Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara melibatkan mitra projek orang tua UMKM di kokurikuler: memetakan potensi, surat ajakan, pembagian peran, contoh projek, dan etika.
Mitra projek orang tua UMKM adalah orang tua murid dan pelaku usaha kecil di sekitar sekolah yang ikut terlibat dalam projek belajar: menjadi narasumber, tempat kunjungan, pemberi tantangan nyata, atau penilai hasil karya murid. Cara melibatkannya dimulai dari memetakan potensi yang sudah ada di komunitas sekolah, lalu mengajak dengan permintaan yang spesifik dan ringan, menyepakati peran tertulis, dan menutup kerja sama dengan apresiasi. Projek yang menggandeng mitra nyata terasa lebih bermakna bagi murid karena masalahnya sungguhan, dan orang tua merasa menjadi bagian dari sekolah.
Sejak Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, projek penguatan profil yang dulu dikenal sebagai P5 bergeser menjadi bagian kegiatan kokurikuler. Bentuknya bisa beragam, tetapi semangatnya tetap: murid belajar melalui pengalaman nyata yang menghubungkan beberapa mata pelajaran. Rincian pelaksanaannya sebaiknya mengacu pada panduan resmi terbaru.
Pengalaman nyata sulit dihadirkan bila semua sumber belajar berasal dari guru. Di sinilah orang tua dan UMKM berperan. Seorang ibu penjual keripik bisa menjelaskan hitungan modal dan untung lebih hidup daripada contoh di buku. Seorang ayah montir bisa menunjukkan cara kerja mesin yang sedang dipelajari di IPA.
Banyak sekolah tidak sadar betapa kaya jaringan orang tuanya. Buat angket singkat di awal tahun ajaran.
| Pertanyaan angket | Contoh jawaban yang berguna |
|---|---|
| Pekerjaan atau usaha | Penjahit, peternak lele, perawat, pemilik bengkel |
| Keahlian yang bisa dibagikan | Membatik, memasak, desain grafis, bertani hidroponik |
| Bentuk keterlibatan yang bersedia | Narasumber 1 jam, menerima kunjungan, menilai karya |
| Waktu yang memungkinkan | Sabtu pagi, sore hari kerja |
Lengkapi dengan daftar UMKM di sekitar sekolah: warung, toko kelontong, usaha kerajinan, kelompok tani, koperasi. Simpan data ini dengan izin pengisi dan gunakan hanya untuk keperluan sekolah.
Mulailah dari mitra yang ada, bukan dari tema yang jauh dari lingkungan murid. Daftar mitra projek orang tua UMKM hasil pemetaan menjadi bahan utama diskusi tim guru.
| Mitra | Contoh projek | Mapel yang terhubung |
|---|---|---|
| Usaha kue rumahan | Merancang kemasan ramah lingkungan dan menghitung biayanya | Matematika, Seni Rupa, IPAS |
| Peternak ikan | Mengamati kualitas air dan pertumbuhan ikan selama 4 minggu | IPA, Matematika, Bahasa Indonesia |
| Penjahit | Mengubah kain sisa menjadi produk bernilai jual | Prakarya, Matematika, Ekonomi |
| Perawat atau bidan | Kampanye cuci tangan dan gizi seimbang di sekolah | PJOK, IPA, Bahasa Indonesia |
| Toko kelontong | Survei barang paling laku dan menyajikan datanya | Matematika, Bahasa Indonesia |
Ajakan umum seperti "Bapak/Ibu dimohon mendukung kegiatan sekolah" jarang berhasil. Ajakan spesifik lebih mudah dijawab.
Contoh ajakan (fiktif):
"Ibu Rina, murid kelas 8 sedang mengerjakan projek kemasan ramah lingkungan. Kami ingin mengundang Ibu sebagai narasumber selama 45 menit pada Sabtu, 14 November, pukul 08.00 di sekolah, untuk bercerita tentang pengalaman memilih kemasan kue dan biayanya. Ibu tidak perlu menyiapkan materi tertulis. Bila berkenan, kami juga ingin meminta Ibu ikut melihat hasil karya murid di akhir projek."
Ajakan seperti ini menjawab apa, kapan, berapa lama, dan apa yang perlu disiapkan.
Sebelum projek dimulai, tuliskan kesepakatan sederhana bersama mitra projek orang tua UMKM.
Mitra memberi konteks, tetapi murid yang bekerja. Ajak murid menyiapkan pertanyaan wawancara sendiri, mencatat, mengolah data, dan merancang solusi. Guru mengarahkan agar murid tidak sekadar menjadi penonton.
Contoh alur 4 minggu:
Mitra yang merasa dihargai akan bersedia terlibat lagi. Bentuk apresiasi tidak perlu mahal:
| Kendala | Solusi praktis |
|---|---|
| Mitra batal di hari H | Siapkan narasumber cadangan atau rekaman wawancara singkat yang dibuat sebelumnya |
| Jam kerja orang tua bentrok | Tawarkan sesi Sabtu, sesi daring singkat, atau murid yang datang ke tempat usaha |
| Mitra canggung berbicara di depan kelas | Ganti format menjadi tanya jawab yang dipandu guru, bukan ceramah |
| Murid hanya mencatat tanpa berpikir | Beri tantangan nyata dari mitra, misalnya "bagaimana menekan biaya kemasan" |
Kendala ini wajar di tahun pertama. Catat apa yang berhasil, agar kerja sama dengan mitra projek orang tua UMKM tahun berikutnya lebih lancar.
Hindari kesan promosi berbayar. Sekolah tidak mewajibkan murid atau orang tua membeli produk mitra.
Adil antarorang tua. Jangan hanya melibatkan orang tua dengan usaha besar. Keahlian sederhana pun berharga.
Keselamatan murid. Kunjungan ke tempat usaha memerlukan izin tertulis orang tua dan pendampingan guru yang cukup.
Privasi. Data usaha dan kontak mitra tidak dibagikan ke pihak lain.
Libatkan keahlian lain: perawat, petani, sopir, ibu rumah tangga yang pandai memasak. UMKM di sekitar sekolah juga bisa diajak walau bukan orang tua murid.
Tidak wajib. Banyak mitra bersedia secara sukarela. Bila sekolah memiliki anggaran, sesuaikan dengan RKAS dan ketentuan yang berlaku.
Boleh sebagai pembelajaran, misalnya bazar sekolah, asalkan tidak ada paksaan membeli dan hasilnya dikelola transparan.
Gunakan rubrik yang disusun guru berdasarkan tujuan pembelajaran. Pendapat mitra bisa menjadi masukan, bukan penentu nilai.
Satu atau dua mitra sudah cukup. Lebih baik sedikit mitra yang terlibat mendalam daripada banyak mitra yang hanya hadir sebentar.
Kemitraan dengan orang tua sering gagal di hal sepele: undangan tidak sampai, jadwal berubah tanpa kabar, dan dokumentasi projek tercecer di ponsel guru. Setelah projek selesai, jejak belajar murid hilang dan orang tua tidak tahu apa yang dikerjakan anaknya.
ASIS menyediakan kanal komunikasi resmi sekolah melalui notifikasi aplikasi, kotak masuk aplikasi, dan surel, gratis tanpa batas dengan jam tenang. Guru dapat mengirim undangan, perubahan jadwal, dan izin kunjungan ke orang tua kelas yang tepat. Catatan perkembangan murid tersimpan di profil murid yang utuh, dan berita kegiatan bisa ditayangkan di situs sekolah dengan subdomain gratis. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka di ASIS membantu guru menyusun rencana kegiatannya.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai jalin kemitraan yang lebih rapi di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.