Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh rapor madrasah diniyah pesantren tingkat Ula: identitas, nilai kitab, predikat, hafalan nadzam, akhlak, kehadiran, catatan, dan keputusan kenaikan.
Rapor madrasah diniyah pesantren berbeda dari rapor sekolah formal. Isinya bukan hanya nilai, tetapi juga kitab yang sudah dikaji, hafalan nadzam, akhlak, dan kehadiran, karena itulah yang dinilai di madrasah diniyah (madin). Format yang baik cukup satu sampai dua halaman: identitas santri, tabel nilai per pelajaran beserta kitabnya, predikat, hafalan, penilaian akhlak, kehadiran, catatan wali kelas atau ustaz, dan keputusan kenaikan tingkat. Di bawah ini ada contoh lengkap untuk tingkat Ula, panduan predikat, dan tips agar rapor mudah dibaca wali santri.
Untuk sisi aplikasinya, blog ini sudah membahas "Aplikasi Rapor Pesantren: Nilai, Hafalan, dan Akhlak" dan "Aplikasi Madrasah Diniyah: Administrasi Madin Rapi". Artikel ini fokus pada format dokumen rapornya.
| Komponen | Isi | Catatan |
|---|---|---|
| Identitas | Nama santri, nomor induk, tingkat dan kelas, semester, tahun ajaran | Tahun hijriah dan masehi bila tradisi pesantren memakainya |
| Nilai pelajaran | Nama pelajaran, kitab yang dikaji, nilai angka, predikat | Kitab disebut agar wali santri tahu yang dipelajari |
| Hafalan | Nama nadzam atau surat, batas hafalan, status | Misalnya bait yang sudah disetorkan |
| Akhlak dan kepribadian | Adab, kerajinan, kerapian, kedisiplinan | Predikat atau deskripsi singkat |
| Kehadiran | Sakit, izin, tanpa keterangan | Dari presensi harian madin |
| Catatan | Pesan wali kelas atau ustaz | Satu sampai tiga kalimat yang spesifik |
| Keputusan | Naik tingkat, tinggal, atau lulus | Untuk semester akhir tahun |
| Pengesahan | Tanda tangan kepala madin, wali kelas, wali santri | Tempat dan tanggal |
Identitas
Nilai pelajaran
| No | Pelajaran | Kitab | Nilai | Predikat |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Al-Qur'an dan Tajwid | Tuhfatul Athfal | 86 | Jayyid jiddan |
| 2 | Tauhid | Aqidatul Awam | 90 | Mumtaz |
| 3 | Fikih | Safinatun Naja | 82 | Jayyid jiddan |
| 4 | Akhlak | Akhlaqul Banin | 88 | Jayyid jiddan |
| 5 | Nahwu | Al-Jurumiyah | 74 | Jayyid |
| 6 | Sharaf | Amtsilah Tashrifiyah | 70 | Jayyid |
| 7 | Hadis | Arba'in Nawawi | 84 | Jayyid jiddan |
| 8 | Tarikh | Khulashah Nurul Yaqin | 80 | Jayyid jiddan |
| 9 | Imla dan Khat | Praktik | 78 | Jayyid |
| Jumlah | 732 | |||
| Rata-rata | 81,3 | Jayyid jiddan |
Hafalan
| Hafalan | Target semester | Capaian | Status |
|---|---|---|---|
| Aqidatul Awam | 57 bait | 57 bait | Tuntas |
| Al-Jurumiyah (nadzam pendukung) | Bab kalam sampai i'rab | Bab kalam | Belum tuntas |
| Surat pendek juz 30 | An-Naba sampai An-Nazi'at | Tuntas | Tuntas |
Akhlak dan kepribadian
| Aspek | Predikat |
|---|---|
| Adab kepada guru | Baik sekali |
| Kerajinan | Baik |
| Kerapian | Baik |
| Kedisiplinan | Baik |
Kehadiran: sakit 2 hari, izin 1 hari, tanpa keterangan 0 hari.
Catatan wali kelas: "Fajar tekun dalam pelajaran tauhid dan hafalannya lancar. Semester depan perlu memperbanyak latihan i'rab dan tashrif bersama musyrif setelah jam madin."
Keputusan: diisi pada semester genap, misalnya "Naik ke kelas 3 Ula".
Nama kitab di contoh ini lazim dipakai di banyak pesantren, tetapi setiap pesantren punya kurikulum sendiri. Sesuaikan dengan kitab yang benar-benar dikaji.
Banyak madin memakai predikat berbahasa Arab. Contoh rentang berikut ilustrasi; tetapkan sendiri dalam rapat dewan asatidz dan tulis di pedoman penilaian.
| Rentang nilai | Predikat | Arti |
|---|---|---|
| 90–100 | Mumtaz | Istimewa |
| 80–89 | Jayyid jiddan | Baik sekali |
| 70–79 | Jayyid | Baik |
| 60–69 | Maqbul | Cukup |
| Di bawah 60 | Rasib | Belum memenuhi |
Cantumkan tabel ini di halaman belakang rapor madrasah diniyah pesantren agar wali santri memahami arti predikat.
Madin di pesantren umumnya menyusun format sendiri sesuai kurikulumnya. Jika madin terdaftar dan mengikuti ketentuan Kementerian Agama setempat, sesuaikan dengan arahan yang berlaku.
Tidak harus. Predikat atau deskripsi singkat sering lebih bermakna untuk aspek akhlak dan kepribadian.
Tulis capaian yang sebenarnya dan targetnya. Kebijakan kenaikan tingkat untuk santri yang belum tuntas hafalan sebaiknya diatur dalam pedoman penilaian.
Sebaiknya terpisah karena kurikulum, penilai, dan kriterianya berbeda. Wali santri tetap bisa menerima keduanya sekaligus.
Bisa, asalkan aksesnya hanya untuk wali santri yang bersangkutan dan pesantren tetap menyimpan arsip resminya.
Rapor madin sering disusun dari catatan yang tercecer: nilai di buku ustaz, hafalan di kartu setoran, presensi di lembar terpisah. Menjelang akhir semester, semuanya disalin ulang dengan tangan.
Basmalah, aplikasi gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ dari ekosistem ASIS, menyatukan presensi belajar dan pengajian, hafalan, progres kitab, serta nilai dan rapor. Wali santri tinggal memindai QR dari pesantren dan masuk dengan nomor HP atau email yang didaftarkan, lalu bisa melihat perkembangan anak, termasuk kesehatan, izin dan kepulangan, tabungan, dan pengumuman. Untuk pesantren yang juga mengelola sekolah formal, ASIS menyediakan e-Rapor, tahfidz, dan asrama dalam satu akun.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.