Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Pendidikan kesetaraan untuk atlet, santri, dan anak yang bekerja: cara kerja Paket A, B, C, memilih PKBM, mengatur jadwal, dan hal yang perlu dicek.
Pendidikan kesetaraan untuk atlet, santri, dan anak yang sudah bekerja adalah jalur resmi agar mereka tetap memperoleh ijazah setara SD, SMP, atau SMA tanpa harus hadir di sekolah setiap hari. Melalui program Paket A, B, dan C yang diselenggarakan PKBM atau SKB, anak bisa menyesuaikan jadwal belajar dengan latihan, pertandingan, kegiatan pondok, atau pekerjaan. Bagi orang tua, pertanyaan utamanya biasanya: apakah ijazahnya diakui, bagaimana cara belajarnya, dan bagaimana memilih lembaga yang tepat. Artikel ini menjawab ketiganya dengan fokus pada pendidikan kesetaraan untuk atlet dan anak dengan jadwal padat lainnya.
Pendidikan kesetaraan bukan "jalan pintas", melainkan jalur yang sah dengan bentuk belajar berbeda. Jalur ini cocok untuk:
Ijazah Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA. Lulusan pendidikan kesetaraan memiliki hak yang sama untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, termasuk mendaftar perguruan tinggi, dan melamar pekerjaan, sesuai ketentuan yang berlaku. Beberapa perguruan tinggi atau instansi mungkin memiliki persyaratan tambahan, jadi periksa syarat tujuan anak sejak awal. Baca juga ijazah Paket C untuk kuliah dan kerja.
Pendidikan kesetaraan memakai kombinasi tiga bentuk belajar:
| Bentuk | Penjelasan | Contoh bagi atlet |
|---|---|---|
| Tatap muka | Belajar bersama tutor di PKBM | Dua kali sepekan di sore hari setelah latihan |
| Tutorial | Bimbingan tutor untuk materi tertentu, bisa daring | Sesi daring saat pemusatan latihan |
| Mandiri | Belajar sendiri dengan modul dan tugas | Membaca modul di perjalanan ke pertandingan |
Proporsi tiap bentuk diatur penyelenggara sesuai ketentuan. Penjelasan lengkap ada di tatap muka, tutorial, dan mandiri di PKBM.
Kurikulum kesetaraan mengacu pada Kurikulum Merdeka yang disesuaikan, termasuk muatan pemberdayaan dan keterampilan. Penilaian dilakukan oleh tutor, dan kelulusan mengikuti ketentuan ujian pendidikan kesetaraan yang berlaku.
Tidak semua PKBM sama kualitasnya. Gunakan daftar cek berikut sebelum mendaftar:
Waspadai lembaga yang menjanjikan ijazah cepat tanpa proses belajar. Ijazah yang tidak melalui prosedur resmi berisiko bermasalah di kemudian hari.
Anak dengan jadwal padat sering kelelahan. Bantu dengan target kecil yang jelas, misalnya satu bab per pekan, dan waktu belajar tetap.
Pendidikan kesetaraan bisa terasa sepi. Dorong anak ikut kegiatan kelompok di PKBM atau komunitas olahraganya.
Anak yang lama tidak belajar formal mungkin tertinggal. Minta PKBM melakukan asesmen awal dan menyiapkan program penguatan.
Libatkan pelatih atau pengasuh pondok dalam menyusun jadwal. Mereka yang paling tahu kapan anak punya waktu luang.
Atlet yang tergabung dalam klub atau pemusatan latihan daerah sering punya jadwal yang ditentukan pihak lain. Ajak pelatih, manajer klub, dan PKBM duduk bersama di awal tahun untuk memetakan kalender pertandingan. Dengan kalender itu, PKBM bisa memajukan atau menunda tatap muka, menyiapkan paket tugas sebelum turnamen, dan menjadwalkan asesmen setelah atlet kembali. Sebagian klub bahkan menyediakan ruang belajar di asrama atlet sehingga tutor bisa datang langsung. Pola kemitraan seperti ini membuat pendidikan kesetaraan untuk atlet berjalan tanpa mengorbankan prestasi olahraga maupun akademik.
Hal yang sama berlaku bagi santri dan pekerja muda: libatkan pengasuh pondok atau pemilik usaha agar mereka memahami pentingnya waktu belajar dan ikut menjaganya.
Pendidikan kesetaraan untuk atlet menuntut orang tua lebih aktif dibanding sekolah reguler. Orang tua perlu memantau jadwal, menanyakan kemajuan kepada tutor, dan memastikan administrasi seperti data Dapodik dan pendaftaran ujian berjalan. Simpan semua dokumen: rapor, bukti pendaftaran, dan surat dari PKBM.
Ya, ijazah Paket C setara SMA dan bisa digunakan untuk mendaftar perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. Periksa persyaratan khusus kampus tujuan.
Tergantung kebijakan PKBM dan proporsi tatap muka, tutorial, dan mandiri. Banyak PKBM menyediakan tatap muka satu sampai tiga kali sepekan.
Bisa, jika PKBM bekerja sama dengan pondok atau menyediakan tutorial dan tugas mandiri yang sesuai jadwal pondok.
Periksa NPSN dan izin operasional di data referensi Kemendikdasmen, serta pastikan warga belajar terdaftar di Dapodik.
Umumnya bisa melalui mekanisme mutasi. Konsultasikan dengan PKBM tujuan agar data dan rapor sebelumnya tercatat dengan benar.
Kekhawatiran terbesar orang tua yang memilih pendidikan kesetaraan adalah kurangnya kabar: anak belajar di mana, sudah sampai mana, dan apakah tugasnya dikumpulkan. Di sisi lain, PKBM sering kewalahan mengelola warga belajar dengan jadwal yang berbeda-beda.
ASIS membantu PKBM mengelola data warga belajar, jadwal, presensi, nilai, dan rapor dalam satu sistem, lalu mengirim kabar kepada orang tua lewat notifikasi aplikasi dan surel. Bahan belajar mandiri bisa dilengkapi buku pelajaran pemerintah di Pustaka dan aktivitas interaktif di Studio, yang dapat diakses dari mana saja, termasuk saat anak bertanding di luar kota.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan PKBM, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.