WAWASAN ASIS

Kegiatan Parenting PAUD yang Diminati Orang Tua

Cara merancang kegiatan parenting PAUD yang dihadiri orang tua: survei kebutuhan, 12 ide tema, format sesi 90 menit, dan jadwal setahun.

Tim Wawasan ASIS 19 Agt 2026 PAUD & TK

Kegiatan parenting PAUD adalah program pertemuan rutin antara lembaga PAUD dan orang tua untuk menyamakan cara mengasuh dan mendampingi anak usia dini di sekolah dan di rumah. Masalahnya, banyak lembaga mengeluh pesertanya sedikit. Kegiatan parenting yang diminati punya ciri sama: temanya diambil dari keluhan nyata orang tua, formatnya praktik bukan ceramah, jadwalnya ramah untuk orang tua yang bekerja, dan peserta pulang membawa sesuatu yang bisa langsung dicoba di rumah.

Mengapa orang tua enggan datang

Sebelum merancang acara, pahami dulu alasan orang tua tidak hadir. Dari pengalaman banyak TK dan KB, alasannya biasanya:

  • jadwal bentrok dengan jam kerja atau jam berjualan,
  • tema terasa umum, misalnya "Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini",
  • formatnya ceramah satu arah selama dua jam,
  • tidak ada yang menjaga adik atau anak yang dibawa,
  • merasa akan "diceramahi" atau dinilai cara mengasuhnya,
  • undangan datang mendadak.

Setiap alasan di atas bisa dijawab dengan desain acara yang tepat.

Langkah merancang kegiatan parenting PAUD

1. Survei kebutuhan orang tua

Bagikan angket singkat di awal tahun ajaran. Cukup tiga pertanyaan:

  1. Apa tantangan terbesar Bapak/Ibu dalam mengasuh anak saat ini?
  2. Hari dan jam berapa Bapak/Ibu paling mungkin hadir?
  3. Format apa yang disukai: diskusi, praktik bersama anak, atau kelas daring?

Jawaban seperti "anak susah makan sayur", "anak tantrum kalau ponsel diambil", atau "anak belum mau ditinggal di kelas" adalah bahan tema yang jauh lebih menarik daripada judul umum.

2. Pilih tema yang spesifik

Tema spesifik membuat orang tua merasa acara ini untuk dirinya. Bandingkan "Pola Asuh Positif" dengan "Menghadapi Anak Tantrum Tanpa Membentak". Yang kedua lebih mungkin didatangi.

3. Tentukan narasumber yang tepat

Narasumber tidak harus pakar dari luar. Guru PAUD yang berpengalaman, bidan atau petugas puskesmas, psikolog, bahkan orang tua yang punya cerita berhasil bisa menjadi narasumber yang dekat dengan peserta.

4. Atur jadwal yang ramah

Coba variasikan: Sabtu pagi untuk orang tua yang bekerja, atau sesudah jam pulang sekolah untuk orang tua yang menjemput. Sediakan petugas atau guru piket untuk menemani anak bermain selama sesi.

5. Kirim undangan jauh hari

Kirim undangan minimal sepekan sebelumnya, lalu pengingat sehari sebelum acara. Cantumkan tema, waktu, durasi, dan manfaat yang akan didapat.

12 ide tema yang biasanya diminati

No Tema Format yang cocok
1 Menghadapi anak tantrum tanpa membentak Diskusi kasus dan bermain peran
2 Anak susah makan: ide bekal sehat dan murah Demo masak sederhana
3 Mengatur waktu layar anak di rumah Diskusi dan menyusun kesepakatan keluarga
4 Bermain di rumah dengan barang bekas Praktik membuat mainan
5 Membacakan buku untuk anak Praktik membaca nyaring
6 Toilet training dan kemandirian Berbagi pengalaman
7 Mengenali tahap tumbuh kembang anak Paparan bersama tenaga kesehatan
8 Anak belum mau ditinggal di sekolah Diskusi dan tips transisi
9 Kesiapan masuk SD tanpa memaksa calistung Diskusi dan contoh kegiatan
10 Mengenalkan doa dan ibadah dengan gembira Praktik lagu dan cerita
11 Peran ayah dalam pengasuhan Kelas khusus ayah
12 Melindungi anak dari kekerasan dan sentuhan tidak aman Paparan dan tanya jawab

Untuk tema kesiapan masuk SD, sampaikan bahwa tes calistung dilarang sebagai syarat masuk SD sesuai Permendikdasmen 3/2025 Pasal 11 ayat (5). Informasi ini sering menenangkan orang tua yang cemas. Panduan lebih lengkap ada di artikel calistung anak TK.

Contoh susunan sesi 90 menit

Waktu Kegiatan Keterangan
0–10 menit Pembukaan dan permainan pencair suasana Peserta saling berkenalan
10–30 menit Cerita kasus nyata dan paparan singkat Maksimal 15 slide atau tanpa slide
30–60 menit Praktik atau diskusi kelompok kecil Kelompok 4–6 orang tua
60–80 menit Berbagi hasil dan tanya jawab Guru mencatat pertanyaan lanjutan
80–90 menit Kesepakatan aksi di rumah dan penutup Bagikan lembar ringkas

Bagian praktik adalah jantung acara. Orang tua yang ikut membuat mainan dari kardus atau berlatih membacakan buku akan lebih mudah menerapkannya dibanding yang hanya mendengar.

Rencana kegiatan setahun

Lembaga PAUD tidak perlu mengadakan acara setiap bulan. Empat sampai enam pertemuan setahun sudah baik bila konsisten.

Waktu Tema Catatan
Awal semester ganjil Adaptasi anak di sekolah Dekat masa pengenalan sekolah
Pertengahan semester ganjil Tantrum dan emosi anak Berdasarkan survei
Akhir semester ganjil Membaca laporan perkembangan anak Bersamaan pembagian laporan
Awal semester genap Waktu layar dan bermain di rumah Praktik
Pertengahan semester genap Kesiapan masuk SD Khusus orang tua kelompok B
Akhir semester genap Pameran karya dan refleksi bersama Melibatkan anak

Bentuk lain selain pertemuan tatap muka

  • Kelas parenting daring singkat 30–45 menit pada malam hari.
  • Pojok parenting berisi bacaan dan poster di ruang tunggu penjemputan.
  • Hari bermain bersama ketika orang tua ikut kegiatan sentra di kelas.
  • Kunjungan rumah untuk anak yang perlu perhatian khusus, dengan persetujuan orang tua.
  • Buku penghubung yang berisi tips singkat setiap pekan. Lihat contoh buku penghubung TK.

Cara mengukur keberhasilan

Kehadiran penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Kegiatan parenting PAUD dinilai berhasil bila:

  • jumlah orang tua yang hadir meningkat dari pertemuan ke pertemuan,
  • orang tua mengisi umpan balik dan menyarankan tema berikutnya,
  • guru melihat perubahan kecil pada anak, misalnya lebih mandiri saat makan,
  • orang tua mulai berbagi praktik baik dengan sesama orang tua.

Simpan daftar hadir, foto, dan ringkasan materi. Dokumen ini berguna sebagai bukti program kemitraan dengan orang tua.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa kali kegiatan parenting PAUD sebaiknya diadakan?

Empat sampai enam kali setahun sudah memadai bila rutin dan temanya sesuai kebutuhan orang tua. Konsistensi lebih penting daripada frekuensi.

Apakah kegiatan parenting harus menghadirkan narasumber dari luar?

Tidak harus. Guru berpengalaman, tenaga kesehatan setempat, atau orang tua yang mau berbagi sering lebih mudah dipahami peserta.

Bagaimana jika orang tua tetap sedikit yang hadir?

Coba ubah jadwal, buat tema lebih spesifik, sediakan penjagaan anak, dan bagikan ringkasan materi kepada yang tidak hadir agar mereka tetap mendapat manfaat.

Bolehkah kegiatan parenting dipungut biaya?

Sebaiknya tidak memberatkan. Bila ada biaya konsumsi atau bahan praktik, sepakati secara terbuka bersama komite atau paguyuban orang tua.

Apakah ayah perlu diundang khusus?

Sangat baik. Kelas khusus ayah pada akhir pekan sering mendapat respons positif dan memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan.

ASIS: Kabar Tumbuh Kembang Anak Sampai ke Rumah

Kegiatan parenting sering terasa terputus karena orang tua jarang melihat perkembangan anaknya di sekolah. Catatan guru tersimpan di buku, undangan dikirim lewat selebaran yang tertinggal di tas, dan ringkasan materi tidak pernah sampai ke orang tua yang berhalangan hadir.

ASIS menyediakan modul PAUD dengan catatan tumbuh kembang anak, sehingga guru bisa mendokumentasikan perkembangan dan orang tua punya bahan nyata untuk didiskusikan dalam kegiatan parenting. Undangan, pengingat, dan ringkasan materi bisa dikirim lewat notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas dengan jam tenang, serta kotak masuk aplikasi dan surel. Dokumentasi acara dapat dimuat di situs sekolah dengan subdomain gratis.

ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk TK, KB, dan RA. Basmalah juga gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.