi memakai buku absen paralel.
  • Tetapkan tenggat yang jelas, misalnya nilai harian dimasukkan paling lambat akhir pekan.
  • Bahas data di rapat. Saat Kepala Sekolah memakai data dari aplikasi untuk rapat, semua orang terdorong mengisinya.

ASIS gratis untuk sekolah. Daftarkan SMK Bapak/Ibu di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.