Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh projek bangunlah jiwa raganya bertopik kesehatan mental remaja untuk SMP/SMA: alur kegiatan, dimensi, asesmen, rubrik, dan rambu keamanan.
Projek bangunlah jiwa raganya bertopik kesehatan mental remaja mengajak murid mengenali emosi, memahami stres, mengetahui ke mana mencari dukungan, lalu membuat aksi nyata untuk lingkungan sekolah. "Bangunlah Jiwa dan Raganya" adalah salah satu tema dalam panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebelumnya untuk jenjang SD sampai SMA/SMK. Di bawah ini ada contoh projek enam minggu untuk SMP/SMA yang siap disesuaikan, lengkap dengan dimensi, alur, asesmen, dan rambu keamanan.
Sejak Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, kokurikuler dapat berbentuk pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan/atau cara lain, dengan tema yang dikembangkan sekolah dan arah pada delapan dimensi profil lulusan. Kementerian menegaskan P5 tidak dihapus, sehingga projek bertema seperti ini tetap dapat dijalankan sebagai kegiatan kokurikuler. Sesuaikan istilah dan format dengan panduan kokurikuler terbaru.
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Tema | Bangunlah Jiwa dan Raganya |
| Topik | Kesehatan mental remaja: mengenali dan mengelola emosi |
| Judul projek | "Aku, Emosiku, dan Teman-temanku" |
| Jenjang | SMP kelas 8 (dapat disesuaikan untuk SMA) |
| Durasi | 6 minggu, sekitar 3 jam pelajaran per minggu |
| Fasilitator | Wali kelas, guru BK, guru PJOK atau IPA |
| Produk akhir | Kampanye sekolah: poster, video pendek, atau pojok tenang kelas |
Pilih dua atau tiga dimensi saja agar asesmen fokus. Tabel memakai delapan dimensi profil lulusan terbaru; nama dimensi lama (P5) dicantumkan dalam kurung sebagai jembatan.
| Dimensi profil | Sub-elemen yang relevan | Bentuk perilaku yang diharapkan |
|---|---|---|
| Kemandirian (dulu: Mandiri) | Pemahaman diri dan situasi; regulasi emosi | Murid mampu menamai emosi dan memilih strategi menenangkan diri |
| Kolaborasi (dulu: Bergotong royong) | Kepedulian; berbagi | Murid menunjukkan empati dan menawarkan dukungan kepada teman |
| Penalaran kritis (dulu: Bernalar kritis) | Memperoleh dan memproses informasi | Murid membedakan informasi kesehatan mental yang kredibel dan yang menyesatkan |
Topik kesehatan mental sensitif. Fasilitator wajib memperhatikan:
| Mulai berkembang | Sedang berkembang | Berkembang sesuai harapan | Sangat berkembang |
|---|---|---|---|
| Menyebut emosi dengan bantuan | Menamai emosi sendiri dengan tepat | Menamai emosi dan memilih strategi yang sesuai | Menerapkan strategi secara konsisten dan membantu teman mengenali emosinya |
| Mulai berkembang | Sedang berkembang | Berkembang sesuai harapan | Sangat berkembang |
|---|---|---|---|
| Menyadari perasaan teman ketika diingatkan | Menunjukkan empati dalam bermain peran | Menawarkan dukungan secara tepat | Mengajak teman lain peduli dan menunjukkan jalur bantuan |
Kesehatan mental remaja tidak berhenti di gerbang sekolah. Kirim pemberitahuan singkat kepada orang tua di awal projek: tujuan, jadwal kegiatan, dan ajakan untuk bertanya kepada anak tentang apa yang dipelajari setiap pekan. Undang orang tua ke gelar karya di minggu keenam. Bila memungkinkan, adakan sesi singkat bersama guru BK tentang cara mendengarkan anak remaja tanpa langsung menasihati.
Tidak. Tema ini mencakup kesehatan fisik dan mental, sehingga topik seperti mengelola emosi, pola tidur, atau antiperundungan sangat relevan.
Dengarkan dengan tenang, jangan berjanji merahasiakan jika menyangkut keselamatan, lalu rujuk ke guru BK sesuai prosedur sekolah.
Sangat disarankan, terutama untuk menyusun materi, meninjau kampanye, dan menangani rujukan.
Tuliskan deskripsi perkembangan per dimensi yang dinilai, berdasarkan rubrik dan catatan observasi.
Projek bertema kesehatan mental sering menghasilkan dua hal penting: catatan perkembangan murid dan sinyal awal murid yang perlu dukungan. Sayangnya, keduanya mudah tercecer di kertas refleksi, catatan fasilitator, dan ingatan wali kelas. Saat rapor disusun, deskripsi projek ditulis ulang dari nol, dan sinyal awal itu tidak sampai ke guru BK.
ASIS memegang prinsip "data dicatat sekali, dipakai berkali-kali". Catatan penilaian projek tersimpan di ASIS sehingga bisa dipakai lagi saat menyusun e-Rapor Kurikulum Merdeka. Profil murid yang utuh menyimpan catatan perkembangan, dan layanan BK membantu mencatat rujukan serta tindak lanjut dengan hak akses yang terbatas pada peran yang berwenang. Modul UKS mencatat keluhan kesehatan, dan kabar ke orang tua dikirim lewat notifikasi aplikasi. Untuk materi pendukung, fasilitator bisa memakai buku pelajaran pemerintah di Pustaka serta aktivitas interaktif di Studio.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Sumber: Guru Inovatif, Mengenal Tema Projek Profil Pelajar Pancasila; Antara, Kemendikdasmen tegaskan tidak hapus P5; detikEdu, Permendikdasmen 13 Tahun 2025
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.