WAWASAN ASIS

Prota dan Promes: Contoh Format dan Cara Menyusunnya

Panduan prota dan promes untuk guru: beda keduanya, contoh format terisi, cara menghitung minggu efektif, dan cara menjaga keduanya tetap selaras.

Tim Wawasan ASIS 08 Sep 2026 Administrasi Sekolah

Prota dan promes adalah dua dokumen perencanaan yang saling terkait: prota (program tahunan) memetakan materi atau tujuan pembelajaran selama satu tahun ajaran, sedangkan promes (program semester) merinci peta itu per minggu dalam satu semester. Guru yang menyusun prota dan promes secara berurutan akan punya pegangan yang jelas kapan sebuah materi diajarkan, kapan asesmen dilakukan, dan berapa jam pelajaran yang tersisa. Artikel ini membahas perbedaan keduanya, contoh format yang sudah terisi, cara menghitung minggu efektif, dan kesalahan yang sering membuat keduanya tidak nyambung.

Beda keduanya dalam satu tabel

Banyak guru menyusun dua dokumen ini terpisah, lalu bingung ketika angkanya tidak cocok. Padahal promes seharusnya adalah turunan langsung dari prota.

Aspek Prota Promes
Rentang waktu Satu tahun ajaran Satu semester
Tingkat rincian Per bab, unit, atau tujuan pembelajaran Per minggu dalam bulan
Isi utama Urutan materi dan alokasi JP total Sebaran JP per minggu, jadwal asesmen
Dasar penyusunan ATP, kalender pendidikan Prota, kalender pendidikan, jadwal pelajaran
Kapan disusun Sebelum tahun ajaran dimulai Sebelum tiap semester dimulai

Istilah "promes" dan "prosem" dipakai bergantian di sekolah. Maksudnya sama: program semester. Pembahasan langkah demi langkah untuk masing-masing dokumen juga tersedia di artikel "Cara Menyusun Prota Kurikulum Merdeka Langkah demi Langkah" dan "Cara Menyusun Prosem dari ATP dan Kalender Pendidikan". Artikel ini fokus pada cara menyusun keduanya sebagai satu alur kerja.

Apakah prota dan promes masih diperlukan?

Di Kurikulum Merdeka, dokumen perencanaan inti yang sering disebut adalah ATP dan modul ajar. Prota dan promes tidak selalu disebut dengan nama itu, tetapi fungsinya tetap dibutuhkan: guru harus tahu urutan dan waktu pembelajaran. Banyak sekolah dan madrasah tetap meminta prota dan promes sebagai bagian dari administrasi guru, terutama untuk supervisi dan bukti proses pembelajaran saat akreditasi. Ikuti kebijakan sekolah dan arahan pengawas setempat.

Langkah menyusun keduanya dalam satu alur

1. Siapkan bahan

Kumpulkan empat bahan berikut sebelum mulai:

  • ATP mata pelajaran untuk fase dan kelas yang diampu,
  • kalender pendidikan dari dinas atau Kanwil Kemenag tahun berjalan,
  • kalender kegiatan sekolah (pekan asesmen, kegiatan kokurikuler, libur lokal),
  • jumlah JP per minggu sesuai struktur kurikulum sekolah.

2. Hitung minggu efektif

Minggu efektif adalah minggu yang benar-benar dipakai untuk pembelajaran. Caranya: hitung jumlah minggu per bulan, lalu kurangi minggu yang terpakai untuk libur, asesmen sumatif akhir semester, dan kegiatan sekolah yang menghentikan pembelajaran.

Contoh untuk semester ganjil sebuah SMP (angka ilustrasi, sesuaikan dengan kalender daerah Bapak/Ibu):

Bulan Jumlah minggu Tidak efektif Minggu efektif
Juli 3 1 (MPLS) 2
Agustus 5 1 (kegiatan 17 Agustus) 4
September 4 0 4
Oktober 5 1 (asesmen tengah semester) 4
November 4 0 4
Desember 4 3 (asesmen akhir, libur) 1
Jumlah 25 6 19

Jika mata pelajaran IPA mendapat 4 JP per minggu, tersedia 19 x 4 = 76 JP pembelajaran di semester ganjil.

3. Susun prota dari ATP

Bagi tujuan pembelajaran di ATP ke dalam dua semester, lalu beri alokasi JP. Pastikan total alokasi tidak melebihi JP efektif. Sisakan beberapa JP cadangan untuk remedial, pengayaan, atau jam yang hilang karena kegiatan mendadak.

Contoh potongan prota IPA kelas VII:

Semester Unit/Tujuan pembelajaran Alokasi JP
Ganjil Hakikat ilmu sains dan metode ilmiah 12
Ganjil Zat dan perubahannya 20
Ganjil Suhu, kalor, dan pemuaian 20
Ganjil Gerak dan gaya 16
Ganjil Cadangan dan asesmen 8
Genap Klasifikasi makhluk hidup 20
Genap Ekologi dan keanekaragaman hayati 24
Genap Bumi dan tata surya 20

Total semester ganjil 76 JP, sama dengan JP efektif. Inilah titik kunci agar kedua dokumen selaras.

4. Turunkan ke promes

Promes menyebarkan alokasi JP prota ke minggu-minggu efektif. Formatnya biasanya tabel dengan kolom bulan yang dipecah menjadi minggu ke-1 sampai ke-5.

Contoh potongan promes (angka di sel = JP pada minggu itu):

Unit JP Jul M3 Jul M4 Agu M1 Agu M2 Agu M3 Agu M4
Hakikat ilmu sains 12 4 4 4
Zat dan perubahannya 20 4 4 4

Tandai minggu tidak efektif dengan arsiran atau keterangan "libur", "MPLS", atau "asesmen" agar pembaca langsung paham mengapa kolom itu kosong.

5. Cocokkan dengan jadwal pelajaran

Setelah jadwal pelajaran final, cek apakah hari mengajar Bapak/Ibu banyak bertabrakan dengan tanggal merah. Guru yang mengajar di hari Senin, misalnya, sering kehilangan lebih banyak pertemuan. Sesuaikan promes bila perlu.

Variasi untuk jenjang lain

  • SD/MI: guru kelas biasanya menyusun kedua dokumen untuk beberapa mata pelajaran sekaligus. Gunakan satu kalender minggu efektif untuk semua mapel agar konsisten.
  • SMA/SMK/MA: mata pelajaran pilihan dan PKL di SMK memengaruhi minggu efektif. Koordinasikan dengan Wakasek Kurikulum.
  • Madrasah: perhatikan struktur kurikulum madrasah yang mengacu pada KMA 450/2024 beserta perubahannya, terutama untuk mapel PAI dan bahasa Arab.
  • PAUD: istilah yang lebih umum adalah program semester dan rencana mingguan berbasis tema atau topik, bukan per mata pelajaran.

Kesalahan umum

Menyalin prota tahun lalu tanpa cek kalender baru. Tanggal libur dan pekan asesmen berubah setiap tahun, sehingga jumlah minggu efektif ikut berubah.

Total JP promes tidak sama dengan prota. Ini tanda promes disusun terpisah. Selalu jumlahkan kembali.

Tidak ada JP cadangan. Tanpa cadangan, satu kegiatan mendadak membuat jadwal materi bergeser hingga akhir semester.

Dokumen hanya untuk supervisi. Prota dan promes yang baik dipakai setiap minggu sebagai pengingat posisi materi, lalu dicocokkan dengan jurnal mengajar.

Daftar cek sebelum dikumpulkan

  • Kalender pendidikan yang dipakai adalah versi tahun berjalan.
  • Minggu efektif dihitung per bulan dan dijumlahkan.
  • Total JP prota per semester tidak melebihi JP efektif.
  • Total JP promes sama dengan alokasi di prota.
  • Minggu tidak efektif diberi keterangan.
  • Ada JP cadangan untuk remedial, pengayaan, atau kegiatan mendadak.
  • Nama sekolah, mapel, kelas, tahun ajaran, dan tanda tangan lengkap.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mana yang disusun lebih dulu, prota atau promes?

Prota lebih dulu. Promes adalah rincian prota per semester, sehingga alokasi JP-nya harus mengikuti prota.

Apakah prota harus sama dengan guru lain di MGMP?

Boleh memakai acuan MGMP, tetapi minggu efektif dan jadwal pelajaran tiap sekolah berbeda. Sesuaikan dengan kondisi sekolah sendiri.

Bagaimana jika materi tertinggal dari promes?

Catat penyebabnya di jurnal mengajar, lalu pakai JP cadangan atau gabungkan aktivitas yang tujuannya berdekatan. Perbarui promes agar tetap realistis.

Apakah promes perlu memuat jadwal asesmen?

Sebaiknya ya. Mencantumkan rencana asesmen sumatif membantu guru dan murid bersiap, dan memudahkan Wakasek Kurikulum menyusun jadwal ujian.

Berapa JP cadangan yang ideal?

Tidak ada angka baku. Banyak guru menyisakan satu sampai dua minggu pertemuan per semester, disesuaikan dengan padatnya kalender kegiatan sekolah.

ASIS: Prota dan Promes yang Tersambung dengan Kelas Sehari-hari

Masalah utama dokumen perencanaan bukan pada cara membuatnya, tetapi pada dokumen yang berhenti di map. Jadwal berubah, kegiatan mendadak muncul, dan guru tidak lagi tahu posisi materinya dibanding rencana awal.

ASIS membantu guru menjaga rencana tetap hidup. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka di ASIS menyimpan rencana pembelajaran di satu tempat, generator jadwal pelajaran menyusun jadwal tanpa bentrok sehingga perhitungan pertemuan lebih akurat, dan jurnal mengajar guru mencatat apa yang benar-benar diajarkan setiap pertemuan. Dengan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali", catatan itu bisa dipakai Wakasek Kurikulum dan Kepala Sekolah untuk supervisi tanpa meminta berkas ulang.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.