Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
SIM madrasah dibahas per modul: data dari EMIS, presensi, tahfidz, nilai dan RDM, keuangan, hingga komunikasi, plus peta jalan penerapan enam bulan.
SIM madrasah adalah singkatan dari sistem informasi manajemen madrasah, yaitu sistem yang mengelola data dan proses kerja madrasah: data murid dan guru, presensi, akademik, hafalan, keuangan, kepegawaian, hingga komunikasi dengan wali murid. Pertanyaan yang paling sering diajukan kepala madrasah bukan "apa itu SIM", melainkan "modul mana yang dijalankan lebih dulu". Artikel ini memetakan modul-modul SIM untuk MI, MTs, dan MA, menimbang prioritasnya, dan memberi contoh peta jalan enam bulan yang realistis.
Secara umum, struktur SIM madrasah mirip dengan SIM sekolah. Namun ada beberapa kekhasan yang membuat urutan penerapannya berbeda:
Pembahasan konsep dan komponen secara umum ada di artikel "Sistem Informasi Madrasah: Pengertian, Komponen, Manfaat". Di sini fokusnya pada modul dan urutan.
| Kelompok | Modul | Pengguna utama |
|---|---|---|
| Data induk | Murid, rombel, GTK (impor dari file EMIS) | Operator |
| Kehadiran | Presensi murid, presensi guru dan pegawai, presensi per mapel | Wali kelas, guru, TU |
| Akademik | Jadwal pelajaran, perangkat ajar, jurnal mengajar, nilai, e-Rapor | Wakamad kurikulum, guru |
| Keagamaan | Tahfidz, kegiatan spiritual, jadwal salat di layar TV | Guru tahfidz, pembina |
| Kesiswaan | Prestasi, kedisiplinan, BK, ekstrakurikuler | Wakamad kesiswaan, guru BK |
| Ujian | Bank soal, CBT, tryout | Panitia ujian |
| Keuangan | Tagihan, bukti bayar, tabungan, kas, RKAS | Bendahara |
| Kepegawaian | Data pegawai, penggajian | TU, Bendahara |
| Komunikasi | Notifikasi aplikasi, pengumuman WhatsApp, situs madrasah | Kepala madrasah, operator |
| Penerimaan | SPMB online | Panitia penerimaan |
Tidak semua modul perlu dinyalakan. Di ASIS ada 57 modul (7 inti dan 50 opsional) yang diaktifkan sesuai kebutuhan.
Sebelum memilih modul pertama, jawab tiga pertanyaan ini bersama wakamad dan operator:
Impor file ekspor EMIS, rapikan rombel, lalu bagikan peran kepada guru. Mulai presensi murid lewat pindai QR atau pengenalan wajah, dan presensi guru. Presensi dipilih pertama karena dipakai setiap hari, sehingga guru cepat terbiasa.
Ajak wali murid masuk dan kirim pengumuman lewat notifikasi aplikasi, yang gratis tanpa batas dan punya jam tenang. Pada tahap ini, guru tahfidz mulai mencatat setoran hafalan agar orang tua bisa ikut memantau.
Susun jadwal dengan generator jadwal tanpa bentrok, lalu guru mulai mengisi jurnal mengajar dan nilai. Bagi madrasah yang memakai RDM, putuskan apakah RDM akan dihosting; paket ASIS Pro menyediakan hosting RDM madrasah.
Aktifkan tagihan dan bukti bayar. Orang tua transfer langsung ke rekening madrasah lalu mengunggah bukti; Bendahara memverifikasi. Setelah itu tabungan, kas, dan penggajian.
CBT, SPMB online, situs madrasah, alumni, dan modul lain sesuai kebutuhan.
MTs swasta fiktif di Kabupaten Lamongan dengan 9 rombel menyusun rencana berikut:
| Bulan | Modul | Ukuran keberhasilan |
|---|---|---|
| Juli | Impor EMIS, peran, presensi murid dan guru | 90% rombel mengisi presensi setiap hari |
| Agustus | Pengumuman, akun wali murid | 70% wali murid sudah masuk aplikasi |
| September | Tahfidz | Setoran tercatat untuk semua kelas VII |
| Oktober | Jadwal, jurnal mengajar, nilai formatif | Semua guru mengisi jurnal pekanan |
| November | Tagihan dan bukti bayar | Bendahara berhenti mencatat di buku |
| Desember | e-Rapor atau RDM terhosting | Rapor semester ganjil terbit tepat waktu |
Angka target di atas adalah contoh. Setiap madrasah menyesuaikan dengan kondisi sendiri.
Bandingkan juga dengan artikel "SIM Sekolah: Modul dan Urutan Prioritas Penerapan" untuk sekolah umum, dan "Aplikasi Manajemen Madrasah: Kriteria, Checklist, Biaya" bila madrasah sedang membandingkan pilihan aplikasi.
Sistem informasi manajemen madrasah, yaitu sistem yang mengelola data dan proses kerja madrasah dari kesiswaan, akademik, keagamaan, hingga keuangan.
Tidak harus. Di ASIS, madrasah mengimpor file ekspor EMIS yang sudah dimiliki. ASIS tidak terhubung langsung dan tidak mengirim data balik ke EMIS.
Umumnya data induk dan presensi, karena dipakai setiap hari dan menjadi dasar modul lain.
Tergantung ukuran madrasah. Banyak madrasah menjalankan modul inti dalam satu semester, lalu menambah modul lain bertahap.
Madrasah diniyah, pesantren, dan TPQ dapat memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS yang dirancang untuk pendidikan keagamaan nonformal.
Akar masalah penerapan sistem di madrasah adalah ambisi menyalakan semuanya sekaligus, ditambah data yang harus diketik ulang dari EMIS. Guru lelah sebelum merasakan manfaat.
ASIS memakai prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Data awal diambil dari file ekspor EMIS, lalu dipakai presensi, tahfidz, jadwal, nilai, tagihan, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka. Madrasah memilih modul sesuai tahapnya, dan madrasah yang memakai RDM bisa memilih ASIS Pro untuk hosting RDM serta dukungan prioritas. Sebagai SIM madrasah, ASIS dihitung per lembaga, bukan per murid.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.