Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara membuat pojok baca kelas yang menarik dengan biaya minim: lokasi, perabot dari barang bekas, sumber buku gratis, aturan pinjam, dan aktivitas harian.
Pojok baca kelas yang menarik tidak ditentukan oleh rak mahal atau karpet baru, tetapi oleh tiga hal: buku yang sesuai minat dan kemampuan murid, tempat yang nyaman dan mudah dijangkau, serta kebiasaan membaca yang dijalankan setiap hari. Dengan barang bekas, buku sumbangan, dan sedikit kreativitas, sebuah kelas bisa memiliki pojok baca dengan biaya di bawah Rp300 ribu. Panduan ini menjelaskan langkahnya dari memilih sudut sampai menjaga agar pojok baca tetap hidup sepanjang tahun, lengkap dengan contoh anggaran dan variasi per jenjang.
Perpustakaan sekolah penting, tetapi sering hanya dikunjungi sesekali sesuai jadwal. Pojok baca kelas mendekatkan buku ke murid setiap hari. Murid yang selesai mengerjakan tugas lebih cepat bisa langsung mengambil buku. Guru bisa memulai pelajaran dengan membaca 10 menit tanpa harus berpindah ruang.
Selain itu, pojok baca adalah ruang milik kelas. Murid ikut menata, merawat, dan mengusulkan buku, sehingga rasa memilikinya lebih kuat.
Kriteria sudut yang baik:
Bila kelas sempit, pojok baca bisa berupa dinding saja: rak gantung atau kantong kain di dinding, dengan murid membaca di bangkunya masing-masing.
| Kebutuhan | Pilihan murah | Catatan |
|---|---|---|
| Rak buku | Peti kayu bekas buah, krat plastik, kardus tebal dilapisi kertas sampul | Susun menghadap depan agar sampul terlihat |
| Rak gantung | Kantong kain dari celana jin bekas, talang air PVC dibelah | Cocok untuk buku tipis bergambar |
| Alas duduk | Karpet bekas, tikar pandan, bantal dari kain perca | Cuci atau jemur rutin |
| Penanda | Karton bekas, spidol warna | Untuk label kategori dan nama pojok |
| Hiasan | Karya murid, gambar tokoh buku | Ganti setiap tema |
Melibatkan orang tua sering mempercepat. Banyak orang tua bersedia menyumbang peti kayu, karpet layak pakai, atau tenaga untuk mengamplas rak.
Sumber buku yang bisa dicoba:
Tidak perlu banyak di awal. Tiga puluh buku yang tepat lebih baik daripada seratus buku yang tidak sesuai usia.
Kesalahan yang sering terjadi: rak penuh buku, tetapi isinya terlalu sulit atau tidak menarik bagi murid.
| Jenjang | Jenis buku yang disarankan |
|---|---|
| SD kelas awal | Buku bergambar, teks pendek, huruf besar, cerita berulang |
| SD kelas atas | Cerita bergambar lebih panjang, ensiklopedia anak, komik edukatif, cerita rakyat |
| SMP | Novel remaja, biografi, buku sains populer, majalah, kumpulan cerpen |
Pakai label warna sederhana untuk tingkat kesulitan, misalnya hijau untuk mudah, kuning untuk sedang, dan biru untuk menantang. Murid belajar memilih buku yang pas tanpa merasa dinilai. Rekomendasi bacaan kelas awal ada di artikel buku bacaan kelas awal SD.
Aturan yang disusun bersama lebih mudah ditaati. Contoh:
Tetapkan petugas pojok baca secara bergiliran setiap minggu. Tugasnya merapikan rak, mencatat peminjaman, dan melaporkan buku yang rusak.
Pojok baca yang paling indah pun akan berdebu bila tidak dipakai. Beberapa kegiatan yang mudah:
Pojok baca yang dirancang guru sendirian sering terlihat rapi tetapi kurang dipakai. Ajak murid berdiskusi di minggu pertama: nama apa yang cocok untuk pojok baca, buku apa yang ingin mereka baca, dan aturan apa yang adil. Murid kelas atas bisa membuat papan nama dan label rak, sedangkan murid kelas awal bisa menghias dengan gambar tokoh favorit. Proses ini sekaligus menjadi kegiatan berbahasa dan bekerja sama. Hasilnya, murid merasa pojok itu milik mereka dan ikut menjaganya.
| Pos | Perkiraan biaya |
|---|---|
| Cat atau kertas sampul untuk peti kayu | Rp50.000 |
| Tikar atau karpet bekas | Rp0–Rp75.000 |
| Kain perca dan dakron untuk bantal | Rp60.000 |
| Karton, spidol, lem | Rp40.000 |
| Buku pinjam perpustakaan dan sumbangan | Rp0 |
| Buku tulis untuk catatan pinjam | Rp10.000 |
| Total | sekitar Rp160.000–Rp235.000 |
Angka hanya perkiraan dan bisa berbeda di setiap daerah. Bila sekolah memakai dana operasional untuk buku, ikuti ketentuan penggunaan dana yang berlaku.
Pojok baca hanya dipajang untuk penilaian. Buku disegel plastik atau rak dikunci agar tetap rapi. Pojok baca harus dipakai, walau bukunya jadi lusuh.
Koleksi tidak pernah diganti. Murid cepat bosan. Rotasi sebagian buku setiap bulan.
Buku tidak sesuai usia. Buku dewasa sumbangan yang tidak relevan justru membuat rak terlihat penuh tetapi tidak dibaca.
Guru tidak ikut membaca. Murid meniru. Guru yang membaca di depan murid adalah contoh paling kuat.
Tidak ada angka baku. Untuk memulai, 20–30 buku sudah cukup asalkan sesuai usia dan dirotasi secara berkala.
Gunakan dinding atau pintu lemari dengan rak gantung atau kantong kain. Murid membaca di bangku masing-masing.
Catat peminjaman di buku pinjam kelas, tunjuk petugas bergiliran, dan beri tanda kepemilikan kelas di setiap buku.
Perlu, dengan koleksi dan suasana yang sesuai remaja, misalnya novel, majalah, dan buku nonfiksi populer, serta kebebasan memilih bacaan.
Lihat jumlah buku yang dipinjam per bulan, jurnal baca murid, dan perubahan minat membaca yang diamati guru.
Pojok baca kelas sering terhambat dua hal: koleksi buku yang terbatas dan catatan peminjaman yang tercecer di buku tulis yang mudah hilang. Saat sekolah ingin melihat perkembangan literasi, datanya tidak pernah lengkap.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Pustaka menyediakan perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI yang bisa dibaca bersama di kelas. Modul perpustakaan di ASIS membantu mencatat koleksi dan peminjaman, sedangkan Studio menyediakan aktivitas interaktif untuk kegiatan literasi.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.