Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan mengelola kursus keterampilan sertifikat di LKP: menyusun program, jadwal praktik, presensi, penilaian, uji kompetensi, sertifikat, dan arsip peserta.
Mengelola kursus keterampilan sertifikat yang dipercaya peserta dan dunia kerja bertumpu pada empat hal: program yang mengacu pada standar kompetensi, jadwal praktik yang tertata dan tercatat, penilaian yang jelas, serta jalur uji kompetensi yang menghasilkan sertifikat sah. Di lembaga kursus dan pelatihan (LKP), ada dua jenis sertifikat yang perlu dibedakan: sertifikat kursus dari lembaga sebagai bukti telah mengikuti program, dan sertifikat kompetensi yang diterbitkan lembaga sertifikasi setelah peserta lulus uji. Artikel ini membahas cara menyusun program, mengatur jadwal praktik dengan alat dan ruang terbatas, mencatat presensi dan nilai, menyiapkan uji kompetensi, serta menyimpan arsip peserta.
| Jenis | Diterbitkan oleh | Fungsi |
|---|---|---|
| Sertifikat kursus atau sertifikat pelatihan | LKP penyelenggara | Bukti peserta telah menyelesaikan program sesuai syarat |
| Sertifikat kompetensi | Lembaga sertifikasi yang berwenang, misalnya LSK atau LSP berlisensi | Bukti peserta kompeten menurut standar setelah lulus uji |
Peserta sering mengira keduanya sama. Jelaskan perbedaannya di brosur dan saat pendaftaran agar tidak ada harapan yang salah. Jangan menjanjikan sertifikat kompetensi bila lembaga belum bekerja sama dengan lembaga sertifikasi yang berwenang. Penjelasan uji kompetensi kursus ada di artikel uji kompetensi peserta kursus.
Gunakan standar kompetensi lulusan kursus atau SKKNI yang relevan sebagai acuan. Dari situ, susun unit kompetensi, materi teori, materi praktik, dan jumlah jam.
| Unit | Teori | Praktik | Hasil |
|---|---|---|---|
| Keselamatan kerja dan perawatan mesin | 4 jam | 4 jam | Mengoperasikan mesin dengan aman |
| Mengukur badan dan membuat pola dasar | 6 jam | 14 jam | Pola rok dan blus |
| Memotong bahan | 2 jam | 8 jam | Potongan sesuai pola |
| Menjahit rok dasar | 2 jam | 20 jam | Satu rok jadi |
| Menjahit blus dasar | 2 jam | 26 jam | Satu blus jadi |
| Penyelesaian dan pengemasan | 2 jam | 8 jam | Produk siap pakai |
Angka jam hanya contoh. Sesuaikan dengan standar yang dipakai dan tingkat program.
Tantangan terbesar LKP biasanya alat dan ruang yang terbatas. Kursus menjahit dengan 10 mesin tidak bisa melayani 25 peserta sekaligus.
| Hari | 08.00–10.00 | 10.00–12.00 | 13.00–15.00 |
|---|---|---|---|
| Senin | A praktik | B praktik | C praktik |
| Selasa | Teori gabungan | A praktik | B praktik |
| Rabu | C praktik | Teori gabungan | A praktik |
| Kamis | B praktik | C praktik | Sesi pengganti |
Panduan sesi pengganti ada di artikel presensi murid les dan sesi pengganti.
Syarat kelulusan program biasanya mencakup kehadiran minimal dan penyelesaian tugas praktik. Karena itu, presensi harus tercatat per sesi, bukan per minggu. Selain presensi, catat kemajuan praktik per unit:
| Peserta | Unit 1 | Unit 2 | Unit 3 | Unit 4 | Catatan instruktur |
|---|---|---|---|---|---|
| Sinta | Selesai | Selesai | Proses | Belum | Jahitan lurus, perlu latihan obras |
| Wulan | Selesai | Proses | Belum | Belum | Sering absen, jadwalkan sesi pengganti |
Catatan seperti ini membantu instruktur mengetahui siapa yang siap diuji dan siapa yang perlu tambahan latihan.
Sebelum mendaftarkan peserta ke uji kompetensi, lakukan penilaian internal:
Gunakan rubrik yang jelas, misalnya ketepatan ukuran, kerapian jahitan, waktu pengerjaan, dan keselamatan kerja. Peserta yang belum siap diberi latihan tambahan, bukan dipaksa ikut uji.
Sertifikat kursus dari LKP sebaiknya memuat nama peserta sesuai identitas, nama program, jumlah jam, periode, nomor sertifikat, dan tanda tangan pimpinan. Gunakan nomor sertifikat berurutan dan catat di buku register.
Simpan arsip peserta: formulir pendaftaran, presensi, catatan kemajuan, hasil penilaian, dan salinan sertifikat. Alumni sering meminta salinan atau keterangan bertahun-tahun kemudian untuk melamar kerja.
| Pemeriksaan | Sudah? |
|---|---|
| Program mengacu pada standar kompetensi | |
| Perbedaan sertifikat kursus dan kompetensi dijelaskan ke peserta | |
| Jadwal praktik per rombongan tersusun | |
| Presensi per sesi tercatat | |
| Catatan kemajuan praktik per unit ada | |
| Penilaian internal dengan rubrik dilakukan | |
| Kerja sama dengan lembaga sertifikasi jelas | |
| Register nomor sertifikat dan arsip peserta tersimpan |
Sertifikat kursus diterbitkan LKP sebagai bukti mengikuti program. Sertifikat kompetensi diterbitkan lembaga sertifikasi berwenang setelah peserta lulus uji.
Tidak wajib bagi semua program, tetapi sangat dianjurkan untuk keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.
Sediakan sesi pengganti dan catat kemajuan. Bila syarat kehadiran tidak terpenuhi, peserta perlu mengulang sesuai aturan lembaga.
Tergantung bidangnya. Untuk keterampilan yang memakai alat berisiko, rasio kecil lebih aman.
Boleh untuk sertifikat kursus atau pelatihan. Sertifikat kompetensi hanya diterbitkan lembaga sertifikasi yang berwenang.
Lembaga kursus sering mengelola jadwal di papan tulis, presensi di kertas, dan pembayaran di buku catatan terpisah. Saat peserta bertanya berapa sesi yang sudah diikuti atau cicilan yang tersisa, admin harus membuka tiga sumber sekaligus.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Lembaga kursus dapat memakai generator jadwal untuk mengatur rombongan praktik tanpa bentrok, presensi lewat pindai QR, dan modul keuangan untuk tagihan: peserta mentransfer langsung ke rekening lembaga lalu mengunggah bukti bayar untuk diverifikasi Bendahara. Profil peserta yang utuh menyimpan catatan kemajuan, dan lembaga juga mendapat situs dengan subdomain gratis untuk promosi program.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan lembaga pendidikan, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.