Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh modul ajar IPAS kelas 5 ekosistem: tujuan, 4 pertemuan, pengamatan halaman sekolah, LKPD jaring makanan, asesmen, dan rubrik.
Modul ajar IPAS kelas 5 ekosistem ini mengajak murid belajar dari tempat yang paling dekat: halaman sekolah. Dalam empat pertemuan, murid mengamati komponen biotik dan abiotik, menyusun rantai dan jaring-jaring makanan dari makhluk hidup yang benar-benar mereka temukan, menganalisis apa yang terjadi bila satu komponen hilang, lalu merancang aksi kecil untuk menjaga ekosistem sekolah. Contoh ini memakai fase C Kurikulum Merdeka dan dapat disesuaikan dengan buku teks IPAS yang dipakai sekolah serta kondisi lingkungan masing-masing.
Tabel berikut merangkum identitas modul ajar IPAS kelas 5 ekosistem ini.
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Mata pelajaran | IPAS |
| Kelas / fase | 5 / C |
| Topik | Ekosistem: komponen, rantai dan jaring-jaring makanan, keseimbangan |
| Alokasi waktu | 4 pertemuan x 2 JP (sesuaikan) |
| Model | Inkuiri dan pembelajaran berbasis masalah |
| Sarana | Halaman sekolah, papan klip, kaca pembesar, kartu makhluk hidup, buku IPAS |
Sebelum dipakai, cocokkan tujuan dan alur dengan capaian pembelajaran IPAS fase C yang berlaku serta alur tujuan pembelajaran sekolah. Bila sekolah memakai buku teks IPAS dari pemerintah, buku digitalnya bisa dibuka di perpustakaan daring.
Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat:
Pemahaman bermakna: Setiap makhluk hidup saling bergantung satu sama lain dan dengan lingkungannya. Mengganggu satu bagian dapat memengaruhi seluruh ekosistem.
Pertanyaan pemantik:
Pendahuluan (10 menit). Doa dan presensi. Guru menunjukkan foto sudut halaman sekolah dan bertanya: "Apa saja yang ada di sini? Mana yang hidup dan mana yang tidak?"
Inti (50 menit).
Penutup (10 menit). Kelompok membandingkan temuan. Mengapa petak dekat selokan berbeda dengan petak di bawah pohon?
Lembar pengamatan petak
| Yang ditemukan | Jumlah perkiraan | Hidup / tidak hidup | Sedang melakukan apa? |
|---|---|---|---|
| Rumput | Banyak | Hidup | Tumbuh |
| Semut | Sekitar 20 | Hidup | Membawa remah makanan |
| Batu kecil | 7 | Tidak hidup | |
| Daun kering | Banyak | Tidak hidup lagi | Mulai hancur |
Pendahuluan (10 menit). Permainan tebak: guru menyebut makhluk hidup, murid menebak makanannya.
Inti (50 menit).
Penutup (10 menit). Refleksi: mengapa jaring-jaring lebih menggambarkan kenyataan daripada satu rantai?
Pendahuluan (10 menit). Guru menceritakan kasus sederhana: sawah yang tikusnya meledak karena ular dan burung pemangsa banyak diburu.
Inti (50 menit).
Penutup (10 menit). Murid menuliskan satu kalimat: "Aku jadi tahu bahwa..."
Pendahuluan (10 menit). Meninjau ulang petak pengamatan. Adakah masalah yang ditemukan?
Inti (50 menit).
Penutup (10 menit). Kesepakatan kelas untuk menjalankan satu aksi bersama.
| Pertanyaan | Jawaban kelompok |
|---|---|
| Makhluk hidup yang hilang dari jaring makanan kami: | |
| Siapa yang kehilangan makanan? | |
| Siapa yang jumlahnya bisa bertambah? | |
| Apa akibatnya bagi tumbuhan? | |
| Apa yang bisa manusia lakukan untuk mencegahnya? |
Untuk LKPD yang lebih terstruktur dengan model berbasis masalah, lihat contoh di contoh LKPD PBL.
Diagnostik. Pertanyaan lisan di pertemuan 1: "Sebutkan tiga makhluk hidup di sekitar rumahmu dan makanannya."
Formatif. Lembar pengamatan, kartu jaring-jaring makanan, LKPD analisis dampak, dan pengamatan diskusi.
Sumatif. Kombinasi soal tertulis singkat dan poster aksi.
Contoh soal: "Perhatikan rantai makanan: padi, tikus, ular, elang. Bila ular banyak diburu, apa yang akan terjadi pada padi? Jelaskan alasanmu."
| Kriteria | Perlu bimbingan | Cukup | Baik | Sangat baik |
|---|---|---|---|---|
| Identifikasi masalah | Tidak jelas | Disebutkan | Jelas dengan bukti pengamatan | Jelas, dengan bukti dan penyebab |
| Kaitan dengan ekosistem | Tidak ada | Umum | Menyebut komponen terdampak | Menjelaskan hubungan dalam jaring makanan |
| Rancangan aksi | Tidak realistis | Realistis tetapi umum | Realistis dan rinci | Rinci dengan cara mengukur keberhasilan |
| Kerja sama | Dikerjakan satu orang | Sebagian terlibat | Semua terlibat | Semua terlibat dan saling membantu |
Contoh ini memakai empat pertemuan dua jam pelajaran. Sesuaikan dengan alokasi waktu dan alur tujuan pembelajaran sekolah.
Gunakan pot tanaman, sudut taman kecil, selokan, atau pohon di depan sekolah. Ekosistem kecil tetap bisa diamati, bahkan di sela paving.
Rantai makanan menggambarkan satu jalur makan-dimakan. Jaring-jaring makanan menggabungkan banyak rantai yang saling terhubung, sehingga lebih mendekati kenyataan.
Ya. Pengurai seperti jamur, bakteri, dan cacing tanah mengembalikan zat hara ke tanah sehingga produsen bisa tumbuh. Tanpa pengurai, siklus tidak lengkap.
Nilai rancangannya dengan rubrik, lalu catat pelaksanaannya sebagai catatan perkembangan. Aksi seperti kompos butuh waktu berminggu-minggu.
Menyiapkan modul ajar IPAS kelas 5 ekosistem yang hidup membutuhkan banyak bahan: buku teks, media visual, lembar kerja, dan tempat menyimpan nilai. Guru SD sering mencarinya di banyak tempat berbeda, lalu mengetik ulang nilai ke rapor di akhir semester.
ASIS menyatukan kebutuhan itu dalam satu akun. Buku pelajaran pemerintah BSE dan SIBI tersedia di pustaka.asis.id, aktivitas dan lab interaktif ada di studio.asis.id dengan 9 jenis aktivitas dan 57 lab, sementara perangkat ajar Kurikulum Merdeka dan e-Rapor tersimpan di asis.id. Nilai dari asesmen langsung tersimpan dan siap dipakai untuk rapor, tanpa diketik ulang.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai menyusun pembelajaran IPAS yang lebih hidup di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.