Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh modul ajar PJOK SD materi permainan bola kecil fase B: tujuan, langkah tiga pertemuan, asesmen keterampilan, dan modifikasi alat untuk sekolah.
Modul ajar PJOK SD untuk permainan bola kecil berisi rencana pembelajaran gerak dasar melempar, menangkap, dan memukul bola kecil melalui permainan yang sudah dimodifikasi sesuai usia murid. Contoh di bawah ini disusun untuk fase B (kelas III–IV), tiga pertemuan, lengkap dengan tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, asesmen, dan modifikasi alat untuk sekolah dengan halaman sempit. Bapak/Ibu bisa menyesuaikan alokasi waktu dan permainan dengan kondisi sekolah masing-masing.
Permainan bola kecil seperti kasti, rounders, dan bola bakar menuntut koordinasi mata dan tangan. Murid kelas III–IV masih mengembangkan kemampuan ini, sehingga aturan resmi sering membuat sebagian besar murid hanya menunggu giliran. Modifikasi membuat lebih banyak murid bergerak sekaligus dan peluang berhasil lebih besar.
Prinsip modifikasi yang dipakai dalam contoh ini:
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Satuan pendidikan | SD Negeri Sukamaju 2 |
| Fase/kelas | B/IV |
| Elemen | Keterampilan gerak |
| Materi | Permainan bola kecil (kasti modifikasi) |
| Alokasi waktu | 3 pertemuan x 2 JP (35 menit) |
| Jumlah murid | 28 murid |
| Sarana | Halaman sekolah, 10 bola plastik, 4 pemukul papan, 8 kerucut atau botol bekas berisi pasir |
Setelah tiga pertemuan, murid dapat:
Tujuan nomor 4 sekaligus melatih sportivitas dan kerja sama, dua hal yang sering terlupa dalam pembelajaran PJOK.
Pendahuluan (10 menit)
Inti (50 menit)
Penutup (10 menit)
Inti (50 menit)
Pos memukul bola diam sangat membantu murid yang belum percaya diri. Setelah berhasil tiga kali, murid boleh pindah ke bola lambungan.
Inti (50 menit)
Penutup
Diskusi singkat tentang perilaku sportif yang terlihat selama permainan, lalu guru memberi apresiasi kepada tim yang paling saling mendukung.
Guru mengamati keterampilan selama latihan dan memberi umpan balik langsung. Catat cukup dengan tanda centang pada daftar murid.
| Aspek | Mulai berkembang | Berkembang | Cakap |
|---|---|---|---|
| Lemparan | Arah belum tepat, ayunan lengan pendek | Arah cukup tepat, sesekali melenceng | Arah tepat, ayunan lengan dan langkah kaki selaras |
| Tangkapan | Sering lepas | Tangkap dengan dua tangan, kadang lepas | Tangkap mantap, siap melempar kembali |
| Pukulan | Belum mengenai bola | Mengenai bola, arah belum terkontrol | Mengenai bola dengan arah ke lapangan |
| Sportivitas | Perlu diingatkan | Menaati aturan | Menaati aturan dan menyemangati teman |
Penilaian praktik pada pertemuan ketiga menggunakan rubrik di atas. Hasilnya diolah menjadi nilai capaian tujuan pembelajaran untuk rapor.
Materi bola kecil mudah dikaitkan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, terutama kebiasaan berolahraga. Guru bisa meminta murid mencatat kegiatan bermain aktif di rumah selama sepekan, lalu membahasnya di awal pertemuan berikutnya. Dengan begitu, modul ajar PJOK SD tidak berhenti di lapangan sekolah, tetapi ikut membentuk kebiasaan bergerak di rumah.
Contoh umumnya kasti, rounders, bola bakar, dan permainan lempar tangkap. Untuk SD, permainan sebaiknya dimodifikasi agar aman dan semua murid bergerak.
Tidak harus. Satu modul bisa mencakup beberapa pertemuan selama tujuan pembelajaran dan langkah tiap pertemuan jelas.
Gunakan halaman, lorong lebar, atau ruang kelas yang dikosongkan dengan bola kertas yang ringan. Kurangi jarak dan jumlah pemain per kelompok.
Amati perilaku selama permainan, seperti menaati aturan, menerima kekalahan, dan menyemangati teman. Catat dalam rubrik sederhana atau catatan anekdot.
Bisa, dengan menambah tingkat kesulitan: jarak lebih jauh, aturan kasti lebih lengkap, dan strategi tim.
Guru PJOK sering mengajar banyak rombel sekaligus. Modul ajar tersimpan di laptop, catatan rubrik di kertas yang terlipat di saku, dan nilai praktik baru disalin ke lembar rapor menjelang akhir semester. Di titik itulah data sering hilang atau tertukar.
ASIS membantu guru menyimpan perangkat ajar Kurikulum Merdeka dan mengolah nilai di satu tempat, sehingga hasil asesmen praktik langsung mengalir ke e-Rapor Kurikulum Merdeka tanpa diketik ulang. Untuk referensi materi, guru bisa membuka buku pelajaran pemerintah di Pustaka, dan aktivitas interaktif di Studio dapat dipakai sebagai pengayaan di kelas saat hujan menghalangi kegiatan di lapangan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.