WAWASAN ASIS

Struktur Mapel PAI Bahasa Arab Madrasah: Panduan Guru

Penjelasan struktur mapel PAI bahasa arab madrasah menurut KMA 450/2024: rumpun PAI, posisi Bahasa Arab, perbedaan dengan sekolah umum, dan tips penjadwalan.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Madrasah

Struktur mapel PAI bahasa arab madrasah berbeda dengan sekolah umum. Di sekolah umum, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diajarkan sebagai satu mata pelajaran. Di madrasah, PAI dipecah menjadi beberapa mata pelajaran tersendiri, yaitu Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), sementara Bahasa Arab menjadi mata pelajaran khas yang wajib. Acuan struktur kurikulum madrasah saat ini adalah KMA 450/2024 sebagaimana diubah dengan KMA 1503/2025, yang menggantikan KMA 347/2022. Artikel ini menjelaskan gambaran rumpun tersebut, perbedaan per jenjang, dan tips mengatur jadwal serta pembagian tugas guru.

Catatan: alokasi jam pelajaran rinci per kelas tercantum dalam lampiran KMA. Artikel ini tidak mengutip angka JP agar tidak keliru; selalu rujuk dokumen KMA terbaru dan petunjuk teknis dari Kementerian Agama.

Mengapa PAI di madrasah dipecah

Madrasah adalah sekolah umum berciri khas Islam. Ciri khas itu diwujudkan dengan porsi pendidikan agama yang lebih dalam dan terstruktur. Dengan dipecah, setiap bidang kajian punya capaian pembelajaran, guru, dan asesmen sendiri.

Akibat praktisnya bagi madrasah:

  • jumlah mata pelajaran lebih banyak dibanding sekolah umum,
  • kebutuhan guru PAI lebih spesifik,
  • jadwal harus memberi ruang bagi beberapa mapel agama sekaligus,
  • rapor memuat nilai untuk masing-masing mapel PAI.

Gambaran rumpun PAI dan Bahasa Arab

Mata pelajaran Fokus kajian Contoh materi
Al-Qur'an Hadis Membaca, memahami, dan mengamalkan ayat serta hadis pilihan Surah pendek, hukum bacaan, hadis tentang kebersihan
Akidah Akhlak Keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari Rukun iman, akhlak kepada orang tua dan teman
Fikih Tata cara ibadah dan muamalah Taharah, salat, puasa, zakat, jual beli
Sejarah Kebudayaan Islam Sejarah dan peradaban Islam Sejarah Nabi, Khulafaur Rasyidin, Islam di Nusantara
Bahasa Arab Kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis bahasa Arab Kosakata sekolah, percakapan sederhana, teks pendek

Pada jenjang tertentu, sebagian mapel bisa mulai diberikan di kelas yang berbeda. Cocokkan dengan struktur kurikulum per jenjang di lampiran KMA.

Perbedaan per jenjang

Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Di MI, fokus PAI adalah pembiasaan dan dasar-dasar: membaca Al-Qur'an, mengenal rukun iman, praktik wudu dan salat, serta kisah teladan. Bahasa Arab dimulai dengan kosakata benda di sekitar, lagu, dan percakapan sangat sederhana. Pendekatan konkret dan menyenangkan sangat penting.

Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Di MTs, kajian mulai lebih sistematis. Fikih membahas ibadah dan muamalah lebih rinci, SKI masuk ke periode sejarah yang lebih luas, dan Bahasa Arab mulai memperkenalkan struktur kalimat serta teks bacaan.

Madrasah Aliyah (MA)

Di MA, kajian semakin mendalam dan analitis. Pada MA program keagamaan, porsi kajian keislaman dan bahasa Arab lebih besar, termasuk kajian seperti tafsir, hadis, atau ilmu kalam sesuai struktur yang berlaku. Contoh perangkat ajar untuk jenjang ini ada di modul ajar SKI MA.

Perbandingan dengan sekolah umum

Aspek Sekolah umum Madrasah
PAI Satu mapel: PAI dan Budi Pekerti Beberapa mapel: Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, SKI
Bahasa Arab Tidak wajib, bisa muatan lokal atau ekstrakurikuler Mapel wajib
Regulasi struktur Peraturan Kemendikdasmen KMA tentang kurikulum madrasah
Pendataan Sistem data pokok Kemendikdasmen EMIS Kementerian Agama
Guru PAI Satu guru PAI per rombel Bisa beberapa guru dengan keahlian berbeda

Mengatur jadwal mapel PAI dan Bahasa Arab

Memahami struktur mapel PAI bahasa arab madrasah baru separuh pekerjaan; separuh lainnya adalah menuangkannya ke jadwal. Karena jumlah mapel lebih banyak, penyusunan jadwal madrasah lebih kompleks. Beberapa tips:

  1. Sebar mapel agama di hari berbeda. Hindari Al-Qur'an Hadis, Fikih, dan Akidah Akhlak bertumpuk di satu hari untuk satu rombel.
  2. Letakkan Bahasa Arab di jam segar. Pelajaran bahasa memerlukan konsentrasi; jam pertama atau kedua lebih ideal.
  3. Sesuaikan Fikih dengan praktik. Bila ada praktik salat atau wudu, pastikan jadwalnya dekat dengan akses musala.
  4. Perhatikan guru yang mengajar lintas mapel. Satu guru PAI kadang mengampu Akidah Akhlak dan SKI sekaligus; pastikan tidak bentrok.
  5. Sisihkan waktu pembiasaan. Tadarus, salat duha, atau salat berjamaah biasanya dijadwalkan di luar jam mapel, sesuai kebijakan madrasah.

Pembagian tugas guru PAI

Madrasah perlu memetakan keahlian guru agar setiap mapel diampu guru yang tepat.

Guru Latar pendidikan Mapel yang diampu Kelas
Ustaz Hamid Pendidikan Agama Islam Fikih, Akidah Akhlak VII, VIII
Ustazah Nur Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Al-Qur'an Hadis VII–IX
Ustaz Farhan Sejarah Peradaban Islam SKI VII–IX
Ustazah Laila Pendidikan Bahasa Arab Bahasa Arab VII–IX

Nama di atas fiktif. Pemetaan ini juga penting untuk pemenuhan beban kerja dan tunjangan profesi guru madrasah, yang mengikuti ketentuan Kementerian Agama.

Asesmen dan rapor

Karena setiap mapel PAI berdiri sendiri, setiap guru menyusun tujuan pembelajaran, asesmen, dan deskripsi capaian untuk mapelnya. Beberapa hal yang perlu disepakati di tingkat madrasah:

  • format deskripsi capaian yang seragam antar-mapel PAI,
  • cara menilai praktik ibadah, misalnya rubrik praktik salat,
  • cara mencatat hafalan bila menjadi program madrasah,
  • jadwal pengumpulan nilai agar wali kelas tidak menunggu terlalu lama.

Kesalahan yang sering terjadi

Memakai struktur lama. Saat menyusun struktur mapel PAI bahasa arab madrasah, sebagian madrasah masih merujuk KMA 347/2022. Gunakan KMA 450/2024 dan perubahannya.

Menyamakan dengan PAI sekolah umum. Perangkat ajar PAI sekolah umum tidak bisa langsung dipakai karena cakupan mapelnya berbeda.

Guru tidak sesuai bidang. Bahasa Arab yang diajar guru tanpa latar bahasa Arab cenderung hanya berfokus pada hafalan kosakata.

Jadwal menumpuk. Murid lelah bila tiga mapel agama berurutan tanpa jeda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa dasar hukum struktur mapel PAI bahasa arab madrasah saat ini?

Struktur kurikulum madrasah mengacu pada KMA 450/2024 sebagaimana diubah dengan KMA 1503/2025, yang menggantikan KMA 347/2022.

Apakah Bahasa Arab wajib di semua jenjang madrasah?

Bahasa Arab merupakan mata pelajaran khas madrasah. Rincian jenjang dan alokasinya mengikuti lampiran KMA yang berlaku.

Berapa jam pelajaran untuk setiap mapel PAI?

Alokasi JP tercantum dalam lampiran struktur kurikulum KMA dan bisa berbeda per jenjang dan kelas. Rujuk dokumen resmi terbaru.

Bolehkah madrasah menambah jam untuk tahfidz atau kitab?

Madrasah dapat mengembangkan program khas sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku, misalnya melalui muatan lokal atau kegiatan pembiasaan.

Apakah satu guru boleh mengajar beberapa mapel PAI?

Dalam praktik sering terjadi, terutama di madrasah kecil. Pastikan kesesuaian dengan kualifikasi dan ketentuan beban kerja guru madrasah.

ASIS: Jadwal Madrasah dengan Banyak Mapel Tetap Tanpa Bentrok

Madrasah memiliki lebih banyak mapel dibanding sekolah umum, sehingga menyusun jadwal, membagi tugas guru, dan mengumpulkan nilai rapor jauh lebih rumit. Banyak wakil kurikulum masih menyusun jadwal manual di lembar kerja, lalu mengulanginya setiap ada perubahan guru.

ASIS menyediakan generator jadwal pelajaran tanpa bentrok yang memperhitungkan guru yang mengajar lintas mapel, presensi murid dan pegawai, serta e-Rapor Kurikulum Merdeka untuk menampung nilai setiap mapel PAI dan Bahasa Arab. Data murid bisa diimpor dari file ekspor EMIS yang sudah dimiliki madrasah, dan modul tahfidz membantu mencatat hafalan. Untuk madrasah yang memakai RDM, paket ASIS Pro menyediakan hosting RDM.

ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.