Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Presensi pelajar tidak hanya hadir di kelas: cara mencatat dispensasi lomba, izin, kegiatan luar sekolah, ekstrakurikuler, dan presensi per mata pelajaran.
Presensi pelajar adalah catatan kehadiran setiap pelajar dalam kegiatan belajar, baik di kelas maupun di luar kelas. Bagian yang paling sering bermasalah bukan presensi harian biasa, melainkan situasi di luar pola: pelajar yang dispensasi karena lomba, mengikuti kegiatan di luar sekolah, izin keluarga, atau hadir di pagi hari tetapi tidak masuk di jam pelajaran tertentu. Tanpa aturan yang jelas, pelajar yang sedang mewakili sekolah bisa tercatat "alpa". Artikel ini membahas kode kehadiran yang disarankan, cara mencatat dispensasi dan kegiatan luar kelas, presensi per mapel, serta alur perizinan.
Untuk format rekap dan cara menghitung persentase kehadiran harian, lihat "Presensi Siswa: Format, Cara Hitung, dan Tindak Lanjut". Artikel ini fokus pada kasus-kasus khusus.
Banyak sekolah hanya memakai empat kode: hadir, sakit, izin, dan alpa. Untuk menangani kasus khusus, tambahkan kode dispensasi.
| Kode | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| H | Hadir | Mengikuti pelajaran di kelas |
| D | Dispensasi atau tugas sekolah | Mewakili sekolah dalam lomba, mengikuti kegiatan resmi |
| S | Sakit | Dengan surat dokter atau keterangan orang tua |
| I | Izin | Keperluan keluarga dengan pemberitahuan orang tua |
| A | Tanpa keterangan | Tidak hadir tanpa pemberitahuan |
| T | Terlambat (opsional) | Datang setelah batas waktu |
Kode D penting karena pelajar yang menjalankan tugas sekolah seharusnya tidak dirugikan dalam rekap kehadiran. Kebijakan apakah D dihitung sebagai hadir ditetapkan sekolah dan ditulis di tata tertib.
Alur yang disarankan:
| Nama | Kelas | Kegiatan | Tanggal | Jam | Pembina |
|---|---|---|---|---|---|
| Aulia | XI-2 | Lomba debat kabupaten | 14 November | 07.00–15.00 | Bu Sari |
| Raka | XI-4 | Lomba debat kabupaten | 14 November | 07.00–15.00 | Bu Sari |
| Nadia | X-1 | Paduan suara upacara kabupaten | 17 November | 06.30–10.00 | Pak Hendra |
Daftar ini menjadi dasar guru mapel tidak mencatat pelajar tersebut sebagai alpa.
Beberapa kegiatan membuat pelajar belajar di luar gedung: kunjungan industri, studi lapangan, kegiatan kokurikuler di lingkungan sekitar, atau PKL untuk SMK.
Pastikan izin orang tua untuk kegiatan luar sekolah terdokumentasi.
Presensi harian hanya menunjukkan pelajar datang ke sekolah. Presensi per mapel menunjukkan apakah ia benar-benar mengikuti setiap jam pelajaran.
Mengapa ini penting:
Guru mapel mengisi presensi di awal pelajaran, idealnya bersamaan dengan jurnal mengajar.
| Pelajar | Presensi harian | Presensi Matematika jam 7–8 | Catatan |
|---|---|---|---|
| Dimas | Hadir 20 hari | Hadir 14 dari 20 | Sering ke kantin di jam terakhir |
| Lestari | Hadir 20 hari | Hadir 20 dari 20 | Tidak ada masalah |
Pola seperti milik Dimas tidak akan terlihat bila hanya ada presensi harian. Tindak lanjutnya pun sebaiknya bertahap: guru mapel berbincang dulu dengan pelajar, lalu wali kelas dilibatkan bila pola berlanjut, dan orang tua dihubungi bila ketidakhadiran di jam tertentu sudah berulang lebih dari dua minggu.
Bila sekolah memakai aplikasi, orang tua bisa mengajukan izin langsung dan wali kelas menyetujuinya, sehingga tidak ada surat yang tercecer.
Bergantung kebijakan sekolah. Banyak sekolah menghitungnya sebagai hadir karena pelajar menjalankan tugas resmi. Tuliskan kebijakan ini di tata tertib.
Umumnya Wakasek Kesiswaan atas usulan pembina, dengan sepengetahuan Kepala Sekolah untuk kegiatan besar.
Catat jam pulang dan alasannya. Untuk presensi per mapel, jam pelajaran setelah ia pulang dicatat sesuai keterangan izinnya.
Tidak semua sekolah mewajibkannya, tetapi sangat membantu untuk mendeteksi pola bolos dan memahami keterlibatan pelajar.
Dicatat di tempat PKL dan diverifikasi pembimbing. Presensi berbasis lokasi membantu memastikan kehadiran di tempat yang benar.
Akar masalah presensi untuk kasus khusus adalah informasi yang tidak sampai: pembina tahu pelajarnya lomba, tetapi guru mapel tidak; orang tua mengirim izin, tetapi rekap tidak berubah. Akibatnya pelajar dirugikan dan wali kelas sibuk mengoreksi.
ASIS menyediakan presensi harian lewat pindai QR atau pengenalan wajah, presensi per mapel bersama jurnal mengajar, presensi GPS, serta presensi kegiatan murid untuk agenda dan ekstrakurikuler. Orang tua dapat melihat kehadiran dan perizinan anak dari aplikasi, dan rekap presensi siap dibaca wali kelas kapan saja.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data sekolah tidak dijual. Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS, tersedia untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.