Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh kuitansi belanja dana BOS yang sah: unsur wajib, nota toko, kuitansi honor, bukti pajak, meterai, dan daftar cek bukti SPJ untuk Bendahara sekolah.
Kuitansi belanja dana BOS yang sah memuat identitas penerima uang, tanggal, nomor, jumlah uang dalam angka dan huruf, uraian pembayaran yang jelas, tanda tangan penerima, serta meterai bila nilainya memenuhi ketentuan bea meterai. Kuitansi itu sebaiknya didampingi nota atau faktur dari penyedia, bukti setor pajak bila ada kewajiban pajak, dan dokumentasi barang atau kegiatan. Artikel ini memberi contoh kuitansi untuk beberapa jenis belanja dan daftar cek agar SPJ Bendahara lolos pemeriksaan.
Saat pemeriksaan penggunaan dana BOS, banyak temuan bukan karena belanjanya salah, tetapi karena buktinya tidak lengkap atau tidak meyakinkan. Contoh yang sering terjadi:
Juknis BOSP 2026 yang berlaku diatur dalam Permendikdasmen 8/2026, yang mencabut Permendikdasmen 8/2025. Rincian tata kelola dan pelaporan merujuk juknis tersebut dan petunjuk dinas pendidikan setempat.
| Unsur | Keterangan |
|---|---|
| Nomor kuitansi | Urut sesuai buku kas atau buku pembantu |
| Tanggal | Sesuai tanggal transaksi |
| Sudah terima dari | Bendahara BOS atau nama sekolah |
| Uang sejumlah | Ditulis dalam huruf |
| Untuk pembayaran | Uraian jelas: barang atau jasa, jumlah, satuan, kegiatan |
| Jumlah angka | Sama persis dengan jumlah huruf |
| Tanda tangan penerima | Nama jelas penerima atau stempel toko |
| Meterai | Bila nilai transaksi memenuhi ketentuan bea meterai yang berlaku |
| Persetujuan | Tanda tangan Kepala Sekolah dan Bendahara sesuai kebijakan sekolah |
KUITANSI
Lampirkan nota toko yang merinci harga satuan setiap barang. Kuitansi tanpa nota rinci membuat pemeriksa sulit menilai kewajaran harga.
KUITANSI
Lampiran: surat undangan atau surat tugas, daftar hadir peserta, jadwal atau materi, foto kegiatan, dan bukti pemotongan pajak penghasilan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Perhatikan juga batas belanja honor dalam juknis, yaitu 20 persen untuk sekolah negeri dan 40 persen untuk sekolah swasta.
Pisahkan kuitansi upah dan kuitansi bahan agar rincian belanja mudah ditelusuri.
Untuk pembelian barang melalui platform pengadaan yang ditetapkan pemerintah bagi sekolah, simpan bukti pesanan, faktur, berita acara serah terima, dan bukti pembayaran yang dihasilkan sistem. Ikuti ketentuan juknis dan dinas setempat tentang jenis belanja yang wajib melalui platform tersebut.
| Jenis belanja | Bukti pendukung yang disarankan |
|---|---|
| Barang habis pakai | Nota rinci, foto barang, catatan penerimaan barang |
| Honor | SK atau surat tugas, daftar hadir, bukti potong pajak |
| Konsumsi rapat | Undangan, daftar hadir, notulen, nota rumah makan |
| Perjalanan dinas | Surat tugas, bukti transportasi, laporan perjalanan |
| Pemeliharaan | Foto sebelum dan sesudah, rincian pekerjaan, nota bahan |
| Langganan daya dan jasa | Tagihan resmi dan bukti bayar |
Bendahara yang rapi biasanya punya ritme kerja tetap. Pada hari transaksi, minta nota dan kuitansi langsung di tempat, periksa angka dan huruf, lalu foto barang atau kegiatan. Sore harinya, catat transaksi ke buku kas umum dan buku pembantu, beri nomor kuitansi, dan masukkan ke map kegiatan. Setiap akhir pekan, cocokkan saldo buku dengan uang tunai dan rekening. Setiap akhir bulan, susun rekap dan minta Kepala Sekolah memeriksa. Dengan ritme seperti ini, kuitansi belanja dana BOS tidak menumpuk di laci dan laporan bisa disusun tanpa lembur.
Simpan kuitansi belanja dana BOS per bulan dan per kegiatan dalam map terpisah. Pemeriksa akan lebih mudah menelusuri, dan Bendahara pun tidak perlu membongkar seluruh arsip saat diminta satu bukti.
Nota rinci dari toko adalah bukti penting, tetapi banyak sekolah tetap membuat kuitansi sebagai bukti penerimaan uang. Ikuti ketentuan juknis dan arahan dinas setempat.
Bila nilai transaksi memenuhi batas yang ditetapkan dalam ketentuan bea meterai yang berlaku. Periksa ketentuan terbaru sebelum menempel meterai.
Minta nama jelas, alamat, dan tanda tangan penjual. Lengkapi dengan foto toko dan barang sebagai dokumentasi tambahan.
Boleh, selama terbaca jelas, tidak ada coretan pada angka, dan unsur wajibnya lengkap.
Simpan sesuai ketentuan arsip keuangan yang berlaku. Banyak sekolah menyimpannya bertahun-tahun karena pemeriksaan bisa dilakukan setelah tahun anggaran berakhir.
Selisih dan temuan pada dana BOS biasanya berawal dari pencatatan yang menumpuk: kuitansi disimpan di laci, buku kas diisi akhir bulan, dan laporan disusun dari ingatan. Ketika pemeriksa meminta satu bukti, Bendahara harus membongkar semua map.
Modul keuangan ASIS membantu Bendahara mengelola kas, RKAS, dan SPJ di satu tempat, sehingga setiap belanja bisa dicatat pada hari transaksi dan dikaitkan dengan rencana anggaran. Peran Kepala Sekolah dan Bendahara terpisah, sehingga persetujuan dan pencatatan jelas siapa yang melakukannya. Data dicatat sekali, lalu dipakai berkali-kali untuk laporan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.