Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan membaca nyaring read aloud di kelas: memilih buku, langkah sebelum-saat-sesudah membaca, contoh pertanyaan, dan variasi untuk SD hingga SMP.
Membaca nyaring read aloud adalah kegiatan guru membacakan buku dengan suara jelas dan ekspresif kepada murid, sambil mengajak mereka memprediksi, bertanya, dan mendiskusikan isi bacaan. Kegiatan ini sederhana, murah, dan bisa dilakukan setiap hari dalam 10–20 menit. Manfaatnya besar: kosakata bertambah, pemahaman bacaan terlatih, dan yang terpenting, murid jatuh cinta pada buku. Berikut cara memilih buku, langkah lengkap di kelas, contoh pertanyaan, dan kesalahan yang perlu dihindari.
Banyak murid bisa mengeja tetapi belum menikmati membaca. Saat guru membacakan buku, murid mendengar bagaimana pembaca yang mahir membaca: intonasi, jeda, dan cara menghidupkan tokoh. Murid juga bisa memahami cerita yang lebih kompleks daripada yang sanggup mereka baca sendiri.
Bagi murid yang masih kesulitan membaca, membaca nyaring memberi akses ke cerita dan informasi tanpa terhambat kemampuan decoding. Bagi murid yang sudah lancar, kegiatan ini memperluas selera bacaan dan melatih berpikir kritis.
| Kriteria | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Sedikit di atas level murid | Murid bisa memahami saat didengar, meski belum bisa membaca sendiri | Cerita bergambar dengan alur lebih panjang untuk kelas 2 |
| Bahasa yang kaya | Ada kosakata baru dan kalimat yang indah | Cerita rakyat dengan gaya bertutur |
| Mengundang diskusi | Ada konflik, pilihan, atau pertanyaan moral | Cerita tentang persahabatan yang diuji |
| Durasi sesuai | Bisa dibaca dalam satu sesi atau dibagi bab | Buku bab pendek untuk kelas atas |
| Guru menyukainya | Antusiasme guru menular | Buku favorit masa kecil guru |
Variasikan jenis bacaan: cerita fiksi, buku informasi, puisi, dan biografi tokoh. Buku nonfiksi sering terlupakan padahal sangat menarik bagi banyak murid.
Berikut gambaran satu sesi dengan cerita fiktif berjudul "Kancil dan Jembatan Bambu".
| Menit | Kegiatan guru | Respons yang diharapkan |
|---|---|---|
| 0–3 | Menunjukkan sampul, bertanya "Apa yang akan dilakukan kancil di jembatan itu?" | Murid menebak dan memberi alasan |
| 3–5 | Mengenalkan kata "rapuh" dan "seberang" | Murid mengulang dan memberi contoh |
| 5–11 | Membaca dengan suara tokoh berbeda, berhenti dua kali untuk prediksi | Murid menebak kelanjutan cerita |
| 11–14 | Diskusi: "Apakah cara kancil adil bagi buaya?" | Murid berpendapat dengan alasan |
| 14–15 | Menaruh buku di pojok baca, mengajak membaca ulang saat istirahat | Murid antre meminjam |
Pola ini bisa diulang dengan buku berbeda. Setelah beberapa pekan, murid biasanya mulai menunggu-nunggu sesi membaca nyaring read aloud dan berebut memilih buku berikutnya.
| Tahap | Contoh pertanyaan |
|---|---|
| Sebelum | "Apa yang kamu lihat di sampul? Apa yang ingin kamu ketahui?" |
| Saat | "Mengapa tokoh itu berbuat begitu? Apa yang akan kamu lakukan?" |
| Saat | "Kata 'gelisah' artinya apa, menurut kalimat tadi?" |
| Sesudah | "Apakah akhir ceritanya adil? Mengapa?" |
| Sesudah | "Cerita ini mengingatkanmu pada apa dalam hidupmu?" |
| Jenjang | Fokus | Bentuk |
|---|---|---|
| PAUD/TK | Kesenangan, kosakata, bunyi | Buku bergambar, lagu, pengulangan |
| SD kelas 1–3 | Urutan cerita, prediksi | Buku bergambar dengan alur jelas |
| SD kelas 4–6 | Inferensi, tokoh, tema | Buku bab, dibaca bersambung beberapa hari |
| SMP | Analisis, sudut pandang, isu | Cerpen, kutipan novel, artikel |
Untuk SMP, kegiatan membaca nyaring read aloud bisa dipakai sebagai pembuka pelajaran apa pun, misalnya membacakan kutipan biografi ilmuwan sebelum pelajaran IPA.
Membaca datar tanpa ekspresi. Murid cepat kehilangan minat. Latih suara sebelum membaca di kelas.
Terlalu banyak berhenti. Setiap halaman diberi pertanyaan sehingga cerita kehilangan alur.
Mengubahnya menjadi tes. Setelah membaca langsung diberi soal pilihan ganda. Read aloud sebaiknya dinikmati dulu.
Hanya untuk kelas kecil. Murid kelas atas dan SMP juga senang dibacakan, asalkan bukunya sesuai minat mereka.
Buku tidak sesuai. Bacaan terlalu panjang atau terlalu mudah membuat murid gelisah.
Untuk kelas awal, 10–15 menit. Untuk kelas atas dan SMP, 15–20 menit dengan diskusi singkat.
Pada membaca nyaring, guru yang membaca. Pada membaca bersama, guru dan murid membaca teks yang sama, biasanya teks besar, sambil murid ikut melafalkan.
Bisa. Satu buku cukup untuk satu kelas. Buku digital juga dapat ditampilkan bila ada proyektor.
Pilih buku yang lebih dekat dengan minat mereka, perpendek durasi, dan beri peran, misalnya menebak kelanjutan cerita.
Tidak perlu dinilai dengan angka. Guru cukup mencatat partisipasi dan kemajuan kosakata atau pemahaman secara informal.
Program membaca nyaring sering terkendala dua hal: koleksi buku terbatas dan kegiatan literasi tidak terdokumentasi. Guru kehabisan judul baru, sementara catatan buku yang sudah dibaca hanya ada di ingatan.
ASIS membantu dari dua sisi. Pustaka menyediakan perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah yang bisa ditampilkan di kelas, dan modul perpustakaan mencatat koleksi serta peminjaman buku fisik sekolah. Kepala Sekolah dapat menetapkan target literasi di Dashboard Goal, lalu guru mencatat perkembangan murid di profil murid yang utuh.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.