Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Kumpulan lagu dan tepuk TK untuk membuka kegiatan pagi, menenangkan kelas, dan transisi, lengkap dengan gerakan, tujuan, dan tips memakainya.
Lagu dan tepuk TK adalah cara paling sederhana untuk membuka kegiatan pagi: anak-anak berkumpul, perhatian terpusat, suasana hangat, dan guru bisa mengamati kondisi setiap anak hari itu. Lagu yang tepat juga membantu transisi, misalnya dari bermain bebas ke kegiatan inti, atau dari suasana ramai menjadi tenang.
Di bawah ini Bapak/Ibu akan menemukan kumpulan tepuk dan lagu pendek yang dikelompokkan menurut fungsinya, lengkap dengan gerakan dan tujuan. Lirik tepuk dan lagu di artikel ini disusun sebagai contoh dan bisa dinyanyikan dengan nada lagu anak yang sudah akrab di kelas Bapak/Ibu atau dengan nada bebas.
Bagi anak usia dini, pergantian dari rumah ke sekolah adalah peralihan besar. Ada anak yang masih mengantuk, ada yang sulit berpisah dari orang tua, ada yang terlalu bersemangat. Rutinitas pembuka yang sama setiap hari memberi rasa aman karena anak tahu apa yang akan terjadi.
Lagu dan tepuk juga melatih banyak hal sekaligus: koordinasi gerak, kosakata, pendengaran, mengikuti instruksi, dan kebersamaan.
Kelompok pertama dalam kumpulan lagu dan tepuk TK ini cocok dipakai di menit-menit awal, saat anak baru berkumpul.
Lirik: "Tepuk pagi (prok prok prok), tepuk ceria (prok prok prok), aku datang (prok prok prok), siap belajar, yes!"
Gerakan: Tiga tepukan setiap jeda, kepalkan tangan ke atas saat "yes".
Tujuan: Membangkitkan semangat dan menandai awal kegiatan.
Lirik: "Tepuk kanan (prok prok), tepuk kiri (prok prok), salam teman (lambaikan tangan), halo, halo, selamat pagi!"
Gerakan: Tepuk di sisi kanan, lalu kiri, lalu melambai ke teman di sebelah.
Tujuan: Membangun kebersamaan dan mengenal teman.
Lirik: "Tepuk kepala (prok prok), tepuk bahu (prok prok), tepuk lutut (prok prok), tepuk kaki (hentak hentak)."
Gerakan: Sentuh bagian tubuh sesuai lirik. Percepat tempo di putaran kedua.
Tujuan: Mengenal anggota tubuh dan melatih koordinasi.
Lirik contoh: "Selamat pagi, Bu Guru. Selamat pagi, teman-teman. Hari ini kita bermain, belajar bersama, hati senang."
Cara memakai: Nyanyikan sambil berjabat tangan dengan teman di kiri dan kanan.
Lirik contoh: "Hari apa, hari apa, hari ini? Hari Senin, hari Senin, hari ini. Cuacanya, cuacanya, cerah sekali."
Cara memakai: Ganti nama hari dan cuaca sesuai kenyataan. Minta anak melihat ke luar jendela untuk menjawab.
Tujuan: Mengenal nama hari dan mengamati cuaca.
Lanjutkan dengan doa sesuai kebiasaan sekolah. Untuk TK dan RA berbasis agama, doa biasanya dilantunkan bersama. Untuk sekolah umum, doa dipimpin sesuai agama masing-masing dengan tenang.
Lirik: "Tepuk satu (prok), tepuk dua (prok prok), tepuk tiga (prok prok prok), tangan di pangkuan, mulut ditutup, ssst."
Gerakan: Tepukan makin pelan, berakhir dengan jari di depan bibir.
Tujuan: Menenangkan kelas tanpa berteriak.
Lirik: "Tarik napas (hirup panjang), buang napas (hembus pelan), tarik lagi, buang lagi, badanku tenang."
Gerakan: Tangan naik saat menarik napas, turun saat membuang.
Tujuan: Menenangkan setelah aktivitas fisik atau saat anak gelisah.
Cara memakai: Nyanyikan lagu yang sudah dikenal anak, tetapi makin lama makin pelan sampai berbisik. Anak akan ikut memelankan suara.
Lirik: "Satu, dua, tiga, empat, berdiri tegak, tangan di samping, langkah kanan, langkah kiri, kita berbaris rapi."
Tujuan: Transisi menuju antrean cuci tangan atau keluar kelas.
Lirik contoh: "Ayo beres-beres, mainan ke tempatnya, balok ke kotak, buku ke rak, kelas kita rapi."
Tujuan: Mengakhiri bermain bebas dan mengajak anak merapikan.
Lirik: "Basahi tangan, beri sabun, gosok depan, gosok belakang, sela jari, bilas bersih, keringkan, sehat!"
Tujuan: Mengingat langkah cuci tangan sebelum makan.
| Tema | Contoh lirik tepuk | Konsep yang dikenalkan |
|---|---|---|
| Warna | "Merah (prok), kuning (prok), hijau (prok), warna pelangi indah sekali" | Nama warna |
| Angka | "Satu (prok), dua (prok prok), tiga (prok prok prok), hitung bersama" | Bilangan dan jumlah |
| Hewan | "Kucing meong (prok), ayam kukuruyuk (prok), sapi mooo (prok)" | Suara hewan |
| Kebersihan | "Buang sampah (prok prok), di tempatnya (prok prok), kelas bersih (prok prok), aku senang" | Kebiasaan baik |
| Menit | Kegiatan |
|---|---|
| 1–3 | Tepuk Semangat Pagi |
| 4–6 | Lagu Selamat Pagi sambil bersalaman |
| 7–9 | Lagu Hari Ini dan mengamati cuaca |
| 10–11 | Doa bersama |
| 12–13 | Tepuk bertema sesuai kegiatan hari itu |
| 14–15 | Tepuk Diam sebelum kegiatan inti |
Tiga sampai lima, dengan durasi total 10–15 menit. Lebih dari itu, anak mulai lelah.
Sangat boleh. Tepuk buatan sendiri yang sesuai tema justru lebih bermakna. Pastikan liriknya pendek dan mudah diulang.
Beri pendampingan secara pribadi tanpa menghentikan kegiatan kelas. Anak sering ikut bergabung setelah merasa aman.
Bisa menjadi bahan pengamatan, misalnya kemampuan mengikuti instruksi, koordinasi gerak, dan kosakata. Catat temuan penting.
Ganti satu lagu setiap pekan atau sesuai tema. Pertahankan lagu inti pembuka agar rutinitas tetap terasa.
Akar masalahnya ada pada catatan pengamatan yang hilang. Saat pembukaan, guru PAUD melihat banyak hal: anak yang mulai berani memimpin tepuk, anak yang hari ini murung, anak yang sudah hafal nama hari. Namun pengamatan itu jarang tercatat, sehingga sulit dipakai saat menyusun laporan perkembangan.
ASIS menyediakan fitur PAUD untuk catatan tumbuh kembang anak, terhubung ke profil murid yang utuh. Presensi bisa dilakukan saat anak diantar, dan orang tua menerima notifikasi aplikasi, dengan jam tenang agar tidak mengganggu. Guru juga bisa membuka buku dari Pustaka dan aktivitas interaktif di Studio sebagai bahan kegiatan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk TK dan PAUD, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.