Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara menyusun program BK sekolah berbasis kebutuhan murid: asesmen awal, program tahunan dan semester, layanan klasikal, dan pencatatannya di ASIS.
Program BK sekolah adalah rencana layanan bimbingan dan konseling selama satu tahun pelajaran, disusun berdasarkan kebutuhan nyata murid. Program yang baik menjawab pertanyaan sederhana: masalah apa yang paling banyak dialami murid kami, layanan apa yang akan diberikan, kapan, kepada siapa, dan bagaimana kami tahu layanan itu berhasil. Sayangnya, di banyak sekolah program BK masih berupa dokumen salinan tahun lalu yang disusun untuk memenuhi administrasi. Artikel ini membahas cara menyusun program layanan BK yang berbasis data, alur umumnya di ASIS, kesalahan yang sering terjadi, dan cara manual bagi sekolah tanpa aplikasi.
Seorang guru BK baru di SMP menemukan program tahunan BK di folder komputer. Isinya rapi, tetapi tahun dan nama sekolahnya masih milik sekolah lain. Topik layanan klasikal tidak berubah selama lima tahun, padahal masalah murid sudah bergeser, misalnya dari kenakalan di jalan menjadi kecanduan gawai dan perundungan daring.
Program yang tidak berbasis kebutuhan membuat layanan BK terasa jauh dari murid. Jam klasikal diisi topik umum, sementara masalah yang sebenarnya tidak tersentuh.
Beban kerja guru BK juga perlu diperhatikan. Permendikdasmen 11/2025 menetapkan guru BK melayani minimal 5 rombel per tahun, tidak lagi dihitung 150 murid.
| Tahap | Kegiatan | Hasil |
|---|---|---|
| Asesmen kebutuhan | Angket kebutuhan, data presensi, catatan wali kelas | Peta masalah murid |
| Prioritas | Memilih bidang dan topik paling mendesak | Daftar prioritas |
| Perumusan tujuan | Apa yang diharapkan berubah | Tujuan layanan |
| Rencana layanan | Klasikal, kelompok, individu, konsultasi, kolaborasi | Program tahunan dan semester |
| Pelaksanaan | Layanan sesuai jadwal | Catatan layanan |
| Evaluasi | Membandingkan hasil dengan tujuan | Bahan program tahun berikutnya |
Asesmen kebutuhan bisa memakai angket yang sudah lazim di dunia BK, ditambah data sekolah yang tersedia seperti presensi, catatan pelanggaran, dan catatan perkembangan dari wali kelas.
Materi Panduan ASIS "Cara Menyusun Program Layanan BK Sekolah" berangkat dari kebutuhan nyata murid, bukan sekadar daftar kegiatan. ASIS menyediakan program, instrumen kebutuhan, dan catatan layanan dalam satu tempat.
Siapkan kalender sekolah, hasil asesmen kebutuhan murid, kapasitas guru BK, dan kebijakan layanan sekolah.
Setiap program BK sekolah memiliki dasar kebutuhan, jadwal, penanggung jawab, dan cara menilai hasilnya.
Bila rencana tidak selaras dengan layanan yang tercatat, periksa periode dan sasarannya sebelum menggandakan program.
Langkah lengkap: Cara Menyusun Program Layanan BK Sekolah
Misalkan angket kebutuhan kelas VIII menunjukkan banyak murid mengaku sulit mengatur waktu belajar, sementara rekap presensi memperlihatkan keterlambatan meningkat di semester genap. Dua temuan ini cukup kuat untuk memprioritaskan topik manajemen waktu dan kebiasaan tidur di layanan klasikal kelas VIII, dibanding topik umum yang tidak didukung data.
| Bulan | Topik | Jenis layanan | Sasaran |
|---|---|---|---|
| Agustus | Mengenal diri dan gaya belajar | Klasikal | Kelas VII |
| September | Mengatur waktu dan kebiasaan tidur | Klasikal | Kelas VIII |
| Oktober | Pertemanan sehat dan perundungan daring | Klasikal dan kelompok | Kelas VII dan VIII |
| November | Persiapan memilih sekolah lanjutan | Klasikal dan konsultasi orang tua | Kelas IX |
Di awal tahun ajaran, setelah asesmen kebutuhan murid. Program bisa disesuaikan di awal semester genap berdasarkan evaluasi semester ganjil.
Umumnya mencakup bidang pribadi, sosial, belajar, dan karier. Rujuk pedoman BK yang berlaku untuk rincian terbaru.
Layanan tetap bisa diberikan lewat kolaborasi dengan wali kelas, layanan kelompok, dan konsultasi. Catat semuanya agar terlihat dalam evaluasi.
Ya, sebaiknya ditandatangani Kepala Sekolah agar menjadi bagian dari program sekolah dan mendapat dukungan waktu serta anggaran.
Program memuat topik dan jadwal, sedangkan RPL bimbingan klasikal adalah rencana rinci untuk satu pertemuan. Pembahasan RPL ada di artikel tersendiri.
Akar masalah program BK yang tidak terpakai adalah dokumen yang disusun tanpa data dan tidak pernah dicek pelaksanaannya. Guru BK bekerja keras, tetapi kerjanya tidak terlihat dalam laporan.
Layanan BK di ASIS membantu guru BK menyusun program, menjadwalkan layanan klasikal, dan mencatat pelaksanaan dalam satu tempat. Data pendukung seperti rekap presensi, catatan pelanggaran, dan profil murid tersedia di sistem yang sama, sehingga prioritas layanan bisa disusun berdasarkan kenyataan.
ASIS gratis untuk semua sekolah. Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.