WAWASAN ASIS

Lagu dan Tepuk TK untuk Membuka Kegiatan Pagi

Kumpulan lagu dan tepuk TK untuk membuka kegiatan pagi, menenangkan kelas, dan transisi, lengkap dengan gerakan, tujuan, dan tips memakainya.

Tim Wawasan ASIS 10 Jul 2026 PAUD & TK

Lagu dan tepuk TK adalah cara paling sederhana untuk membuka kegiatan pagi: anak-anak berkumpul, perhatian terpusat, suasana hangat, dan guru bisa mengamati kondisi setiap anak hari itu. Lagu yang tepat juga membantu transisi, misalnya dari bermain bebas ke kegiatan inti, atau dari suasana ramai menjadi tenang.

Di bawah ini Bapak/Ibu akan menemukan kumpulan tepuk dan lagu pendek yang dikelompokkan menurut fungsinya, lengkap dengan gerakan dan tujuan. Lirik tepuk dan lagu di artikel ini disusun sebagai contoh dan bisa dinyanyikan dengan nada lagu anak yang sudah akrab di kelas Bapak/Ibu atau dengan nada bebas.

Mengapa pembukaan kegiatan penting

Bagi anak usia dini, pergantian dari rumah ke sekolah adalah peralihan besar. Ada anak yang masih mengantuk, ada yang sulit berpisah dari orang tua, ada yang terlalu bersemangat. Rutinitas pembuka yang sama setiap hari memberi rasa aman karena anak tahu apa yang akan terjadi.

Lagu dan tepuk juga melatih banyak hal sekaligus: koordinasi gerak, kosakata, pendengaran, mengikuti instruksi, dan kebersamaan.

Kelompok 1: Tepuk pembuka dan semangat

Kelompok pertama dalam kumpulan lagu dan tepuk TK ini cocok dipakai di menit-menit awal, saat anak baru berkumpul.

1. Tepuk Semangat Pagi

Lirik: "Tepuk pagi (prok prok prok), tepuk ceria (prok prok prok), aku datang (prok prok prok), siap belajar, yes!"

Gerakan: Tiga tepukan setiap jeda, kepalkan tangan ke atas saat "yes".

Tujuan: Membangkitkan semangat dan menandai awal kegiatan.

2. Tepuk Salam Teman

Lirik: "Tepuk kanan (prok prok), tepuk kiri (prok prok), salam teman (lambaikan tangan), halo, halo, selamat pagi!"

Gerakan: Tepuk di sisi kanan, lalu kiri, lalu melambai ke teman di sebelah.

Tujuan: Membangun kebersamaan dan mengenal teman.

3. Tepuk Anggota Tubuh

Lirik: "Tepuk kepala (prok prok), tepuk bahu (prok prok), tepuk lutut (prok prok), tepuk kaki (hentak hentak)."

Gerakan: Sentuh bagian tubuh sesuai lirik. Percepat tempo di putaran kedua.

Tujuan: Mengenal anggota tubuh dan melatih koordinasi.

Kelompok 2: Lagu sapaan dan doa

4. Lagu Selamat Pagi

Lirik contoh: "Selamat pagi, Bu Guru. Selamat pagi, teman-teman. Hari ini kita bermain, belajar bersama, hati senang."

Cara memakai: Nyanyikan sambil berjabat tangan dengan teman di kiri dan kanan.

5. Lagu Hari Ini

Lirik contoh: "Hari apa, hari apa, hari ini? Hari Senin, hari Senin, hari ini. Cuacanya, cuacanya, cerah sekali."

Cara memakai: Ganti nama hari dan cuaca sesuai kenyataan. Minta anak melihat ke luar jendela untuk menjawab.

Tujuan: Mengenal nama hari dan mengamati cuaca.

6. Doa sebelum belajar

Lanjutkan dengan doa sesuai kebiasaan sekolah. Untuk TK dan RA berbasis agama, doa biasanya dilantunkan bersama. Untuk sekolah umum, doa dipimpin sesuai agama masing-masing dengan tenang.

Kelompok 3: Tepuk penenang

7. Tepuk Diam

Lirik: "Tepuk satu (prok), tepuk dua (prok prok), tepuk tiga (prok prok prok), tangan di pangkuan, mulut ditutup, ssst."

Gerakan: Tepukan makin pelan, berakhir dengan jari di depan bibir.

Tujuan: Menenangkan kelas tanpa berteriak.

8. Tepuk Napas

Lirik: "Tarik napas (hirup panjang), buang napas (hembus pelan), tarik lagi, buang lagi, badanku tenang."

Gerakan: Tangan naik saat menarik napas, turun saat membuang.

Tujuan: Menenangkan setelah aktivitas fisik atau saat anak gelisah.

9. Lagu Bisik

Cara memakai: Nyanyikan lagu yang sudah dikenal anak, tetapi makin lama makin pelan sampai berbisik. Anak akan ikut memelankan suara.

Kelompok 4: Lagu dan tepuk transisi

10. Tepuk Berbaris

Lirik: "Satu, dua, tiga, empat, berdiri tegak, tangan di samping, langkah kanan, langkah kiri, kita berbaris rapi."

Tujuan: Transisi menuju antrean cuci tangan atau keluar kelas.

11. Lagu Beres-Beres

Lirik contoh: "Ayo beres-beres, mainan ke tempatnya, balok ke kotak, buku ke rak, kelas kita rapi."

Tujuan: Mengakhiri bermain bebas dan mengajak anak merapikan.

12. Tepuk Cuci Tangan

Lirik: "Basahi tangan, beri sabun, gosok depan, gosok belakang, sela jari, bilas bersih, keringkan, sehat!"

Tujuan: Mengingat langkah cuci tangan sebelum makan.

Kelompok 5: Tepuk bertema pembelajaran

Tema Contoh lirik tepuk Konsep yang dikenalkan
Warna "Merah (prok), kuning (prok), hijau (prok), warna pelangi indah sekali" Nama warna
Angka "Satu (prok), dua (prok prok), tiga (prok prok prok), hitung bersama" Bilangan dan jumlah
Hewan "Kucing meong (prok), ayam kukuruyuk (prok), sapi mooo (prok)" Suara hewan
Kebersihan "Buang sampah (prok prok), di tempatnya (prok prok), kelas bersih (prok prok), aku senang" Kebiasaan baik

Tips memakai lagu dan tepuk TK

  • Pakai rutinitas yang sama. Urutan pembuka yang konsisten memberi rasa aman. Ganti satu lagu saja setiap pekan.
  • Mulai dengan suara guru yang pelan. Anak akan menyesuaikan volume dengan guru.
  • Libatkan anak memimpin. Setelah hafal, beri giliran anak memimpin tepuk.
  • Perhatikan anak yang diam. Anak yang tidak ikut bernyanyi bisa jadi lelah, sedih, atau sakit. Sapa secara pribadi.
  • Jangan terlalu lama. Pembukaan 10–15 menit sudah cukup sebelum masuk kegiatan inti.
  • Sesuaikan dengan kebutuhan khusus. Anak yang sensitif suara bisa diberi peran memegang gambar atau menunjukkan gerakan.

Contoh urutan pembukaan 15 menit

Menit Kegiatan
1–3 Tepuk Semangat Pagi
4–6 Lagu Selamat Pagi sambil bersalaman
7–9 Lagu Hari Ini dan mengamati cuaca
10–11 Doa bersama
12–13 Tepuk bertema sesuai kegiatan hari itu
14–15 Tepuk Diam sebelum kegiatan inti

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa banyak lagu dan tepuk TK yang ideal dalam satu pembukaan?

Tiga sampai lima, dengan durasi total 10–15 menit. Lebih dari itu, anak mulai lelah.

Bolehkah membuat tepuk sendiri?

Sangat boleh. Tepuk buatan sendiri yang sesuai tema justru lebih bermakna. Pastikan liriknya pendek dan mudah diulang.

Bagaimana jika ada anak yang menangis saat pembukaan?

Beri pendampingan secara pribadi tanpa menghentikan kegiatan kelas. Anak sering ikut bergabung setelah merasa aman.

Apakah lagu dan tepuk bisa dipakai untuk menilai perkembangan anak?

Bisa menjadi bahan pengamatan, misalnya kemampuan mengikuti instruksi, koordinasi gerak, dan kosakata. Catat temuan penting.

Kapan sebaiknya mengganti lagu?

Ganti satu lagu setiap pekan atau sesuai tema. Pertahankan lagu inti pembuka agar rutinitas tetap terasa.

ASIS: Pengamatan Pagi yang Tercatat untuk Tumbuh Kembang Anak

Akar masalahnya ada pada catatan pengamatan yang hilang. Saat pembukaan, guru PAUD melihat banyak hal: anak yang mulai berani memimpin tepuk, anak yang hari ini murung, anak yang sudah hafal nama hari. Namun pengamatan itu jarang tercatat, sehingga sulit dipakai saat menyusun laporan perkembangan.

ASIS menyediakan fitur PAUD untuk catatan tumbuh kembang anak, terhubung ke profil murid yang utuh. Presensi bisa dilakukan saat anak diantar, dan orang tua menerima notifikasi aplikasi, dengan jam tenang agar tidak mengganggu. Guru juga bisa membuka buku dari Pustaka dan aktivitas interaktif di Studio sebagai bahan kegiatan.

ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk TK dan PAUD, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.