Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan menggelar panen karya gelar karya sekolah: tujuan, susunan acara, peran murid, contoh konsep per jenjang, anggaran hemat, dan refleksi setelah acara.
Panen karya atau gelar karya adalah acara ketika murid menampilkan hasil dan proses belajar mereka kepada warga sekolah, orang tua, dan masyarakat. Acara panen karya gelar karya yang berkesan bukan sekadar pameran barang jadi, melainkan kesempatan murid bercerita tentang apa yang mereka pelajari, kesulitan yang dihadapi, dan perubahan yang mereka rasakan. Sejak Permendikdasmen 13/2025, P5 diganti kegiatan kokurikuler, dan panen karya tetap relevan sebagai puncak kegiatan kokurikuler, proyek lintas mata pelajaran, atau akhir semester. Panduan ini membahas tujuan, susunan acara, pembagian peran, contoh konsep per jenjang, dan cara menjaga anggaran tetap hemat.
Kemitraan pembelajaran adalah salah satu unsur kerangka pembelajaran mendalam, sehingga panen karya menjadi momen yang tepat untuk mewujudkannya.
| Bentuk | Cocok untuk | Contoh |
|---|---|---|
| Pameran stan | Proyek yang menghasilkan produk atau poster | Produk olahan pangan lokal, maket, poster riset |
| Pentas | Proyek seni, bahasa, budaya | Drama, musik tradisional, pembacaan puisi |
| Presentasi kelompok | Proyek penelitian sederhana | Hasil survei sampah di lingkungan sekolah |
| Galeri berjalan | Sekolah dengan ruang terbatas | Karya ditempel di lorong, pengunjung berkeliling |
| Pasar karya | Proyek kewirausahaan | Murid menjual produk hasil proyek |
| Daring | Penyebaran lebih luas | Video dan foto karya di situs sekolah |
Banyak sekolah memadukan dua atau tiga bentuk dalam satu acara.
| Waktu | Kegiatan | Penanggung jawab |
|---|---|---|
| 07.30–08.00 | Registrasi pengunjung, murid bersiap di stan | Panitia murid |
| 08.00–08.30 | Pembukaan: sambutan singkat Kepala Sekolah, penampilan pembuka murid | MC murid |
| 08.30–10.00 | Kunjungan stan, murid menjadi pemandu | Semua kelompok |
| 10.00–10.45 | Pentas atau presentasi terpilih | Koordinator pentas |
| 10.45–11.15 | Sesi cerita: tiga murid berbagi refleksi perjalanan proyek | Guru pendamping |
| 11.15–11.30 | Penutupan dan apresiasi | Panitia |
Batasi sambutan. Panggung utama adalah milik murid.
Panen karya yang berkesan dikelola sebanyak mungkin oleh murid, dengan guru sebagai pendamping.
| Peran murid | Tugas |
|---|---|
| Panitia inti | Menyusun jadwal, denah, dan pembagian tugas |
| Pemandu stan | Menjelaskan karya kepada pengunjung |
| MC | Memandu acara pembukaan dan penutupan |
| Tim dokumentasi | Foto, video, dan wawancara singkat pengunjung |
| Tim penyambut | Registrasi dan mengarahkan pengunjung |
| Tim kebersihan | Memastikan area bersih sebelum dan sesudah acara |
Guru pendamping bertugas memastikan setiap murid mendapat peran, termasuk murid yang pemalu atau berkebutuhan khusus.
SD kelas rendah: "Kebunku, Makananku". Murid menampilkan tanaman yang mereka rawat, gambar proses pertumbuhan, dan menyanyikan lagu tentang makanan sehat. Orang tua diajak mencicipi sayur yang ditanam murid.
SD kelas atas: "Pahlawan Sampah". Murid memamerkan hasil pengelolaan sampah plastik, data timbangan sampah kelas selama sebulan, dan kerajinan dari barang bekas.
SMP: "Rasa Nusantara". Kelompok meneliti satu makanan khas daerah, menampilkan sejarah, resep, kandungan gizi, dan menyajikan sampel. Kegiatan ini memadukan IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Prakarya.
SMA atau SMK: "Solusi untuk Desaku". Kelompok mempresentasikan solusi sederhana untuk masalah di sekitar sekolah, misalnya sistem penampungan air hujan atau aplikasi pencatat jadwal posyandu, lengkap dengan prototipe dan hasil uji coba.
Minta setiap kelompok menyiapkan:
Pengunjung biasanya paling terkesan saat murid jujur bercerita tentang kesulitan.
Gunakan rubrik sederhana untuk menilai komunikasi murid saat menjadi pemandu:
| Kriteria | Indikator |
|---|---|
| Penguasaan isi | Menjelaskan proyek dengan benar dan runtut |
| Komunikasi | Berbicara jelas, menjawab pertanyaan dengan sopan |
| Refleksi | Menyebut pembelajaran dan kesulitan dengan jujur |
| Kerja sama | Berbagi peran dengan anggota kelompok |
Setelah acara, ajak murid menulis refleksi singkat: apa yang membuat bangga, apa yang ingin diperbaiki, dan apa yang mereka pelajari dari pertanyaan pengunjung. Guru juga melakukan refleksi bersama untuk perbaikan panen karya gelar karya berikutnya.
Acara didominasi sambutan. Murid menunggu terlalu lama dan kehilangan semangat.
Hanya karya terbaik yang dipamerkan. Setiap murid perlu punya tempat.
Guru yang menyelesaikan karya. Pengunjung bisa membedakan, dan murid kehilangan rasa memiliki.
Biaya membebani orang tua. Acara mewah tidak sejalan dengan tujuan belajar.
Tanpa refleksi. Acara selesai, pembelajaran berhenti.
Keduanya merujuk pada acara serupa, yaitu menampilkan hasil dan proses belajar murid. Istilahnya bergantung kebiasaan sekolah.
Relevan. Panen karya bisa menjadi puncak kegiatan kokurikuler, proyek lintas mata pelajaran, atau kegiatan akhir semester sesuai rancangan sekolah.
Persiapan acara sekitar dua sampai tiga minggu bila proyeknya sudah berjalan. Yang terpenting adalah proyek murid dikerjakan bertahap sepanjang periode.
Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan. Pilih waktu yang memungkinkan banyak orang tua hadir, misalnya Sabtu pagi.
Gunakan rubrik komunikasi, penguasaan isi, refleksi, dan kerja sama. Penilaian bisa dilakukan guru pendamping saat murid menjadi pemandu stan.
Panen karya sering meninggalkan kenangan tetapi tidak meninggalkan catatan. Foto tersebar di ponsel guru, refleksi murid tersimpan di kertas, dan orang tua yang tidak sempat hadir tidak pernah melihat karya anaknya.
ASIS percaya karya dan perkembangan murid layak dicatat secara utuh. Catatan perkembangan dan refleksi bisa disimpan di profil murid, undangan dan pengumuman acara sampai ke orang tua lewat notifikasi aplikasi dan kotak masuk aplikasi, dan dokumentasi karya bisa dipublikasikan di situs sekolah dengan subdomain gratis. Penilaian kokurikuler kemudian bisa diolah dalam e-Rapor Kurikulum Merdeka sesuai format yang berlaku.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.