Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara membuat rekap absensi murid Excel otomatis: susunan tabel, rumus COUNTIF, persentase kehadiran, tanda warna, dan rekap semester untuk wali kelas.
Rekap absensi murid Excel bisa dibuat otomatis cukup dengan tiga hal: kode kehadiran yang seragam (H, S, I, A), satu lembar per bulan dengan tanggal di kolom, dan rumus COUNTIF di ujung baris untuk menghitung tiap kode. Setelah kerangkanya jadi, wali kelas hanya mengetik satu huruf per murid per hari, dan jumlah sakit, izin, alpa, serta persentase kehadiran terisi sendiri. Panduan ini menjelaskan susunan tabelnya langkah demi langkah, rumus yang dipakai, cara menandai murid yang sering absen, sampai cara menggabungkan rekap bulanan menjadi rekap semester untuk rapor.
Rumus secanggih apa pun akan salah hitung bila data yang diketik tidak seragam. Sebelum membuka Excel, sepakati dulu dengan rekan wali kelas lain:
Dengan aturan yang sama, rekap dari semua kelas bisa digabung tanpa perlu diperbaiki satu per satu.
Buat satu berkas untuk satu kelas satu semester, dengan satu lembar (sheet) per bulan: Juli, Agustus, September, dan seterusnya. Susunan kolom yang mudah dipakai:
| Kolom | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| A | Nomor urut | 1 |
| B | NIS | 2425001 |
| C | Nama murid | Rina Kartika |
| D sampai AH | Tanggal 1 sampai 31 | H, S, I, A |
| AI | Jumlah H | rumus |
| AJ | Jumlah S | rumus |
| AK | Jumlah I | rumus |
| AL | Jumlah A | rumus |
| AM | Persentase hadir | rumus |
Baris 1 sampai 3 dipakai untuk kop: nama sekolah, kelas, bulan, dan nama wali kelas. Baris 4 berisi judul kolom, dan data murid mulai baris 5. Misalnya kelas berisi 32 murid, data menempati baris 5 sampai 36.
Tips praktis: warnai kolom tanggal yang jatuh pada hari Minggu atau libur dengan abu-abu muda dan biarkan kosong. Sel kosong tidak akan terhitung oleh rumus.
Kesalahan paling sering bukan di rumus, melainkan di ketikan: huruf kecil "s", spasi setelah huruf, atau angka 0 alih-alih huruf O. Cegah sejak awal dengan validasi data.
Sekarang setiap sel punya menu tarik-turun dan menolak isian di luar empat kode itu. Pekerjaan mengisi juga lebih cepat di laptop maupun tablet.
Inilah bagian yang membuat rekap absensi murid Excel bekerja otomatis. Fungsi COUNTIF menghitung berapa kali sebuah kode muncul dalam satu baris.
Di sel AI5 (jumlah hadir), ketik:
=COUNTIF(D5:AH5;"H")
Lalu di AJ5, AK5, dan AL5, ganti kodenya:
Catatan pemisah argumen: Excel dengan pengaturan wilayah Indonesia memakai titik koma (;), sedangkan pengaturan Inggris memakai koma (,). Bila muncul pesan galat saat mengetik rumus, coba ganti pemisahnya.
Setelah satu baris benar, blok AI5 sampai AL5, lalu tarik gagang isi (kotak kecil di sudut kanan bawah) ke baris 36. Rumus menyesuaikan baris secara otomatis.
Persentase kehadiran adalah jumlah hadir dibagi jumlah hari efektif. Hitung hari efektif dengan menjumlahkan semua sel yang terisi, bukan dengan angka tetap, agar tetap benar bila ada libur mendadak:
=AI5/COUNTA(D5:AH5)
Format sel AM5 sebagai persen (menu Beranda, ikon %). Bila wali kelas belum mengisi satu hari pun, rumus ini memunculkan galat #DIV/0!. Rapikan dengan IFERROR:
=IFERROR(AI5/COUNTA(D5:AH5);0)
Di bawah daftar murid (misalnya baris 38), tambahkan rekap harian: berapa murid hadir di tanggal tertentu. Di D38 ketik =COUNTIF(D5:D36;"H"), lalu tarik ke kanan sampai AH38. Baris ini berguna saat Kepala Sekolah menanyakan jumlah murid hadir pada hari tertentu.
Rekap yang baik bukan hanya menghitung, tetapi memberi sinyal. Gunakan Pemformatan Bersyarat (Conditional Formatting):
Murid dengan alpa tiga kali atau lebih langsung tampak. Lakukan hal serupa untuk kolom persentase: sorot kuning bila kehadiran di bawah ambang yang ditetapkan sekolah, misalnya 85%.
Untuk sel tanggal, beri warna berbeda per kode: hijau muda untuk H, biru muda untuk S, kuning untuk I, merah muda untuk A. Pola absen pun terlihat sekilas, misalnya murid yang selalu izin setiap Senin.
Untuk rapor, wali kelas butuh total sakit, izin, dan alpa satu semester. Buat lembar baru bernama "Rekap Semester" dengan kolom nomor, NIS, nama, lalu S, I, A.
Karena urutan murid di setiap lembar bulanan sama, rumusnya cukup menjumlahkan sel yang sama di tiap lembar:
=Juli!AJ5+Agustus!AJ5+September!AJ5+Oktober!AJ5+November!AJ5+Desember!AJ5
Ada cara lebih ringkas bila lembar bulan berurutan, yaitu rumus 3D:
=SUM(Juli:Desember!AJ5)
Rumus ini menjumlahkan sel AJ5 di semua lembar dari Juli sampai Desember. Ulangi untuk kolom I dan A, lalu tarik ke bawah.
Syarat pentingnya: jangan menyisipkan atau menghapus baris murid di satu bulan saja. Bila ada murid pindah, biarkan barisnya dan kosongkan isian setelah tanggal pindah. Bila ada murid baru, tambahkan di baris paling bawah pada semua lembar sekaligus.
| No | Nama | S | I | A | Hadir |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Rina Kartika | 2 | 1 | 0 | 97% |
| 2 | Bagas Pratama | 0 | 0 | 4 | 96% |
| 3 | Salsa Ramadhani | 6 | 2 | 1 | 91% |
Data di atas fiktif. Perhatikan Bagas: persentase hadirnya tinggi, tetapi empat alpa tanpa keterangan adalah sinyal yang perlu dibicarakan dengan orang tua. Karena itu, jangan hanya melihat persentase.
Mengetik "h" kecil atau menambah spasi. COUNTIF tidak peka huruf besar-kecil, tetapi spasi membuat "H " berbeda dari "H". Validasi data di Langkah 2 mencegah ini.
Menyalin lembar lalu lupa mengosongkan isian. Saat menyalin lembar Juli menjadi Agustus, hapus isian D5:AH36 tetapi biarkan rumusnya.
Menghitung hari efektif dengan angka tetap. Bila diketik manual 22 hari, lalu ada libur tambahan, semua persentase meleset. Pakai COUNTA seperti di atas.
Berkas berbeda di setiap laptop. Bila wali kelas dan guru piket sama-sama mengisi, simpan satu berkas induk di penyimpanan bersama dan tetapkan siapa yang berwenang mengubah.
Tidak ada cadangan. Simpan salinan di akhir setiap bulan. Berkas rusak di akhir semester berarti mengulang dari buku catatan.
Excel sangat membantu untuk satu kelas. Masalah muncul saat skala bertambah: 20 rombel berarti 20 berkas, dan TU harus membuka satu per satu untuk rekap sekolah. Orang tua juga baru tahu anaknya alpa saat pembagian rapor. Bila tanda-tanda ini sudah terasa, pertimbangkan presensi digital. Bapak/Ibu bisa membaca perbandingannya di artikel aplikasi absensi sekolah gratis, dan bila rekap kehadiran juga dipakai untuk honor pegawai, lihat rekap presensi untuk gaji.
Rumus utamanya COUNTIF untuk menghitung jumlah H, S, I, dan A per murid, COUNTA untuk menghitung hari yang terisi, dan SUM antarlembar untuk rekap semester. Tambahkan IFERROR agar tidak muncul galat saat lembar masih kosong.
Paling sering karena pemisah argumen. Excel dengan pengaturan Indonesia memakai titik koma, bukan koma. Periksa juga tanda kutip di sekitar kode, misalnya "S".
Tergantung kebijakan sekolah. Bila terlambat dihitung hadir, tambahkan kode T dan jumlahkan H dan T saat menghitung persentase. Tuliskan kebijakannya agar semua wali kelas seragam.
Biarkan barisnya tetap di tempat, isi kode sampai tanggal terakhir ia bersekolah, lalu kosongkan sisanya. Beri catatan "pindah per tanggal" di kolom keterangan.
Banyak aplikasi menerima impor data murid dari spreadsheet. Untuk kehadiran harian, lebih praktis mulai mencatat langsung di aplikasi pada awal bulan baru agar tidak perlu memindahkan data lama.
Rekap absensi di Excel tetap memindahkan beban ke wali kelas: mengetik ulang dari buku piket, menyalin lembar tiap bulan, lalu menjumlahkan untuk rapor. Data yang sama diketik dua sampai tiga kali, dan orang tua sering baru tahu anaknya tidak masuk saat sudah terlambat.
ASIS dibangun dengan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Presensi murid dicatat lewat pindai QR atau pengenalan wajah, atau diisi guru dari ponsel. Rekap harian, bulanan, dan semester tersusun otomatis, lalu angka sakit, izin, dan alpa mengalir ke e-Rapor Kurikulum Merdeka tanpa diketik ulang. Orang tua mendapat notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas, dan wali kelas bisa melihat pola absen di profil murid.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Bila Excel sudah mulai merepotkan, silakan coba di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.