Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara menyusun program pengembangan kompetensi guru di sekolah: data kebutuhan, bentuk kegiatan, jadwal setahun, anggaran, dan cara mengukur dampaknya.
Program pengembangan kompetensi guru di sekolah sebaiknya disusun dari masalah nyata di kelas, bukan dari daftar pelatihan yang kebetulan tersedia. Langkahnya sederhana: petakan kebutuhan guru dengan data, pilih bentuk kegiatan yang paling cocok, jadwalkan selama satu tahun, siapkan anggaran, lalu ukur apakah praktik mengajar benar-benar berubah. Artikel ini memberi kerangka yang bisa dipakai kepala sekolah, lengkap dengan contoh program untuk sekolah kecil dan menengah.
Untuk menyusun indikator penilaian kinerja guru, Bapak/Ibu bisa membaca "Indikator Kinerja Guru: Contoh Terukur per Kompetensi". Artikel ini membahas sisi pengembangannya.
Pelatihan dari luar tetap berguna, tetapi sering bersifat umum. Guru pulang dengan materi bagus, lalu tidak ada tindak lanjut di sekolah. Program internal menjawab masalah ini karena:
Beban kerja guru kini diatur Permendikdasmen 11/2025, dengan tatap muka 24–40 JP per minggu. Artinya, waktu belajar guru harus dirancang hemat dan menyatu dengan pekerjaan, bukan menambah rapat yang panjang.
Kumpulkan tiga jenis data.
Data hasil belajar murid. Rapor Pendidikan, hasil asesmen sekolah, dan nilai rapor menunjukkan di mana murid paling kesulitan. Misalnya, pemahaman bacaan kelas atas rendah, atau banyak murid SMP belum menguasai pecahan.
Data observasi kelas. Catatan supervisi dan kunjungan kelas menunjukkan pola praktik, misalnya guru jarang memberi pertanyaan terbuka atau asesmen formatif belum dipakai untuk menyesuaikan pembelajaran.
Data dari guru sendiri. Survei singkat: "Kompetensi apa yang paling ingin Bapak/Ibu tingkatkan tahun ini?" Jawaban guru penting agar program tidak terasa dipaksakan.
Gabungkan ketiganya dalam tabel prioritas.
| Masalah di kelas | Kompetensi guru yang terkait | Jumlah guru | Prioritas |
|---|---|---|---|
| Pemahaman bacaan kelas 4–6 rendah | Strategi membaca pemahaman | 6 | Tinggi |
| Asesmen formatif jarang ditindaklanjuti | Asesmen untuk pembelajaran | 14 | Tinggi |
| Murid pasif saat diskusi | Teknik bertanya dan diskusi | 10 | Sedang |
| Pemanfaatan perangkat digital terbatas | Pemanfaatan digital dalam pembelajaran | 8 | Sedang |
Pilih dua atau tiga prioritas saja per tahun. Program yang mencoba memperbaiki semuanya biasanya tidak memperbaiki apa pun.
| Bentuk | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|
| Komunitas belajar (kombel) | Topik yang butuh praktik berulang | Pertemuan rutin 60–90 menit |
| Lesson study atau observasi sejawat | Teknik mengajar spesifik | Satu guru mengajar, rekan mengamati murid |
| Pelatihan internal | Pengetahuan baru yang belum dikuasai | Narasumber guru sendiri atau pengawas |
| Kursus daring | Belajar mandiri sesuai waktu guru | Perlu tindak lanjut di kombel |
| Magang atau kunjungan sekolah lain | Melihat praktik baik langsung | Butuh izin dan biaya perjalanan |
| Pendampingan individu | Guru baru atau guru yang butuh dukungan khusus | Dipasangkan dengan mentor |
Kombinasi yang efektif biasanya: satu pelatihan pembuka, diikuti kombel rutin dan observasi sejawat untuk mempraktikkan materi.
Contoh program pengembangan kompetensi guru di sebuah SD negeri di Kabupaten Sleman dengan 16 guru, prioritas asesmen formatif dan membaca pemahaman:
| Waktu | Kegiatan | Pelaksana |
|---|---|---|
| Juli (pekan persiapan) | Pelatihan internal asesmen formatif, 1 hari | Wakasek kurikulum dan pengawas |
| Agustus–Oktober | Kombel dua pekan sekali, membahas contoh tiket keluar dan umpan balik | Ketua kombel |
| September | Observasi sejawat putaran 1 | Pasangan guru |
| November | Berbagi praktik baik di rapat dewan guru | Tiga guru terpilih |
| Januari | Pelatihan strategi membaca pemahaman | Guru kelas 5 yang pernah ikut pelatihan luar |
| Februari–April | Kombel membaca pemahaman, uji coba di kelas 4–6 | Ketua kombel |
| Maret | Observasi sejawat putaran 2 | Pasangan guru |
| Juni | Refleksi program dan rencana tahun depan | Kepala sekolah |
Masukkan jadwal ini ke kalender sekolah sejak awal tahun agar tidak tergeser kegiatan lain.
Sebagian besar kegiatan internal hampir tanpa biaya. Pos yang biasanya perlu disiapkan:
Pengembangan profesi guru termasuk komponen yang dapat dibiayai dana BOSP sesuai juknis yang berlaku. Masukkan ke RKAS dengan rincian jelas, dan rujuk Juknis BOSP 2026 untuk batasannya.
Daftar hadir pelatihan bukan ukuran keberhasilan program pengembangan kompetensi guru. Ukuran yang lebih bermakna:
Tulis hasilnya dalam laporan singkat dua halaman. Laporan ini berguna untuk perencanaan tahun berikutnya dan sebagai bukti akreditasi.
Kepala sekolah bertanggung jawab, biasanya bersama wakasek kurikulum dan perwakilan guru. Melibatkan guru sejak awal membuat program lebih diterima.
Dua pekan sekali atau sebulan sekali sudah cukup bila setiap pertemuan fokus pada praktik dan ada tugas uji coba di antara pertemuan.
Bisa. Kombel bisa digabung dengan sekolah tetangga dalam satu gugus, dan observasi sejawat tetap berjalan meski hanya tiga pasang guru.
Mulai dari kebutuhan mereka sendiri dan beri peran, misalnya sebagai pengamat atau pembagi pengalaman. Pengakuan atas praktik baik lebih efektif daripada kewajiban.
Bisa, asalkan ada tindak lanjut di sekolah, misalnya guru menerapkan materi di kelas lalu membagikannya di kombel.
Program pengembangan guru sering salah sasaran karena kepala sekolah tidak punya data yang mudah dibaca: hasil asesmen tersebar di file guru, catatan supervisi di buku, dan jurnal mengajar tidak pernah direkap.
ASIS mencatat nilai, jurnal mengajar, dan presensi dalam satu akun, sehingga pola kesulitan murid bisa dilihat per kelas dan per mapel. Dashboard Goal membantu menetapkan target per peran, misalnya target penggunaan asesmen formatif, lalu memantaunya sepanjang tahun. Akademi ASIS menyediakan kursus daring untuk guru, dan forum menjadi ruang berbagi praktik antarsekolah.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.