Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan SKP guru: menyusun rencana hasil kerja, memilih bukti dukung yang kuat, mengunggahnya, dan menghindari kesalahan saat penilaian kinerja.
SKP guru (Sasaran Kinerja Pegawai) adalah kesepakatan tertulis antara guru dan atasannya, biasanya Kepala Sekolah, tentang hasil kerja yang akan dicapai dalam satu periode penilaian. Cara termudah menyusunnya: mulai dari tugas mengajar yang memang Bapak/Ibu kerjakan setiap hari, rumuskan hasil yang bisa diukur, lalu kumpulkan bukti dukung sejak minggu pertama, bukan menjelang tenggat. Artikel ini membahas alurnya, contoh rumusan, jenis bukti yang kuat, dan kesalahan yang sering membuat nilai kinerja tertahan.
Pengelolaan kinerja ASN, termasuk guru ASN, mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN. Aturan ini memandang kinerja sebagai siklus, bukan formulir sekali isi.
| Tahap | Apa yang dilakukan guru | Peran Kepala Sekolah |
|---|---|---|
| Perencanaan | Menyusun rencana hasil kerja dan indikator | Menyepakati dan menandatangani |
| Pelaksanaan | Mengajar, mencatat, mengumpulkan bukti | Memantau |
| Pembinaan | Menerima umpan balik, memperbaiki praktik | Memberi bimbingan, misalnya lewat observasi |
| Penilaian | Melengkapi bukti dukung | Menetapkan predikat |
| Tindak lanjut | Menyusun rencana pengembangan | Merekomendasikan pengembangan kompetensi |
Untuk guru di lingkungan Kemendikdasmen, pengelolaan kinerja dijalankan melalui platform resmi kementerian, yang kini bernama Ruang GTK. Nama menu dan urutan langkah di platform bisa berubah setiap tahun, jadi selalu rujuk panduan terbaru yang diterbitkan kementerian atau dinas. Guru madrasah mengikuti sistem yang ditetapkan Kementerian Agama.
Penilaian SKP guru melihat dua sisi. Pertama, hasil kerja: apakah rencana yang disepakati tercapai. Kedua, perilaku kerja yang mengacu pada nilai dasar ASN BerAKHLAK (berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif). Keduanya digabung menjadi predikat kinerja: Sangat Baik, Baik, Butuh Perbaikan, Kurang, atau Sangat Kurang.
Banyak guru menyalin SKP rekan atau templat dari internet. Hasilnya, rencana tidak cocok dengan kelas yang diajar dan bukti dukung sulit dicari. Lebih baik tulis dulu daftar pekerjaan nyata: kelas yang diampu, jumlah jam, tugas tambahan (wali kelas, pembina ekstrakurikuler, koordinator), dan target sekolah tahun ini.
Kinerja guru sebaiknya mendukung prioritas sekolah, misalnya peningkatan kemampuan literasi di Rapor Pendidikan atau penurunan angka ketidakhadiran murid. Tanyakan kepada Kepala Sekolah apa fokus tahun ini sebelum menulis rencana.
Rencana hasil kerja yang baik menjawab tiga pertanyaan: apa hasilnya, untuk siapa, dan bagaimana mengukurnya.
| Rumusan lemah | Rumusan lebih kuat |
|---|---|
| Melaksanakan pembelajaran | Terlaksananya pembelajaran berdiferensiasi di 4 rombel kelas 8 dengan asesmen awal di setiap bab |
| Membuat soal | Tersusunnya bank soal 120 butir untuk Matematika kelas 8 yang sudah ditelaah sejawat |
| Menjadi wali kelas | Terdokumentasinya komunikasi bulanan dengan wali murid kelas 8B dan tindak lanjut murid yang sering absen |
Indikator boleh berupa jumlah (berapa modul ajar), mutu (sudah ditelaah atau belum), atau waktu (selesai sebelum awal semester). Hindari indikator yang di luar kendali guru, misalnya "seluruh murid tuntas 100 persen". Lebih aman: "rencana tindak lanjut tersusun untuk setiap murid yang belum tuntas".
SKP guru bukan dokumen sepihak. Diskusikan rencana dengan Kepala Sekolah, sesuaikan bila perlu, lalu tetapkan di platform sesuai tenggat yang diumumkan.
Bukti dukung adalah dokumen yang menunjukkan rencana benar-benar dikerjakan. Penilai tidak butuh tumpukan berkas, tetapi bukti yang relevan dan mudah diperiksa.
Kebiasaan kecil ini menghemat waktu saat penilaian. Gunakan pola tetap, misalnya "2026-08_Kelas8B_AsesmenAwal_Bab1.pdf". Simpan dalam folder per indikator. Ketika tenggat tiba, Bapak/Ibu tinggal memilih berkas, bukan mencari di galeri ponsel.
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| Awal periode | Diskusi target dengan Kepala Sekolah, susun dan tetapkan rencana |
| Setiap bulan | Simpan 2–3 bukti dukung, beri nama berkas rapi |
| Pertengahan periode | Observasi kelas, refleksi, perbaikan rencana bila perlu |
| Menjelang akhir | Lengkapi bukti yang kurang, tulis deskripsi |
| Akhir periode | Penilaian, terima predikat, susun rencana pengembangan |
Menunda sampai tenggat. Bukti dari awal semester sudah hilang atau lupa di mana disimpan.
Rencana terlalu banyak. Lebih baik sedikit rencana yang benar-benar dikerjakan daripada daftar panjang yang tidak berbukti.
Bukti tidak cocok dengan indikator. Penilai memeriksa kecocokan, bukan jumlah berkas.
Tidak membaca umpan balik. Catatan dari Kepala Sekolah setelah observasi adalah petunjuk perbaikan. Tunjukkan bahwa saran itu sudah dijalankan.
Guru non-ASN mengira tidak perlu. Guru di sekolah swasta atau honorer mungkin tidak memakai SKP resmi, tetapi yayasan sering meminta laporan kinerja serupa. Pola yang sama tetap berguna.
SKP resmi berlaku untuk ASN. Guru di sekolah swasta mengikuti ketentuan yayasan dan, bila memiliki sertifikat pendidik, ketentuan kementerian terkait. Tanyakan kepada pengelola yayasan dan dinas setempat.
Tidak ada angka baku yang berlaku umum. Prinsipnya, setiap indikator punya minimal satu bukti yang jelas dan relevan. Rujuk panduan teknis periode berjalan.
Boleh, asalkan diberi keterangan tanggal, kelas, dan kegiatan. Foto murid sebaiknya tidak menampilkan wajah secara jelas bila tidak ada izin.
Predikat ini menjadi dasar pembinaan. Guru dan Kepala Sekolah menyusun rencana perbaikan dan pengembangan kompetensi untuk periode berikutnya.
Dalam praktiknya, perubahan rencana dimungkinkan bila ada perubahan tugas, misalnya mutasi atau tambahan jabatan. Ikuti mekanisme yang tersedia di platform dan sepakati dengan atasan.
Akar masalah SKP guru jarang ada pada formulirnya. Masalahnya, bukti kerja tercecer: nilai di buku, presensi di kertas, modul ajar di laptop, foto kegiatan di ponsel. Menjelang tenggat, guru harus mengetik ulang dan mencari ulang hal yang sebenarnya sudah dikerjakan.
ASIS dibangun dengan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Presensi murid lewat pindai QR atau pengenalan wajah, nilai di e-Rapor Kurikulum Merdeka, perangkat ajar Kurikulum Merdeka, bank soal dengan bantuan AI yang tetap ditinjau guru, dan catatan perkembangan di profil murid tersimpan di satu tempat. Ketika butuh rekap untuk bukti dukung, datanya sudah ada. Kepala Sekolah juga bisa memantau target lewat Dashboard Goal sesuai perannya.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai merapikan administrasi guru di asis.id.
Sumber: Permen PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN; Pengelolaan kinerja di Ruang GTK
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.