Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara membuat akun guru dan pegawai lewat undangan di ASIS: data yang disiapkan, pemberian peran, tips agar undangan diterima, dan kesalahan yang umum.
Membuat akun guru dan pegawai adalah pekerjaan pertama operator setelah sekolah mulai memakai aplikasi. Tahap ini menentukan apakah aplikasi akan dipakai semua orang atau hanya oleh operator sendiri. Cara lama dengan satu akun bersama untuk seluruh guru memang cepat, tetapi berisiko: tidak jelas siapa mengubah apa, dan data sensitif terbuka untuk semua. Artikel ini membahas cara membuat akun guru dan pegawai lewat undangan di ASIS, data yang perlu disiapkan, cara memberi peran, tips agar undangan diterima, dan alternatif manual.
Di banyak sekolah, aplikasi sekolah dibuka dengan satu akun "admin" yang kata sandinya ditempel di dinding ruang guru. Semua guru memakai akun itu untuk mengisi nilai, presensi, dan jurnal. Kelihatannya praktis, sampai terjadi masalah: nilai satu kelas berubah, dan tidak ada yang tahu siapa yang mengubahnya.
Masalah lain dari akun bersama:
Akun pribadi membuat setiap orang bertanggung jawab atas datanya sendiri. Di ASIS, setiap akun memegang peran tertentu dari 45 peran pengguna, dan setiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan. Guru mapel melihat kelas yang ia ajar, Bendahara melihat keuangan, guru BK melihat layanan konseling.
Satu orang juga bisa memiliki beberapa peran dalam satu akun. Guru yang juga wali kelas dan pembina ekstrakurikuler tidak perlu tiga akun.
| Data | Fungsi | Catatan |
|---|---|---|
| Nama lengkap pegawai | Identitas akun | Sesuai data kepegawaian |
| Nomor HP atau surel aktif | Tujuan undangan dan login | Pastikan milik pribadi pegawai |
| Jabatan dan tugas | Menentukan peran | Wali kelas, guru mapel, TU, dll. |
| Kelas atau mapel yang diampu | Membatasi data yang terlihat | Untuk guru |
| Status kepegawaian | Data pendukung | Tetap, honorer, kontrak |
Jika sekolah sudah mengimpor file ekspor Dapodik atau EMIS ke ASIS, data pegawai biasanya sudah tersedia sehingga operator tinggal melengkapi kontak dan peran.
Di ASIS, akun guru dan pegawai dibuat lewat undangan yang menghubungkan seseorang dengan perannya di sekolah. Satu orang yang bertugas di beberapa tempat tidak otomatis membutuhkan akun login terpisah.
Pastikan data guru atau pegawai sudah benar, alamat surelnya aktif, dan peran yang akan diberikan sudah disetujui penanggung jawab.
Undangan tidak menggandakan pengguna, orang yang tepat masuk ke sekolah yang tepat, dan menu sesuai perannya.
Bila undangan tidak sampai, cek ejaan surel, folder spam, masa berlaku, dan status undangan sebelum mengirim ulang.
Langkah lengkap: Cara Mengundang Akun Guru dan Pegawai di ASIS. Setelah diundang, pegawai mengaktifkan akunnya sendiri; prosesnya dibahas di artikel tentang aktivasi akun dari undangan sekolah.
Mengirim undangan ke 40 guru sekaligus lalu menunggu sering berakhir dengan setengahnya tidak aktif. Strategi yang lebih berhasil:
Sebagai gambaran, berikut pembagian peran di SD fiktif dengan 12 rombel dan 22 pegawai:
| Pegawai | Peran di ASIS |
|---|---|
| Kepala Sekolah | Pimpinan |
| 12 wali kelas | Wali kelas dan guru mapel |
| Guru PJOK, PAI, dan Bahasa Inggris | Guru mapel |
| Guru BK atau koordinator | Layanan BK |
| Bendahara | Keuangan |
| Staf TU | Tata usaha |
| Operator | Admin |
| Petugas perpustakaan | Perpustakaan |
Dengan pembagian ini, wali kelas mengisi presensi dan catatan perkembangan muridnya, Bendahara memverifikasi bukti bayar, dan Kepala Sekolah memantau ringkasan. Tidak ada yang perlu membuka menu yang bukan tugasnya.
Sekolah yang masih memakai spreadsheet atau aplikasi lain tetap bisa menerapkan prinsip akun pribadi:
Perlu, bila ia mengisi presensi, nilai, atau jurnal. Peran disesuaikan dengan tugasnya.
Undangan akun dikirim ke alamat surel, jadi bantu guru membuat surel pribadi lebih dulu. Setelah akun aktif, ASIS juga mendukung login dengan OTP WhatsApp atau SMS dan akun Google.
Bisa. Satu akun dapat memegang beberapa peran, misalnya guru mapel, wali kelas, dan pembina ekstrakurikuler.
Tidak. Biaya ASIS dihitung per lembaga, bukan per pengguna, dan paket dasar Rp0.
Periksa kontak yang tercatat, perbaiki bila salah, lalu kirim ulang undangan.
Akar masalah akun bersama adalah tidak adanya kejelasan siapa yang bertanggung jawab atas data. Ketika semua orang memakai satu akun, kesalahan tidak bisa ditelusuri dan data sensitif terbuka untuk semua.
ASIS dirancang dengan 45 peran pengguna sehingga setiap guru dan pegawai hanya melihat menu dan data yang ia perlukan. Membuat akun guru dan pegawai cukup dengan undangan, dan satu orang bisa memegang beberapa peran dalam satu akun. Biaya tidak dihitung per pengguna, jadi sekolah tidak perlu berhemat dengan berbagi akun.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.