Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
SIM TK atau sistem informasi manajemen TK: modul yang dibutuhkan, mana yang diterapkan lebih dulu, contoh rencana 3 tahap, dan daftar cek sebelum memilih.
SIM TK adalah singkatan dari sistem informasi manajemen taman kanak-kanak, yaitu kumpulan modul yang mengelola data dan pekerjaan TK dalam satu sistem: data anak, presensi, catatan tumbuh kembang, laporan perkembangan, tagihan, kepegawaian, hingga komunikasi dengan orang tua. Kata "manajemen" di dalamnya penting. Sistem ini bukan hanya tempat menyimpan data, tetapi alat bagi Kepala TK dan yayasan untuk mengambil keputusan.
Pertanyaan yang paling sering muncul bukan "modulnya apa saja", melainkan "mana yang harus dipakai lebih dulu". Artikel ini memetakan modul SIM TK dan memberi urutan penerapan yang realistis untuk TK dengan guru yang sibuk.
Kelompokkan modul berdasarkan fungsinya agar mudah menentukan prioritas.
| Kelompok | Modul | Pengguna utama |
|---|---|---|
| Data inti | Data anak, data orang tua, kelompok/rombel, data guru | Operator, Kepala TK |
| Kegiatan harian | Presensi anak dan guru, jadwal, catatan harian | Guru kelompok |
| Perkembangan | Catatan anekdot, hasil karya, ceklis, laporan perkembangan | Guru, Kepala TK |
| Komunikasi | Pengumuman, pesan ke orang tua, buku penghubung digital | Guru, orang tua |
| Keuangan | Tagihan SPP, uang kegiatan, tabungan, kas | Bendahara, yayasan |
| Kepegawaian | Data guru, presensi, penggajian | Kepala TK, yayasan |
| Layanan | Penerimaan anak baru, kesehatan, perpustakaan | Panitia, guru |
| Publikasi | Situs TK, galeri kegiatan | Kepala TK |
Tidak semua TK membutuhkan semua modul sejak hari pertama. TK kecil dengan dua kelompok tentu berbeda dengan TK yayasan dengan enam kelompok dan layanan antar jemput.
Gunakan tiga pertanyaan:
Ukuran berhasil: semua guru mencatat presensi setiap hari selama dua minggu berturut-turut.
Ukuran berhasil: setiap anak memiliki beberapa catatan per bulan, sehingga laporan perkembangan semester bisa disusun dari data yang sudah ada. Contoh isi laporan bisa dilihat di "Contoh Rapor Perkembangan Anak TK Kurikulum Merdeka".
Keuangan sengaja ditaruh di tahap akhir karena membutuhkan data orang tua yang sudah rapi dan orang tua yang sudah terbiasa masuk aplikasi.
Situs TK, penerimaan anak baru daring, penggajian, kesehatan, dan perpustakaan bisa ditambahkan setelah tiga tahap di atas stabil.
TK Bintang Kecil (fiktif) memiliki empat kelompok, lima guru, dan satu bendahara paruh waktu. Sebelumnya, pengumuman dikirim lewat grup percakapan, presensi di buku, dan tagihan dicatat di buku besar.
Mereka memulai dengan presensi pada Juli. Agustus, guru mulai menulis catatan anekdot dua kali seminggu. Oktober, tagihan uang sekolah dipindahkan ke sistem. Di akhir semester, laporan perkembangan disusun dari catatan yang terkumpul sejak Agustus, bukan dari ingatan guru.
Kuncinya bukan pada jumlah modul, melainkan pada kebiasaan yang dibangun satu per satu.
Pertimbangan teknis lebih rinci ada di artikel "Software TK: Web, Android, atau Instal? Cek Teknisnya".
| Pertanyaan | Ya/Tidak |
|---|---|
| Modul bisa diaktifkan bertahap sesuai kebutuhan? | |
| Data anak dipakai bersama oleh semua modul? | |
| Ada modul catatan tumbuh kembang khusus PAUD? | |
| Presensi bisa dilakukan dari ponsel? | |
| Orang tua bisa menerima kabar tanpa biaya per pesan? | |
| Pembayaran dicatat dengan bukti transfer dan verifikasi bendahara? | |
| Hak akses per peran? | |
| Biaya per lembaga, bukan per anak? |
Aplikasi PAUD biasa sering fokus pada satu urusan, misalnya catatan perkembangan. SIM menyatukan banyak modul dengan satu data anak sehingga pimpinan bisa mengelola lembaga secara utuh.
Dengan urutan bertahap, fungsi dasar biasanya berjalan dalam satu sampai tiga bulan. Modul lanjutan menyusul sesuai kesiapan.
Perlu bila pencatatan sudah mulai tercecer. TK kecil cukup mengaktifkan modul inti terlebih dahulu.
Kepala TK atau satu guru yang ditunjuk, dengan cadangan admin kedua agar akses tidak hilang saat terjadi pergantian.
Bisa bila sistem mendukung impor file ekspor Dapodik yang sudah dimiliki TK, sehingga data anak tidak perlu diketik ulang.
Masalah utama TK bukan kekurangan aplikasi, melainkan pencatatan yang tercecer dan aplikasi yang memaksa semua fitur dipakai sekaligus. Guru akhirnya lelah sebelum manfaatnya terasa.
ASIS memiliki 7 modul inti dan 50 modul opsional yang diaktifkan sesuai kebutuhan, sehingga TK bisa memulai dari data anak dan presensi, lalu menambah modul PAUD untuk catatan tumbuh kembang, keuangan untuk tagihan dan tabungan, serta situs sekolah dengan subdomain gratis. Data anak bisa diimpor dari file ekspor Dapodik, dipakai di semua modul, dan orang tua menerima kabar lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk TK, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.