Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan komunikasi murid tunarungu BISINDO dan SIBI di kelas: perbedaan keduanya, strategi visual, tata letak kelas, dan tips untuk sekolah inklusi.
Komunikasi murid tunarungu BISINDO dan SIBI di kelas berhasil ketika guru mengutamakan akses visual, menghormati bahasa yang dipakai murid, dan memastikan setiap informasi sampai. BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) adalah bahasa alami yang tumbuh di komunitas Tuli, sedangkan SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia) adalah sistem isyarat yang mengikuti struktur Bahasa Indonesia baku. Keduanya bisa ditemui di sekolah. Yang terpenting bukan memilih salah satu secara kaku, melainkan memastikan murid benar-benar memahami pelajaran dan bisa mengungkapkan pikirannya.
Panduan ini membahas perbedaan BISINDO dan SIBI, strategi komunikasi visual, penataan kelas, peran juru bahasa isyarat, asesmen yang adil, dan kesalahan yang perlu dihindari, baik di SLB maupun sekolah inklusi.
| Aspek | BISINDO | SIBI |
|---|---|---|
| Asal | Tumbuh alami dari komunitas Tuli | Disusun sebagai sistem resmi untuk pendidikan |
| Struktur | Punya tata bahasa sendiri, tidak mengikuti urutan Bahasa Indonesia | Mengikuti struktur kalimat Bahasa Indonesia, termasuk imbuhan |
| Variasi | Ada variasi daerah, seperti dialek | Relatif seragam |
| Penggunaan | Percakapan sehari-hari komunitas Tuli | Banyak dipakai di lingkungan pendidikan formal |
| Kelebihan | Alami, ekspresif, cepat dipahami penutur | Membantu mengenalkan struktur Bahasa Indonesia tulis |
| Tantangan | Variasi daerah perlu disesuaikan | Bisa terasa lambat dan kaku untuk percakapan |
Banyak komunitas Tuli mendorong penggunaan BISINDO karena merupakan bahasa ibu mereka. Di sisi lain, sebagian sekolah masih memakai SIBI dalam pembelajaran. Pendekatan yang bijak: kenali bahasa yang dipakai murid di rumah dan komunitasnya, lalu gunakan sebagai jembatan untuk mengakses materi, termasuk Bahasa Indonesia tulis.
| Aspek | Rekomendasi |
|---|---|
| Tempat duduk | Depan atau setengah lingkaran agar bisa melihat guru dan teman |
| Pencahayaan | Wajah guru terkena cahaya; jangan berdiri membelakangi jendela |
| Kebisingan | Kurangi kebisingan untuk murid yang memakai alat bantu dengar |
| Papan visual | Jadwal harian bergambar, aturan kelas bergambar |
| Kelompok | Susunan melingkar saat diskusi |
Di sekolah inklusi, juru bahasa isyarat atau guru pendamping khusus sangat membantu. Beberapa hal yang perlu disepakati:
Jika sekolah belum memiliki juru bahasa, jalin kerja sama dengan organisasi Tuli atau lembaga layanan bahasa isyarat di daerah.
Komunikasi tidak berhenti di guru. Ajak teman sekelas belajar isyarat dasar, seperti salam, terima kasih, nama hari, dan kosakata pelajaran. Beberapa sekolah membuat "isyarat pekan ini" yang dipelajari bersama setiap Senin.
Libatkan orang tua untuk mengetahui bahasa yang dipakai di rumah. Sampaikan kabar perkembangan anak secara tertulis dan visual agar mudah dipahami seluruh keluarga.
Bayangkan pelajaran tentang perubahan wujud benda di kelas V inklusi. Guru membuka dengan menunjukkan es batu di gelas, lalu menulis kata "mencair" di papan dan memperagakan isyaratnya. Murid diminta mengamati perubahan selama sepuluh menit dan menggambar hasilnya. Saat diskusi, guru mengulang setiap pertanyaan teman agar murid tunarungu mengikuti alurnya. Di akhir pelajaran, murid menjelaskan temuannya dengan isyarat, gambar, atau tulisan, sesuai pilihannya.
Pelajaran ini tidak membutuhkan alat mahal. Yang dibutuhkan adalah urutan visual yang jelas, kosakata kunci yang disiapkan, dan kesempatan yang sama bagi semua murid untuk menunjukkan pemahaman.
Kenali bahasa yang dipakai murid dan ikuti kebijakan sekolah. Banyak praktisi menyarankan BISINDO sebagai bahasa pengantar karena alami bagi murid Tuli, sementara Bahasa Indonesia tulis tetap diajarkan.
Sangat dianjurkan, setidaknya kosakata dasar dan kosakata mapel. Belajar dari murid dan komunitas Tuli adalah cara yang menyenangkan.
Tetap gunakan strategi visual. Alat bantu dengar membantu, tetapi tidak membuat pendengaran kembali normal, terutama di ruangan bising.
Bisa, melalui sekolah penyelenggara pendidikan inklusi dengan dukungan akomodasi yang tepat.
Organisasi dan komunitas Tuli di berbagai daerah membuka kelas bahasa isyarat, baik tatap muka maupun daring.
Komunikasi murid tunarungu BISINDO atau SIBI di kelas sering terhambat oleh hal sederhana: pengumuman disampaikan lisan lewat pengeras suara, perubahan jadwal diberitahukan secara mendadak, dan catatan perkembangan akomodasi tersimpan di buku guru pendamping saja. Akibatnya, murid dan keluarganya tertinggal informasi.
ASIS membantu sekolah dengan prinsip "data dicatat sekali, dipakai berkali-kali". Modul inklusi dan profil murid yang utuh menyimpan catatan kebutuhan dan perkembangan setiap anak, sehingga wali kelas, guru mapel, dan guru pendamping khusus melihat informasi yang sama sesuai perannya. Pengumuman dan perubahan jadwal dikirim tertulis lewat notifikasi aplikasi dan kotak masuk aplikasi, sehingga mudah diakses murid Tuli dan keluarganya. Untuk belajar, murid bisa membaca buku pelajaran pemerintah di Pustaka dan memakai aktivitas serta lab interaktif yang sangat visual di Studio.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk SLB dan sekolah inklusi, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Sumber: Telkom University Open Library, BISINDO dan SIBI; Medcom, Bahasa Isyarat di Indonesia
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.