WAWASAN ASIS

Struktur Kurikulum SMP: Mapel Fase D dan Contoh Format

Struktur kurikulum SMP Fase D: daftar mata pelajaran, pilihan seni dan prakarya, kokurikuler pengganti P5, contoh format tabel, dan pembagian beban guru mapel.

Tim Wawasan ASIS 06 Okt 2026 Kurikulum & Pembelajaran

Struktur kurikulum SMP adalah susunan mata pelajaran wajib dan pilihan, kegiatan kokurikuler, muatan lokal, serta alokasi waktu untuk kelas VII sampai IX. Seluruh kelas SMP berada di Fase D, sehingga capaian pembelajarannya dirancang untuk tiga tahun. Tantangan khas SMP ada pada guru mata pelajaran: satu guru mengajar banyak rombel, dan beban mengajarnya harus memenuhi ketentuan. Artikel ini membahas komponen struktur, daftar mata pelajaran, contoh format tabel, cara menghitung kebutuhan guru, dan menjadwalkannya.

Acuan resminya adalah Permendikbudristek 12/2024 yang telah diubah dengan Permendikdasmen 13/2025 beserta lampirannya. Untuk angka alokasi jam pelajaran, rujuk lampiran resmi terbaru. Bagi MTs, rujukannya KMA 450/2024 yang diubah KMA 1503/2025.

Komponen struktur kurikulum SMP

Komponen Isi
Intrakurikuler Mata pelajaran Fase D sesuai lampiran resmi
Kokurikuler Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, atau bentuk lain; menggantikan P5
Muatan lokal Ditetapkan pemerintah daerah atau sekolah
Mata pelajaran pilihan Misalnya Koding dan Kecerdasan Artifisial, sesuai kesiapan sekolah
Ekstrakurikuler Di luar alokasi intrakurikuler

Daftar mata pelajaran SMP

Secara umum, mata pelajaran SMP meliputi:

  1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  2. Pendidikan Pancasila
  3. Bahasa Indonesia
  4. Matematika
  5. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  6. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  7. Bahasa Inggris
  8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
  9. Informatika
  10. Seni Budaya dan Prakarya, murid memilih minimal satu dari seni musik, seni rupa, seni teater, seni tari, atau prakarya sesuai yang disediakan sekolah
  11. Muatan lokal

Koding dan Kecerdasan Artifisial menjadi mata pelajaran pilihan sejak tahun ajaran 2025/2026. Per Agustus 2026 statusnya masih pilihan. Rujuk ketentuan terbaru tentang cara penyelenggaraannya, termasuk kaitannya dengan Informatika.

Contoh format tabel struktur kurikulum SMP

Kolom JP dikosongkan agar diisi dari lampiran resmi. Format ini bisa langsung dipakai di dokumen KOSP.

Mata pelajaran Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Guru tersedia
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti ... ... ... 2
Pendidikan Pancasila ... ... ... 1
Bahasa Indonesia ... ... ... 3
Matematika ... ... ... 3
IPA ... ... ... 3
IPS ... ... ... 2
Bahasa Inggris ... ... ... 2
PJOK ... ... ... 2
Informatika ... ... ... 1
Seni Rupa / Prakarya ... ... ... 2
Muatan lokal ... ... ... 1
Kokurikuler ... ... ... Tim
Total ... ... ...

Kolom "Guru tersedia" bukan bagian wajib, tetapi sangat membantu tim KOSP melihat apakah struktur realistis. Angka di kolom itu hanya contoh untuk SMP fiktif dengan sembilan rombel.

Menentukan pilihan seni dan prakarya

Pilihan seni dan prakarya sering menjadi titik rumit. Pertimbangkan:

  • Guru yang tersedia. Jangan membuka seni tari bila tidak ada guru yang kompeten.
  • Sarana. Prakarya pengolahan butuh ruang dan alat, seni musik butuh alat musik.
  • Minat murid. Survei singkat di akhir kelas VI atau awal kelas VII.
  • Keberlanjutan. Pilihan sebaiknya konsisten tiga tahun agar capaian Fase D tercapai.

Tulis pilihan yang dibuka dan alasannya di KOSP.

Menghitung kebutuhan dan beban guru

Langkah sederhana:

  1. Ambil alokasi JP per minggu tiap mata pelajaran dari lampiran resmi.
  2. Kalikan dengan jumlah rombel per kelas.
  3. Jumlahkan untuk kelas VII–IX.
  4. Bandingkan dengan jumlah guru dan beban mengajar yang ditentukan.

Permendikdasmen 11/2025 menetapkan beban tatap muka guru 24–40 JP per minggu, dengan tugas tambahan yang disetarakan, misalnya wakasek setara 12 JP, wali kelas dan pembina OSIS atau ekstrakurikuler setara 2 JP, serta guru piket 1 JP.

Contoh perhitungan (ilustrasi)

Misalkan sebuah mapel memiliki alokasi 4 JP per minggu di semua kelas, dan sekolah memiliki 3 rombel per kelas. Total kebutuhan: 4 JP × 9 rombel = 36 JP per minggu. Dengan satu guru, beban 36 JP masih dalam rentang 24–40 JP, tetapi padat. Dengan dua guru, masing-masing 18 JP dan perlu tambahan dari tugas lain atau sekolah lain agar memenuhi beban minimal. Angka 4 JP hanya ilustrasi; gunakan angka resmi.

Dari struktur ke jadwal

Di SMP, jadwal disusun dengan memperhatikan guru yang mengajar di banyak rombel serta kebutuhan ruang khusus seperti laboratorium IPA, laboratorium komputer untuk Informatika, dan lapangan untuk PJOK.

Tips praktis:

  • Jadwalkan PJOK di jam pagi agar tidak terlalu panas.
  • Hindari dua mata pelajaran berat berturut-turut di jam terakhir.
  • Kumpulkan jam guru yang mengajar di sekolah lain pada hari tertentu.
  • Sisihkan blok waktu untuk kokurikuler bila sekolah memakai pola blok.

Kesalahan umum

  • Membuka pilihan seni tanpa guru yang sesuai.
  • Total JP guru tidak dihitung sehingga ada guru kelebihan dan kekurangan jam.
  • P5 masih tercantum sebagai baris tanpa penyesuaian ke kokurikuler.
  • Muatan lokal ditempelkan tanpa dasar penetapan.
  • Laboratorium dijadwalkan bentrok antara IPA dan Informatika.

Checklist struktur kurikulum SMP

  • Lampiran resmi terbaru menjadi acuan.
  • Sebelas kelompok mata pelajaran tercantum.
  • Pilihan seni dan prakarya sesuai guru dan sarana.
  • Mata pelajaran pilihan sesuai kesiapan sekolah.
  • Kokurikuler dirancang menggantikan P5.
  • Kebutuhan dan beban guru dihitung.
  • Penggunaan laboratorium dan lapangan dijadwalkan.
  • Struktur disahkan dalam KOSP.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah IPA dan IPS di SMP diajarkan terpadu?

IPA dan IPS berdiri sebagai mata pelajaran, dengan muatan yang dirancang terpadu dalam capaian pembelajaran Fase D. Pengorganisasian di kelas mengikuti kebijakan sekolah.

Apakah murid boleh berganti pilihan seni di tengah jalan?

Sebaiknya tidak, agar capaian Fase D bisa dituntaskan. Bila terpaksa, putuskan bersama wali kelas dan guru terkait.

Bagaimana jika sekolah belum punya guru Informatika?

Sekolah perlu mencari solusi sesuai ketentuan, misalnya guru dengan kompetensi yang relevan. Rujuk kebijakan dinas setempat.

Apakah Koding dan Kecerdasan Artifisial wajib di SMP?

Per Agustus 2026 masih mata pelajaran pilihan. Pantau kebijakan terbaru.

Berapa durasi satu JP di SMP?

Umumnya 40 menit. Cantumkan durasi ini di catatan struktur kurikulum agar perhitungan jadwal konsisten.

ASIS: Struktur yang Langsung Menjadi Jadwal dan Beban Guru

Akar masalah di SMP adalah menyelaraskan struktur kurikulum dengan guru yang tersedia. Hitungan beban dilakukan di kertas, jadwal disusun berminggu-minggu, dan bentrok laboratorium baru terlihat saat pembelajaran berjalan.

ASIS membantu sekolah menata mata pelajaran, rombel, dan penugasan mengajar, lalu menyusun jadwal dengan generator jadwal pelajaran tanpa bentrok, termasuk memperhatikan ketersediaan guru. Guru menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka, mengisi jurnal mengajar dan presensi per mapel, dan nilai bermuara ke e-Rapor. Buku pelajaran pemerintah tersedia di Pustaka, dan lab interaktif di Studio.

ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data sekolah tidak dijual. Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS, tersedia untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.