Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan membuat flashcard belajar untuk latihan mandiri murid: menyusun kartu, membagikan lewat ASIS, tips pengulangan, dan versi kertas tanpa aplikasi.
Membuat flashcard belajar adalah salah satu cara paling sederhana untuk membantu murid menghafal istilah, rumus, kosakata, atau tanggal penting secara mandiri. Satu sisi kartu berisi pertanyaan, sisi lain berisi jawaban, dan murid menguji dirinya sendiri berulang kali. Di ASIS, guru dapat membuat flashcard dalam fitur media belajar digital lalu membagikannya ke kelas, sehingga murid bisa berlatih dari rumah tanpa guru harus mencetak ratusan kartu. Artikel ini menjelaskan mengapa flashcard efektif, alur umum membuatnya di ASIS, contoh isi kartu yang baik, dan cara membuatnya secara manual.
Banyak guru memberi pesan klasik sebelum ulangan: "Pelajari lagi di rumah, ya." Kenyataannya, sebagian besar murid hanya membaca ulang catatan. Membaca ulang terasa nyaman, tetapi tidak menguji apakah materi benar-benar tersimpan di ingatan.
Wali murid pun bingung membantu. Mereka ingin mendampingi anak, tetapi tidak tahu bagian mana yang penting. Akhirnya, latihan di rumah tidak terarah dan murid baru sadar lupa saat melihat lembar soal.
Flashcard memaksa murid mengingat jawaban sebelum melihatnya. Proses mengingat aktif ini jauh lebih kuat daripada membaca pasif. Selain itu:
Menurut Panduan ASIS, flashcard paling efektif untuk istilah, fakta, atau langkah pendek. Materi yang rumit tetap butuh penjelasan guru dan latihan penerapan, jadi kartu adalah pelengkap, bukan pengganti.
Pilih satu topik saja, tulis daftar konsep inti, gunakan bahasa yang sesuai usia murid, dan pastikan sumbernya tepercaya, misalnya buku teks yang dipakai di kelas.
Murid bisa berlatih sendiri dengan set tersebut, lalu memahami alasan di balik jawabannya lewat diskusi lanjutan di kelas.
Bila banyak murid salah di kartu yang sama, periksa dulu apakah kartunya jelas dan apakah konsepnya sudah diajarkan dengan baik. Mengulang latihan saja jarang menyelesaikan masalah.
Langkah lengkap: Cara Membuat Flashcard untuk Latihan Mandiri
| Mapel | Kurang baik | Lebih baik |
|---|---|---|
| IPA | Depan: "Sistem pencernaan" | Depan: "Organ tempat penyerapan sari makanan?" Belakang: "Usus halus" |
| Bahasa Inggris | Depan: 20 kata sekaligus | Depan: "borrow" Belakang: "meminjam (contoh: Can I borrow your pen?)" |
| Matematika | Depan: "Rumus" | Depan: "Luas lingkaran?" Belakang: "π × r × r" |
| Sejarah | Depan: "Proklamasi" | Depan: "Tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI?" Belakang: "17 Agustus 1945" |
Prinsipnya: satu kartu, satu pertanyaan, satu jawaban yang jelas.
Set berisi 15–25 kartu lebih mudah diselesaikan dalam satu sesi daripada 100 kartu sekaligus. Pecah per bab atau per subbab.
Untuk kosakata, tulis contoh kalimat di sisi belakang. Murid lebih mudah mengingat kata dalam konteks.
Definisi dari buku teks kadang terlalu panjang. Sederhanakan tanpa mengubah makna.
Kartu yang sering salah bisa dijadikan soal kuis langsung di kelas pekan berikutnya.
Murid perlu tahu bahwa flashcard bukan untuk dibaca cepat. Ajak mereka menebak jawaban dulu, baru membalik kartu.
Flashcard paling bermanfaat bila dipakai sedikit tetapi rutin. Contoh rutinitas yang bisa disampaikan ke murid dan wali murid:
| Hari | Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| Senin | Kenali semua kartu baru di set bab ini | 15 menit |
| Selasa | Ulang kartu yang kemarin salah | 10 menit |
| Rabu | Ulang seluruh set, tandai yang masih sulit | 10 menit |
| Kamis | Fokus pada kartu sulit saja | 5–10 menit |
| Jumat | Uji diri seluruh set tanpa melihat catatan | 10 menit |
Guru dapat menutup pekan dengan kuis singkat di kelas untuk melihat apakah latihan di rumah berhasil. Hasilnya menjadi bahan untuk memperbarui kartu yang paling sering salah.
Membuat flashcard belajar secara manual tetap efektif:
Cara ini murah, tetapi memakan waktu guru bila harus menyiapkan kartu untuk seluruh kelas, dan kartu kertas mudah hilang.
Sekitar 15–25 kartu. Jumlah ini cukup untuk satu sesi latihan 10–15 menit tanpa membuat murid jenuh.
Mapel yang banyak istilah, kosakata, rumus, atau fakta: bahasa, IPA, IPS, sejarah, dan hafalan keagamaan. Untuk keterampilan berpikir tingkat tinggi, flashcard sebaiknya dilengkapi diskusi dan soal uraian.
Bisa, selama murid sudah punya akun dan set kartu sudah dibagikan ke kelasnya. Murid dapat berlatih lewat web maupun ASIS Mobile di Android.
Guru bisa dibantu AI untuk menyusun draf, tetapi setiap kartu wajib ditinjau guru sebelum dibagikan agar tidak ada jawaban keliru.
Flashcard untuk latihan mandiri dan mengingat, tanpa tekanan waktu. Kuis untuk mengecek pemahaman seluruh kelas pada waktu yang sama.
Akar masalah latihan mandiri adalah murid tidak tahu cara belajar yang efektif dan guru tidak punya waktu menyiapkan bahan latihan untuk setiap murid. Kartu kertas membantu, tetapi mudah hilang dan sulit dibagikan ke banyak kelas.
ASIS menyatukan flashcard, kuis langsung, dan bank soal di satu akun guru. Kartu dibuat sekali, dibagikan ke beberapa rombel, dan dibuka murid kapan saja. Untuk bacaan pendukung, murid bisa membuka buku pelajaran pemerintah di Pustaka.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.