Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan guru saat menduga murid korban kekerasan di rumah: tanda yang diwaspadai, cara bertanya aman, alur melapor, dan hal yang tidak boleh dilakukan.
Ketika guru menduga ada murid korban kekerasan di rumah, langkah terpenting adalah tetap tenang, memastikan murid aman saat itu, mendengarkan tanpa menginterogasi, mencatat fakta secara objektif, lalu segera melapor kepada Kepala Sekolah agar ditangani bersama layanan perlindungan anak yang berwenang. Guru tidak bertugas membuktikan kekerasan atau mendatangi pelaku sendirian. Tugas guru adalah mengenali tanda, menjadi orang dewasa yang dipercaya, dan memastikan informasi sampai ke pihak yang tepat. Panduan ini menjelaskan langkahnya secara rinci.
Catatan: penanganan kekerasan di satuan pendidikan kini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang budaya sekolah aman, yang mencabut Permendikbudristek 46/2023. TPPK tidak lagi digunakan; penanganan dilakukan melalui Kepala Sekolah dan kelompok kerja di daerah. Ikuti petunjuk teknis dari dinas pendidikan setempat.
Satu tanda saja belum tentu berarti kekerasan. Yang perlu diperhatikan adalah pola dan perubahan dari kebiasaan murid.
| Kategori | Contoh tanda |
|---|---|
| Fisik | Memar atau luka berulang dengan penjelasan tidak masuk akal, luka di bagian tubuh yang tertutup, sering memakai baju lengan panjang saat cuaca panas |
| Perilaku | Tiba-tiba murung, menarik diri, mudah marah, takut pulang, sering terlambat atau bolos tanpa alasan jelas |
| Belajar | Nilai menurun tajam, sulit konsentrasi, sering tertidur di kelas |
| Pengabaian | Sering lapar, pakaian tidak terurus, sakit tidak diobati, tidak ada yang menjemput |
| Emosional | Sangat takut berbuat salah, sering meminta maaf berlebihan, bercerita atau menggambar tentang kekerasan |
Jika murid terluka, antarkan ke UKS dan berikan pertolongan pertama. Jika murid mengatakan takut pulang, jangan langsung memulangkannya sendirian. Segera beri tahu Kepala Sekolah untuk menentukan langkah darurat bersama pihak berwenang.
Bila murid mulai bercerita, guru berperan sebagai pendengar.
Lakukan:
Jangan lakukan:
Pertanyaan terbuka yang aman, misalnya: "Bisa ceritakan apa yang terjadi?" atau "Ada lagi yang ingin kamu sampaikan?"
Segera setelah percakapan, tulis catatan singkat:
Hindari opini seperti "Orang tuanya pasti kasar." Catatan objektif akan berguna bagi pihak yang menangani. Simpan catatan secara rahasia dan hanya bagikan kepada pihak yang berwenang.
Guru tidak menangani sendirian. Sampaikan laporan kepada Kepala Sekolah dan koordinasikan dengan guru BK. Kepala Sekolah kemudian menentukan langkah berikutnya sesuai mekanisme sekolah aman dan ketentuan yang berlaku, termasuk menghubungi layanan perlindungan anak di daerah, seperti unit layanan perlindungan perempuan dan anak, atau aparat bila ada ancaman serius.
Setelah dilaporkan, peran sekolah belum selesai. Murid membutuhkan lingkungan yang stabil:
Pak Dimas, wali kelas 8 di sebuah SMP (contoh fiktif), memperhatikan Reza sering datang dengan memar di lengan dan menolak ikut pelajaran olahraga. Pak Dimas tidak langsung bertanya di depan kelas. Ia mengajak Reza membantu merapikan buku di perpustakaan, lalu bertanya pelan, "Akhir-akhir ini kamu kelihatan capek. Ada yang ingin kamu ceritakan?" Reza bercerita sedikit. Pak Dimas mendengarkan, mencatat, dan hari itu juga melapor kepada Kepala Sekolah serta guru BK. Sekolah kemudian berkoordinasi dengan layanan perlindungan anak setempat.
Mendengar cerita kekerasan dari seorang anak bisa sangat membebani. Guru mungkin merasa marah, sedih, atau terus memikirkannya di rumah. Itu reaksi yang wajar. Bicarakan perasaan tersebut dengan Kepala Sekolah atau guru BK, tanpa membuka detail kasus kepada orang lain. Sekolah sebaiknya menyediakan ruang berbagi bagi guru yang menangani kasus berat, misalnya pertemuan singkat bersama koordinator BK. Guru yang tenang dan didukung akan lebih mampu mendampingi murid dalam jangka panjang.
Sekolah yang siap biasanya memiliki:
Kesiapan ini membuat penanganan murid korban kekerasan di rumah lebih cepat dan tidak menimbulkan luka baru.
Guru wajib menyampaikan kepada Kepala Sekolah agar sekolah dapat menindaklanjuti sesuai ketentuan perlindungan anak yang berlaku.
Jelaskan dengan lembut bahwa guru tidak bisa merahasiakan hal yang membahayakan keselamatannya, tetapi hanya akan bercerita kepada orang yang bisa membantu.
Keputusan ini diambil Kepala Sekolah bersama pihak berwenang. Bila terduga pelaku adalah orang tua, pemanggilan tanpa pertimbangan dapat membahayakan murid.
Laporan yang dibuat dengan itikad baik dan berdasarkan pengamatan bukan kesalahan. Pemeriksaan lanjutan adalah tugas pihak berwenang.
Hanya pihak yang menangani, seperti Kepala Sekolah, guru BK, dan layanan rujukan. Jaga kerahasiaannya.
Kasus kekerasan sering terlambat terdeteksi karena tanda-tandanya tercatat di tempat berbeda: guru olahraga melihat memar, wali kelas mencatat ketidakhadiran, petugas UKS mencatat kunjungan, tetapi tidak ada yang melihat gambaran utuhnya.
ASIS membantu menyatukan pengamatan itu dalam profil murid yang utuh, dengan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Layanan BK di ASIS memungkinkan guru BK mencatat konseling dan tindak lanjut, sementara presensi dan catatan UKS tersambung di profil yang sama. Karena tiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan, catatan sensitif tidak terbuka untuk semua guru.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Bangun sekolah yang lebih aman di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.