WAWASAN ASIS

Pustaka ASIS: Perpustakaan Digital Buku BSE dan SIBI

Pustaka ASIS di pustaka.asis.id adalah perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI. Cara memakainya bagi murid, guru, dan pustakawan.

Tim Wawasan ASIS 31 Agt 2026 Mengenal ASIS

Pustaka ASIS adalah perpustakaan digital di pustaka.asis.id yang berisi buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI), bisa dibuka dengan akun ASIS yang sama dengan web asis.id dan ASIS Mobile. Bagi sekolah, artinya murid dan guru punya akses ke buku pelajaran resmi tanpa menunggu cetakan datang dan tanpa biaya tambahan. Artikel ini menjelaskan apa isi Pustaka, mengapa buku pemerintah menjadi pilihan, bagaimana memakainya di kelas, peran pustakawan, dan hal yang perlu dipahami agar harapan sekolah tepat.

Masalah yang dijawab

Di banyak sekolah, kekurangan buku pelajaran masih menjadi cerita lama:

  • buku cetak datang terlambat di awal tahun ajaran,
  • satu buku dipakai bergantian oleh dua atau tiga murid,
  • murid tidak bisa membawa buku pulang karena stok terbatas,
  • guru kesulitan meminta murid membaca bab tertentu di rumah,
  • murid pindahan belum mendapat buku.

Buku pelajaran pemerintah sebenarnya sudah tersedia dalam bentuk digital. Tantangannya, murid dan guru perlu tempat yang mudah dibuka dan tersambung dengan sistem sekolah. Di situlah Pustaka berperan.

Apa itu BSE dan SIBI secara singkat

BSE (Buku Sekolah Elektronik) dan SIBI (Sistem Informasi Perbukuan Indonesia) dikenal sebagai sumber buku pelajaran dari pemerintah dalam bentuk digital. Karena disusun dan diterbitkan pemerintah, buku-buku ini menjadi rujukan yang aman bagi sekolah. Untuk ketentuan perbukuan terbaru dan judul buku yang berlaku untuk kurikulum yang dipakai sekolah, rujuk informasi resmi dari kementerian terkait.

Isi dan cara kerja Pustaka

Aspek Penjelasan
Alamat pustaka.asis.id
Isi Buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI)
Akses Akun ASIS yang sama dengan asis.id dan ASIS Mobile
Pengguna Murid, guru, pustakawan, orang tua yang mendampingi
Biaya Termasuk paket ASIS Rp0

Karena memakai satu akun, murid tidak perlu mendaftar ulang. Guru pun bisa merujuk buku di Pustaka saat memberi tugas online di ASIS.

Cara memakai Pustaka di kelas

Untuk guru

  1. Tugas membaca sebelum kelas. Minta murid membaca bab tertentu di Pustaka, lalu bahas di kelas. Diskusi menjadi lebih hidup karena murid sudah punya bekal.
  2. Rujukan tugas online. Saat memberi tugas lewat ASIS, cantumkan judul buku dan bab yang menjadi rujukan.
  3. Bahan diferensiasi. Murid yang lebih cepat bisa diminta membaca bagian pengayaan; murid yang perlu penguatan membaca ulang bagian dasar.
  4. Persiapan asesmen. Arahkan murid ke bab yang akan diujikan.

Untuk murid

  • Membaca buku pelajaran kapan saja, tanpa menunggu giliran pinjam.
  • Mengulang materi di rumah dengan buku yang sama dengan yang dipakai guru.
  • Menyiapkan diri sebelum ulangan atau CBT.

Untuk orang tua

Orang tua yang mendampingi anak belajar, terutama di jenjang SD, bisa ikut melihat materi yang sedang dipelajari.

Contoh: SMP negeri di daerah kepulauan

SMP negeri fiktif di Kepulauan Riau sering menerima buku cetak terlambat karena pengiriman antar pulau. Di awal semester, guru IPA memakai Pustaka agar murid bisa membaca bab pertama dari ponsel. Murid yang tidak punya ponsel membaca di laboratorium komputer sekolah pada jam istirahat.

Ketika buku cetak tiba, pembelajaran sudah berjalan dua pekan tanpa tertinggal. Guru juga meminta murid membuka Pustaka saat mengerjakan tugas di rumah, sehingga buku cetak bisa tetap disimpan di sekolah untuk dipakai bergantian.

Peran pustakawan sekolah

Perpustakaan digital tidak menggantikan pustakawan. Justru pustakawan menjadi penggerak:

  • Mengenalkan Pustaka saat MPLS atau kunjungan perpustakaan.
  • Membuat daftar baca per jenjang dengan merujuk buku yang ada di Pustaka.
  • Menggabungkan dengan perpustakaan fisik. ASIS juga punya modul perpustakaan untuk mengelola koleksi buku cetak, peminjaman, dan anggota.
  • Mengadakan kegiatan literasi seperti tantangan membaca satu bab per pekan.

Panduan mengelola perpustakaan sekolah secara lebih luas bisa dibaca di "Perpustakaan Digital Sekolah: Buku Pelajaran Gratis di HP" dan "Buku Digital Gratis untuk Sekolah: Legal dan Siap Pakai".

Rencana empat pekan memperkenalkan Pustaka ASIS

Agar Pustaka ASIS tidak berhenti sebagai tautan yang jarang dibuka, perkenalkan secara bertahap:

Pekan Kegiatan Penanggung jawab
1 Demonstrasi singkat di rapat guru: cara membuka dan mencari buku Pustakawan, operator
2 Setiap guru mapel memberi satu tugas membaca dari Pustaka Guru mapel
3 Kunjungan perpustakaan per kelas, murid mencoba membuka buku sendiri Pustakawan, wali kelas
4 Tantangan membaca satu bab dan berbagi ringkasan di kelas Wali kelas

Setelah empat pekan, tanyakan kepada guru dan murid apa yang memudahkan dan apa yang masih menyulitkan. Kendala yang paling sering biasanya soal akses perangkat, dan itu bisa diatasi dengan jadwal pemakaian laboratorium komputer atau pojok baca digital.

Hal yang perlu dipahami dengan jujur

  • Pustaka berisi buku pelajaran pemerintah, bukan katalog semua buku penerbit swasta.
  • Membaca memerlukan perangkat dan koneksi internet.
  • Perpustakaan digital melengkapi, bukan menggantikan, kebiasaan membaca buku fisik dan peran guru.

Daftar cek memulai Pustaka di sekolah

  • Murid dan guru sudah punya akun ASIS.
  • Guru mapel tahu cara merujuk buku di Pustaka saat memberi tugas.
  • Pustakawan menyiapkan daftar baca per jenjang.
  • Ada akses perangkat di sekolah bagi murid yang tidak memiliki ponsel.
  • Pustaka dikenalkan kepada orang tua saat pertemuan wali murid.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Pustaka ASIS berbayar?

Tidak. Pustaka termasuk dalam paket ASIS Rp0 dan bisa dibuka dengan akun ASIS.

Buku apa saja yang ada di Pustaka?

Buku pelajaran pemerintah dari BSE dan SIBI.

Apakah murid perlu mendaftar akun baru?

Tidak. Murid memakai akun ASIS yang sama dengan asis.id dan ASIS Mobile.

Apakah Pustaka bisa dipakai pesantren?

Santri dan ustaz bisa memanfaatkan buku pelajaran pemerintah, terutama di pesantren yang memiliki sekolah formal. Lihat juga "Perpustakaan Digital Pesantren: Buku Pelajaran untuk Santri".

Bagaimana dengan buku cetak di perpustakaan sekolah?

ASIS memiliki modul perpustakaan untuk mengelola koleksi buku cetak, peminjaman, dan anggota.

ASIS: Buku Pelajaran yang Selalu Ada di Tangan Murid

Akar masalah literasi di banyak sekolah bukan murid yang tidak mau membaca, melainkan buku yang tidak tersedia saat dibutuhkan. Buku terlambat datang, dipakai bergantian, atau tertinggal di sekolah.

ASIS menghadirkan Pustaka ASIS sebagai bagian dari empat aplikasi dalam satu akun: buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI yang bisa dibuka kapan saja, tersambung dengan tugas online dan perangkat ajar di asis.id, serta dilengkapi modul perpustakaan untuk koleksi buku cetak. Data dicatat sekali, dan murid cukup memakai satu akun untuk belajar.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Buka Pustaka atau mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.