Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh peraturan kepegawaian yayasan pendidikan: kerangka bab, contoh pasal status pegawai, hak, disiplin, dan langkah menyusun serta mengesahkannya.
Peraturan kepegawaian yayasan adalah aturan tertulis yang mengatur hubungan kerja antara yayasan pendidikan dengan guru dan tenaga kependidikannya: siapa yang termasuk pegawai tetap, bagaimana penerimaan dan masa percobaan, jam kerja, hak penghasilan dan cuti, penilaian kinerja, disiplin, hingga cara berhenti. Peraturan ini melindungi dua pihak sekaligus. Yayasan punya pegangan saat mengambil keputusan, dan pegawai tahu hak serta kewajibannya tanpa bergantung pada kebijakan lisan. Di bawah ini ada kerangka bab, contoh pasal yang bisa diadaptasi, dan langkah menyusunnya.
Catatan: contoh ini bukan nasihat hukum. Rujuk UU Ketenagakerjaan beserta perubahannya, UU Guru dan Dosen, dan peraturan turunannya. Untuk kepastian, konsultasikan draf ke dinas ketenagakerjaan setempat atau konsultan hukum.
Di banyak yayasan, aturan kepegawaian hidup di ingatan pendiri. Selama yayasan kecil dan semua orang saling kenal, ini terasa cukup. Masalah muncul saat:
Selain itu, ketentuan ketenagakerjaan umumnya mewajibkan pemberi kerja dengan jumlah pekerja tertentu (lazimnya minimal 10 orang) memiliki peraturan perusahaan yang disahkan instansi ketenagakerjaan, kecuali sudah ada perjanjian kerja bersama. Bagi yayasan, dokumen inilah yang sering disebut peraturan kepegawaian.
| Bab | Isi pokok |
|---|---|
| I. Ketentuan umum | Definisi istilah, ruang lingkup, unit yang tercakup |
| II. Status pegawai | Pegawai tetap, kontrak, honorer, dan pegawai yang ditugaskan pemerintah |
| III. Penerimaan dan penempatan | Rekrutmen, syarat, masa percobaan, penempatan antarunit |
| IV. Hari dan jam kerja | Jam kerja guru dan tenaga kependidikan, lembur, tugas di luar jam |
| V. Penghasilan dan kesejahteraan | Gaji pokok, tunjangan, honor tugas tambahan, jaminan sosial |
| VI. Cuti dan izin | Cuti tahunan, sakit, melahirkan, ibadah, alasan penting |
| VII. Pengembangan dan penilaian kinerja | Pelatihan, penilaian tahunan, kenaikan jenjang |
| VIII. Kewajiban dan larangan | Kode etik, kerahasiaan data murid, konflik kepentingan |
| IX. Disiplin dan sanksi | Jenis pelanggaran, tahapan sanksi, hak membela diri |
| X. Berakhirnya hubungan kerja | Mengundurkan diri, berakhirnya kontrak, pemberhentian, pensiun |
| XI. Penyelesaian perselisihan | Musyawarah, mediasi, jalur sesuai ketentuan |
| XII. Penutup | Masa berlaku, perubahan, pengesahan |
Contoh di bawah memakai nama fiktif "Yayasan Pendidikan Cahaya Ilmu". Sesuaikan angka dan isinya dengan kondisi yayasan.
Pasal 4
Pasal 8
Pasal 12
Pasal 15
Pasal 30
Menyalin peraturan perusahaan lain mentah-mentah. Sekolah punya ritme kerja khas, misalnya libur semester dan tugas di luar jam pelajaran, yang tidak ada di perusahaan biasa.
Tidak membedakan guru dan tenaga kependidikan. Jam kerja, beban, dan penilaian keduanya berbeda.
Status kontrak tidak jelas. Guru yang bertahun-tahun dikontrak ulang tanpa kejelasan berisiko menimbulkan sengketa.
Sanksi tanpa catatan. Pemberhentian tanpa riwayat teguran tertulis sulit dipertahankan bila terjadi perselisihan.
Lupa soal data pribadi. Cantumkan kewajiban menjaga kerahasiaan data murid dan orang tua.
Ketentuan ketenagakerjaan umumnya mewajibkan peraturan perusahaan bagi pemberi kerja dengan jumlah pekerja tertentu. Walaupun yayasan masih kecil, aturan tertulis tetap sangat dianjurkan untuk mencegah perselisihan.
Mereka tetap tunduk pada peraturan kepegawaian negara. Peraturan yayasan dapat berlaku untuk hal teknis di sekolah sepanjang tidak bertentangan.
Pengurus Yayasan sesuai kewenangan dalam anggaran dasar, biasanya Ketua Yayasan. Pengesahan instansi ketenagakerjaan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Tinjau setidaknya setiap dua tahun, atau segera bila ada perubahan undang-undang, perubahan struktur yayasan, atau kasus yang menunjukkan aturan belum memadai.
Boleh mencantumkan prinsip dan komponennya. Tabel nominal sebaiknya ditetapkan dalam keputusan terpisah yang diperbarui setiap tahun agar peraturan utama tidak sering berubah.
Peraturan kepegawaian yayasan sering berhenti di lemari arsip. Akar masalahnya: data yang menjadi dasar aturan itu, seperti kehadiran, tugas tambahan, cuti, dan riwayat SK, tercatat terpisah di setiap unit, sehingga yayasan sulit menerapkan aturan secara adil dan konsisten.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Presensi pegawai lewat pindai QR atau pengenalan wajah, surat dan SK, serta modul penggajian ada dalam satu sistem, sehingga rekap kehadiran bisa langsung menjadi bahan perhitungan honor. Ruang Yayasan memberi pengurus gambaran lintas unit tanpa harus meminta laporan satu per satu, dan setiap peran hanya melihat data yang ia perlukan. Bacaan terkait: aplikasi gaji guru.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.