Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh rubrik penilaian menulis teks Bahasa Indonesia: rubrik analitik lima kriteria, versi per jenis teks, cara menghitung nilai, dan contoh umpan balik.
Rubrik penilaian menulis teks adalah panduan penskoran yang menjabarkan kriteria tulisan yang baik beserta deskripsi setiap tingkat capaian. Dengan rubrik, guru Bahasa Indonesia menilai karangan secara konsisten, murid tahu apa yang diharapkan sebelum menulis, dan umpan balik menjadi spesifik, bukan sekadar angka 75 di pojok kertas.
Artikel ini memberi rubrik analitik lima kriteria yang bisa dipakai untuk berbagai jenis teks, penyesuaian untuk teks narasi, eksposisi, prosedur, dan argumentasi, cara menghitung nilai, contoh umpan balik, serta tips agar penilaian tidak menghabiskan akhir pekan guru. Untuk rubrik presentasi, proyek, dan portofolio, lihat "Contoh Rubrik Penilaian Presentasi, Proyek, dan Portofolio".
| Jenis | Cara kerja | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Holistik | Satu skor untuk keseluruhan tulisan | Cepat | Umpan balik kurang rinci |
| Analitik | Skor per kriteria | Umpan balik rinci, murid tahu bagian yang perlu diperbaiki | Lebih lama |
Untuk pembelajaran, rubrik analitik lebih bermanfaat karena murid bisa melihat kekuatan dan kelemahannya per aspek. Rubrik holistik bisa dipakai untuk penilaian cepat, misalnya tulisan harian.
Skala 1–4. Rubrik ini cocok untuk SMP dan bisa disederhanakan untuk SD atau diperketat untuk SMA.
| Kriteria | 4 (Mahir) | 3 (Cakap) | 2 (Berkembang) | 1 (Mulai berkembang) |
|---|---|---|---|---|
| Isi dan gagasan | Gagasan jelas, relevan, dikembangkan dengan contoh atau data yang tepat | Gagasan jelas dan relevan, pengembangan cukup | Gagasan ada tetapi kurang berkembang atau sebagian tidak relevan | Gagasan tidak jelas atau tidak sesuai tema |
| Struktur teks | Semua bagian sesuai jenis teks lengkap dan runtut | Bagian lengkap, sedikit kurang runtut | Ada bagian yang hilang atau urutan membingungkan | Struktur tidak tampak |
| Kebahasaan | Kalimat efektif, variatif, kosakata tepat sesuai jenis teks | Kalimat umumnya efektif, kosakata cukup tepat | Banyak kalimat tidak efektif atau kosakata berulang | Kalimat sulit dipahami |
| Ejaan dan tanda baca | Hampir tanpa kesalahan sesuai EYD | Beberapa kesalahan kecil | Kesalahan cukup sering dan mengganggu | Kesalahan sangat sering |
| Kerapian dan penyajian | Judul tepat, paragraf jelas, rapi | Judul ada, paragraf cukup jelas | Paragraf kurang jelas | Tidak ada pembagian paragraf |
Rujukan ejaan saat ini adalah EYD Edisi V yang diluncurkan Badan Bahasa pada 2022.
Kriteria isi dan struktur perlu disesuaikan dengan jenis teks. Contoh deskriptor untuk tingkat 4:
| Jenis teks | Struktur yang dicari | Kebahasaan khas |
|---|---|---|
| Narasi | Orientasi, komplikasi, resolusi, koda (opsional) | Kata kerja tindakan, keterangan waktu, dialog yang hidup |
| Deskripsi | Identifikasi, deskripsi bagian, simpulan | Kata sifat dan rincian pancaindra |
| Prosedur | Tujuan, bahan/alat, langkah | Kalimat perintah, kata urutan, ukuran yang jelas |
| Eksposisi | Tesis, argumen, penegasan ulang | Kata teknis, konjungsi kausal |
| Argumentasi/persuasi | Pernyataan pendapat, argumen dengan bukti, ajakan atau simpulan | Kata ajakan, data pendukung |
| Laporan hasil observasi | Pernyataan umum, deskripsi bagian, simpulan | Istilah ilmiah, kalimat definisi |
Guru cukup mengganti baris struktur dan kebahasaan sesuai jenis teks, sementara kriteria lain tetap.
Jika semua kriteria berbobot sama, nilai = (jumlah skor / skor maksimal) x 100.
Contoh: Rina mendapat 4, 3, 3, 2, 3. Jumlah 15 dari 20. Nilai = 15/20 x 100 = 75.
Jika ingin memberi bobot, misalnya isi dan struktur lebih penting:
| Kriteria | Bobot | Skor Rina | Skor x bobot |
|---|---|---|---|
| Isi dan gagasan | 30% | 4 | 1,2 |
| Struktur | 25% | 3 | 0,75 |
| Kebahasaan | 20% | 3 | 0,6 |
| Ejaan dan tanda baca | 15% | 2 | 0,3 |
| Kerapian | 10% | 3 | 0,3 |
| Total | 100% | 3,15 |
Nilai = 3,15 / 4 x 100 = 78,75, dibulatkan sesuai kebijakan sekolah.
Untuk tulisan eksposisi Rina tentang sampah plastik di sungai:
"Gagasanmu kuat, terutama data tentang sungai di dekat sekolah. Strukturnya sudah lengkap, tetapi argumen kedua dan ketiga bisa ditukar agar lebih runtut. Perhatikan penulisan kata depan 'di' yang dipisah, misalnya 'di sungai', bukan 'disungai'. Coba perbaiki paragraf ketiga lalu kumpulkan lagi minggu depan."
Pola yang efektif: satu kekuatan, satu atau dua hal yang perlu diperbaiki, dan satu langkah konkret.
Empat sampai enam kriteria. Lebih dari itu membuat penilaian lambat dan murid sulit fokus.
Bisa dengan penyederhanaan: kurangi menjadi tiga kriteria (isi, susunan, ejaan) dan gunakan bahasa deskriptor yang lebih sederhana atau simbol.
Kerapian bisa menjadi satu kriteria tersendiri, tetapi jangan biarkan tulisan tangan memengaruhi skor isi. Minta murid membacakan bagian yang tidak terbaca.
Boleh mengadaptasi contoh yang ada, lalu menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan kemampuan murid di kelas.
Lakukan kalibrasi: dua guru menilai beberapa tulisan yang sama, membandingkan skor, lalu menyepakati penafsiran deskriptor.
Menilai tulisan murid memakan waktu, dan sering hasilnya hanya berupa angka di daftar nilai. Rubrik tersimpan di laptop guru, umpan balik ditulis di kertas yang hilang, dan perkembangan menulis murid dari semester ke semester sulit dilihat.
ASIS membantu guru memberi tugas online, menyimpan hasil karya di portofolio murid, dan mencatat nilai di e-Rapor Kurikulum Merdeka tanpa menyalin ulang. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka menyimpan modul dan lampiran rubrik yang bisa disalin setiap tahun, dan bank soal komunitas memungkinkan guru berbagi butir antarguru. Pustaka menyediakan buku Bahasa Indonesia pemerintah sebagai contoh bacaan berbagai jenis teks.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id dan buka pustaka.asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.