WAWASAN ASIS

Login ASIS: Cara Masuk, Peran Ganda, dan Lupa Sandi

Panduan login ASIS: pilihan masuk dengan sandi, OTP WhatsApp/SMS, atau Google, cara berpindah peran dalam satu akun, dan solusi saat lupa kata sandi.

Tim Wawasan ASIS 31 Agt 2026 Mengenal ASIS

Login ASIS bisa dilakukan dari web asis.id maupun aplikasi ASIS Mobile di Android, dengan beberapa pilihan: kata sandi, kode OTP lewat WhatsApp atau SMS, atau akun Google. Satu akun bisa memegang beberapa peran, misalnya guru yang juga wali kelas dan orang tua murid di sekolah yang sama. Artikel ini menjawab pertanyaan yang paling sering masuk ke operator sekolah: cara masuk, mengapa menu berbeda antarpengguna, bagaimana peran ganda bekerja, dan apa yang dilakukan saat lupa kata sandi.

Untuk langkah klik yang rinci, Panduan ASIS di asis.id selalu menjadi rujukan terbaru. Di sini kami fokus pada pemahaman agar operator bisa membantu guru dan orang tua dengan tenang.

Tiga pintu masuk

Cara masuk Cocok untuk Catatan
Kata sandi Guru dan staf yang memakai laptop sekolah Simpan sandi yang kuat, jangan dibagikan
OTP WhatsApp/SMS Orang tua yang jarang ingat sandi Kode dikirim ke nomor yang didaftarkan sekolah
Akun Google Guru yang sudah memakai surel Google sehari-hari Surel harus sama dengan yang terdaftar

Kuncinya satu: data kontak yang terdaftar di sekolah harus benar. Bila nomor HP wali murid di data sekolah keliru, OTP tidak akan sampai. Karena itu, pemeriksaan nomor HP dan surel sebaiknya dilakukan wali kelas di awal tahun ajaran, bersamaan dengan pembaruan data murid. Satu jam pemeriksaan di bulan Juli menghemat puluhan pertanyaan di bulan Agustus.

Satu akun, banyak peran

ASIS memiliki 45 peran pengguna. Peran menentukan menu dan data apa yang terlihat. Seorang guru bisa memegang beberapa peran dalam satu akun, tanpa perlu membuat akun kedua.

Contoh peran ganda

Bapak Yusuf (fiktif) di sebuah SMP di Garut:

  • guru Matematika kelas VIII,
  • wali kelas VIII-A,
  • pembina OSIS,
  • sekaligus orang tua dari murid kelas VII di sekolah yang sama.

Dengan satu login ASIS, ia melihat jadwal mengajar dan jurnal sebagai guru, rekap presensi VIII-A sebagai wali kelas, kegiatan OSIS sebagai pembina, dan kabar anaknya sebagai orang tua. Ia tidak perlu keluar-masuk akun.

Mengapa menu tiap orang berbeda

Sering ada guru yang bertanya, "Kenapa menu saya tidak sama dengan rekan saya?" Jawabannya hampir selalu karena perannya berbeda. Bendahara melihat menu tagihan, guru BK melihat layanan BK, guru mapel tidak melihat keduanya. Ini disengaja untuk menjaga data sensitif.

Bila ada menu yang seharusnya terlihat tetapi tidak muncul, kemungkinan:

  1. peran belum ditetapkan oleh operator,
  2. modul terkait belum diaktifkan sekolah,
  3. pengguna masuk dengan akun yang berbeda dari yang diberi peran.

Akun per peran: siapa membuatkan

Pengguna Siapa yang membuatkan akun Cara masuk yang dianjurkan
Guru dan staf Operator sekolah Sandi atau akun Google
Orang tua Data dari sekolah (kontak wali murid) OTP WhatsApp/SMS
Murid Operator sekolah Sesuai kebijakan sekolah
Yayasan dan pengawas Sesuai pengaturan lembaga Sandi atau akun Google

Saat lupa kata sandi

Lupa sandi adalah kendala nomor satu, terutama setelah libur semester atau saat guru baru pertama kali memakai sistem. Jangan panik; ada beberapa jalan masuk kembali. Urutan yang kami sarankan:

  1. Coba masuk dengan OTP bila nomor HP sudah terdaftar. Ini cara tercepat.
  2. Gunakan pemulihan sandi di halaman masuk.
  3. Masuk dengan akun Google bila surelnya sama dengan yang terdaftar.
  4. Hubungi operator sekolah bila nomor atau surel sudah tidak aktif. Operator dapat memperbarui data kontak.

Operator sebaiknya tidak meminta sandi pengguna atau menyimpan daftar sandi guru di buku. Cukup bantu memperbarui kontak, lalu pengguna mengatur sandinya sendiri.

Masalah umum dan solusinya

Gejala Kemungkinan penyebab Solusi
OTP tidak sampai Nomor HP salah atau tidak aktif Operator memperbarui nomor
Masuk berhasil, tapi menu kosong Peran belum ditetapkan Operator menetapkan peran
Orang tua melihat anak yang salah Data wali murid tertukar Periksa data murid di web
Guru punya dua akun Pernah didaftarkan dua kali Satukan dan pakai satu akun
Menu modul tidak muncul Modul belum diaktifkan Admin mengaktifkan modul

Panduan singkat untuk dibagikan ke orang tua

Operator bisa menyalin teks berikut ke pengumuman atau selebaran pertemuan wali murid:

  1. Pasang ASIS Mobile di ponsel Android, atau buka asis.id di peramban.
  2. Pilih masuk dengan OTP, lalu masukkan nomor HP yang Bapak/Ibu daftarkan ke sekolah.
  3. Masukkan kode yang dikirim lewat WhatsApp atau SMS. Jangan bagikan kode ini kepada siapa pun.
  4. Setelah masuk, periksa apakah nama anak sudah tampil dengan benar.
  5. Bila gagal, hubungi wali kelas atau operator sekolah.

Teks pendek seperti ini mengurangi pertanyaan berulang di grup kelas dan membuat hari-hari pertama peluncuran jauh lebih tenang bagi wali kelas.

Kebiasaan aman untuk sekolah

  • Satu orang, satu akun. Jangan berbagi akun antarguru.
  • Keluar dari akun saat memakai komputer bersama di ruang guru atau lab.
  • Perbarui peran segera saat ada mutasi, pensiun, atau pergantian Bendahara.
  • Hapus akses guru yang sudah tidak bertugas.
  • Ingatkan orang tua untuk tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk yang mengaku dari sekolah.

ASIS tidak menjual data sekolah dan tanpa iklan. Pembatasan akses per peran adalah lapisan perlindungan berikutnya, dan itu hanya efektif bila akun dikelola dengan disiplin. Pembahasan lebih dalam tentang peran ganda ada di artikel "Aplikasi Sekolah Multi Peran: Satu Akun untuk Guru Rangkap".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah login ASIS di web dan ASIS Mobile memakai akun yang sama?

Ya. Satu akun dipakai di asis.id, ASIS Mobile, Pustaka, dan Studio.

Bisakah orang tua login ASIS tanpa kata sandi?

Bisa, dengan OTP lewat WhatsApp atau SMS ke nomor yang terdaftar di sekolah.

Guru juga orang tua murid, perlukah dua akun?

Tidak. Satu akun dapat memegang peran guru dan orang tua sekaligus.

Siapa yang bisa mengubah peran pengguna?

Operator atau admin sekolah yang diberi kewenangan, sebaiknya atas persetujuan Kepala Sekolah.

Apa yang dilakukan bila nomor HP lama sudah hilang?

Hubungi operator sekolah untuk memperbarui nomor, lalu masuk kembali dengan OTP atau atur ulang sandi.

ASIS: Satu Pintu Masuk untuk Semua Peran

Banyak sekolah memakai beberapa aplikasi terpisah, dan setiap aplikasi punya akun sendiri. Guru harus mengingat banyak sandi, orang tua bingung harus membuka aplikasi yang mana, dan operator kewalahan mengatur ulang akses.

ASIS menyatukan semuanya: satu akun untuk empat aplikasi, 45 peran yang bisa digabung dalam satu orang, dan pilihan masuk dengan sandi, OTP WhatsApp/SMS, atau akun Google. Setiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan, sehingga kemudahan tidak mengorbankan keamanan.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Masuk atau daftarkan sekolah di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.