Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh modul ajar PAI SD wudu salat Fase A: tujuan pembelajaran, kegiatan tiga pertemuan, praktik terbimbing, asesmen, rubrik, dan kerja sama dengan orang tua.
Berikut contoh modul ajar PAI SD wudu salat untuk Fase A (kelas 1–2) yang bisa langsung dipakai atau disesuaikan. Modul ini dirancang untuk tiga pertemuan: mengenal bersuci dan air yang suci, praktik wudu terbimbing, lalu mengenal gerakan salat dengan urutan yang benar. Pendekatannya konkret dan menyenangkan: demonstrasi, lagu urutan, kartu gambar, praktik langsung di tempat wudu, serta pembiasaan bersama orang tua di rumah. Di bagian akhir tersedia rubrik praktik dan lembar pengamatan. Cocokkan rumusan capaian dan tujuan dengan dokumen capaian pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang berlaku serta buku teks pemerintah.
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Mata pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Fase/Kelas | A / Kelas 1 atau 2 (sesuaikan dengan pembagian materi di sekolah) |
| Topik | Bersuci (wudu) dan mengenal gerakan salat |
| Alokasi waktu | 3 pertemuan x 4 JP (sesuaikan dengan struktur kurikulum sekolah) |
| Model | Demonstrasi dan praktik terbimbing |
| Sarana | Tempat wudu, sajadah, kartu gambar urutan wudu dan salat, video singkat bila tersedia |
Setelah mengikuti rangkaian pembelajaran, murid dapat:
Dimensi profil lulusan yang dikembangkan terutama keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kemandirian, dan kesehatan.
Sebelum pertemuan pertama, ajukan pertanyaan sederhana: "Siapa yang sudah pernah wudu? Siapa yang biasa salat bersama ayah atau ibu?" Minta beberapa murid memperagakan wudu tanpa air. Catat siapa yang sudah lancar, siapa yang baru mengenal, dan siapa yang belum pernah. Hasil ini dipakai untuk membentuk kelompok praktik campuran.
Ulangi lagu urutan wudu. Ingatkan aturan di tempat wudu: antre, hemat air, tidak bermain air.
Murid berwudu sebelum masuk musala atau kelas yang sudah digelar sajadah.
Refleksi tentang perasaan setelah salat bersama. Guru menyampaikan bahwa bacaan salat akan dipelajari bertahap.
| Kelompok | Dukungan |
|---|---|
| Belum mengenal wudu | Pendampingan langsung guru, kartu gambar dipegang selama praktik |
| Sudah mengenal, belum urut | Lagu urutan dan pendamping teman sebaya |
| Sudah lancar | Menjadi teman pendamping, belajar doa setelah wudu |
| Murid dengan hambatan motorik | Praktik disesuaikan, fokus pada urutan dan niat |
Pengamatan praktik wudu dan gerakan salat dengan lembar centang, serta tanya jawab singkat di setiap pertemuan.
| Kriteria | Mulai berkembang | Berkembang | Cakap |
|---|---|---|---|
| Urutan | Banyak langkah tertukar | Satu atau dua langkah tertukar | Urut lengkap |
| Kesempurnaan basuhan | Banyak bagian terlewat | Ada bagian kurang rata | Semua bagian terbasuh |
| Hemat air | Air terbuang banyak | Cukup hemat | Hemat dan tertib |
| Sikap | Perlu diingatkan berkali-kali | Kadang perlu diingatkan | Tertib dan sabar antre |
| Hari | Wudu sendiri | Salat bersama keluarga | Paraf orang tua |
|---|---|---|---|
| Senin | |||
| Selasa | |||
| Rabu |
Pembiasaan ibadah terbentuk di rumah. Kirim pesan singkat kepada orang tua tentang materi pekan ini, ajak mereka mendampingi anak wudu dan salat, serta mengisi lembar pembiasaan. Hindari membandingkan anak di depan kelas berdasarkan isian lembar ini; tujuannya pembiasaan, bukan lomba.
Modul ajar PAI SD wudu salat ini bisa dikembangkan lebih lanjut, misalnya menambah bacaan salat untuk kelas 2 atau praktik tayamum.
Tiga pertemuan cukup untuk pengenalan. Pembiasaan sebaiknya berlanjut setiap hari melalui salat duha atau zuhur berjamaah di sekolah.
Gunakan ember dan gayung di halaman dengan pengaturan antre. Yang penting murid bisa praktik langsung.
Bacaan dipelajari bertahap sesuai capaian pembelajaran. Di awal, fokus pada urutan gerakan dan pembiasaan.
Beri kesempatan praktik dalam kelompok kecil atau secara individu dengan guru.
Boleh sebagai pelengkap, tetapi praktik langsung tetap yang utama.
Guru PAI sering menyusun modul ajar dari nol, mencetak lembar pembiasaan, lalu mengumpulkan kembali kertas yang sebagian hilang di tas murid. Catatan perkembangan ibadah pun tidak tersambung dengan rapor.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Perangkat ajar Kurikulum Merdeka di ASIS membantu guru menyusun modul ajar, buku PAI dari pemerintah tersedia di Pustaka, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka memakai data murid yang sama. Untuk madrasah diniyah dan TPQ, Basmalah membantu wali santri memantau presensi pengajian, salat, dan hafalan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.