Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara mencatat peminjaman alat laboratorium sekolah dari pengajuan sampai pengembalian: data wajib, pemeriksaan kondisi, contoh format, dan kesalahan umum.
Peminjaman alat laboratorium adalah proses ketika guru, murid, atau unit lain meminjam alat seperti mikroskop, multimeter, neraca, atau alat peraga dari laboratorium, lalu mengembalikannya dalam kondisi yang diperiksa. Tanpa catatan, alat mudah berpindah tangan tanpa jejak: tidak jelas siapa yang terakhir memakai, kapan seharusnya kembali, dan mengapa ada yang rusak. Artikel ini membahas data yang perlu dicatat, alur dari pengajuan hingga pengembalian di ASIS, tips pemeriksaan kondisi, serta cara manual bagi laboratorium yang belum memakai aplikasi.
Laboran atau kepala laboratorium sering mengalami hal ini: menjelang praktikum, satu set mikroskop ternyata kurang dua. Setelah ditelusuri, mikroskop itu dipinjam untuk lomba bulan lalu dan masih tersimpan di ruang guru. Di kesempatan lain, multimeter kembali dengan layar retak, tetapi tidak ada yang tahu kapan retaknya terjadi.
Buku peminjaman tulis tangan memang ada, tetapi sering tidak diisi saat terburu-buru. Kolom pengembalian kosong, tanda tangan tidak lengkap, dan buku itu sendiri kadang hilang.
| Data | Keterangan |
|---|---|
| Peminjam | Nama guru atau murid dan kelas atau unit |
| Keperluan | Praktikum, lomba, kegiatan, penelitian |
| Alat dan jumlah | Sesuai kode inventaris |
| Kondisi saat keluar | Baik, ada catatan tertentu |
| Tanggal dan jam pinjam | Waktu serah terima |
| Tenggat kembali | Tanggal yang disepakati |
| Tanggal kembali | Diisi saat alat dikembalikan |
| Kondisi saat kembali | Baik, rusak, kurang kelengkapan |
| Petugas | Laboran yang menyerahkan dan menerima |
Langkah di bawah mengikuti materi resmi Panduan ASIS. Satu hal yang ditekankan: pinjam dan kembali dicatat pada transaksi yang sama, sehingga jejaknya utuh.
Sebelum memulai. Siapkan daftar alat yang tersedia, jadwal praktik, identitas peminjam, tenggat pengembalian, dan aturan keselamatan laboratorium.
Periksa hasilnya. Alat kembali berstatus tersedia pada waktu yang benar, dan setiap perubahan kondisi punya penanggung jawab.
Jika belum sesuai. Bila alat belum bisa dipinjam, cek apakah alat sedang dipakai di sesi praktik lain atau masih ada peminjaman yang belum ditutup. Selesaikan itu dulu sebelum membuat transaksi baru.
Langkah lengkap: Cara Mencatat Peminjaman dan Pengembalian Alat Laboratorium.
Buka kotak alat di depan peminjam, hitung kelengkapan, dan nyalakan bila alat elektronik. Pemeriksaan bersama mencegah perselisihan saat pengembalian.
Satu set alat sering terdiri dari beberapa bagian. Misalnya mikroskop dengan lensa okuler, lensa objektif, dan penutup debu. Tempel daftar kelengkapan di kotaknya.
Untuk alat mahal atau rapuh, ambil foto saat keluar dan saat kembali.
Misalnya peminjaman untuk praktikum kembali di hari yang sama, untuk lomba maksimal satu minggu. Aturan tertulis memudahkan laboran menagih.
Checklist aturan peminjaman yang sebaiknya disepakati dan ditempel di laboratorium:
Untuk alat dan bahan berbahaya seperti bahan kimia tertentu, ikuti aturan keselamatan laboratorium. Artikel "Keselamatan Kerja Laboratorium IPA dan Tata Tertibnya" membahasnya lebih rinci.
Seorang guru IPA di SMP Negeri 5 Sukabumi akan membawa tim lomba sains ke tingkat kabupaten. Ia membutuhkan dua mikroskop, satu neraca digital, dan satu set alat peraga optik selama tiga hari. Dua minggu sebelumnya, guru mengajukan peminjaman ke laboran dengan keperluan dan tenggat yang jelas.
Laboran memeriksa jadwal sesi praktik dan menemukan kelas 8 juga memakai mikroskop di hari kedua. Solusinya, jadwal praktik kelas 8 digeser ke pekan berikutnya, dan peminjaman dicatat. Saat serah terima, laboran dan guru membuka kotak bersama, mencocokkan daftar kelengkapan, dan memotret lensa mikroskop.
Ketika alat kembali, satu lensa objektif ternyata tergores. Karena kondisi awal terdokumentasi, kerusakan dicatat sebagai laporan kerusakan tanpa perdebatan, dan sekolah memutuskan mengganti lensa dari anggaran pemeliharaan. Peminjaman alat laboratorium yang tercatat rapi membuat semua pihak tenang.
Kelemahan cara manual adalah data peminjaman terpisah dari data inventaris, sehingga kondisi alat harus diperbarui dua kali.
Umumnya boleh dengan izin dan pendampingan guru, terutama untuk proyek atau lomba. Aturannya sebaiknya tertulis di tata tertib laboratorium.
Catat kerusakan pada saat pengembalian, lalu tindak lanjuti sesuai aturan laboratorium. Banyak sekolah membedakan kerusakan karena pemakaian wajar dan karena kelalaian.
Tergantung keperluan. Untuk praktikum biasanya kembali di hari yang sama; untuk lomba atau proyek, sesuai kesepakatan dengan tenggat tertulis.
Perlu. Guru pun meminjam aset sekolah. Pencatatan justru melindungi guru bila terjadi selisih atau kerusakan.
Prinsipnya sama, tetapi alat laboratorium sering berupa set dengan banyak komponen dan sebagian berisiko, sehingga pemeriksaan kelengkapan dan keselamatannya lebih ketat.
Alat laboratorium hilang atau rusak tanpa jejak karena peminjaman dicatat di buku terpisah, kadang tidak dicatat sama sekali. Laboran baru tahu ada kekurangan saat praktikum sudah di depan mata.
ASIS menyatukan inventaris laboratorium, jadwal sesi praktik, dan peminjaman alat dalam modul sarana prasarana dan laboratorium. Kondisi alat saat keluar dan kembali tercatat pada data inventaris yang sama, sehingga laporan kerusakan dan stok opname tidak perlu disusun ulang dari nol.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.