Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan katalogisasi buku perpustakaan sekolah: data bibliografi, nomor klasifikasi, eksemplar, dan langkah umum menambahkan buku ke katalog perpustakaan ASIS.
Kiriman buku dari dana BOSP atau donasi alumni tiba, lalu menumpuk di sudut perpustakaan berminggu-minggu karena belum sempat dicatat. Murid tidak bisa meminjamnya, guru tidak tahu buku itu ada, dan saat pemeriksaan aset tidak ada daftar yang bisa ditunjukkan. Katalogisasi buku perpustakaan adalah pekerjaan dasar yang menentukan apakah koleksi benar-benar bisa dipakai. Artikel ini membahas langkah katalogisasi buku perpustakaan sekolah, cara menambahkan buku ke katalog di ASIS secara umum, tips mempercepatnya, dan cara manual bagi sekolah yang belum memakai aplikasi.
Perpustakaan tanpa katalog hanyalah gudang buku. Katalog yang baik membantu banyak pihak:
Banyak perpustakaan sekolah dikelola guru yang merangkap tugas. Karena itu, cara katalogisasi harus sederhana tetapi tetap tertib.
| Data | Contoh | Catatan |
|---|---|---|
| Judul | Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V | Tulis sesuai halaman judul |
| Pengarang | Nama pengarang utama | Bila banyak, catat yang utama dulu |
| Penerbit | Nama penerbit | Termasuk buku pemerintah |
| Tahun terbit | 2023 | Lihat halaman hak cipta |
| ISBN | 13 digit | Bila tersedia |
| Nomor klasifikasi | Mengikuti sistem klasifikasi yang dipakai, misalnya DDC | Menentukan letak di rak |
| Subjek | IPA, cerita anak, agama | Memudahkan pencarian |
| Jumlah eksemplar | 30 | Setiap eksemplar sebaiknya punya kode sendiri |
| Sumber perolehan | Pembelian, hibah, donasi | Penting untuk pelaporan |
| Lokasi | Rak 3, baris 2 | Opsional tetapi sangat membantu |
Bedakan antara judul dan eksemplar. Satu judul buku paket bisa memiliki puluhan eksemplar, masing-masing perlu kode agar peminjamannya bisa dilacak.
Modul perpustakaan ASIS dibahas dalam Panduan Perpustakaan Digital ASIS. Kuncinya ada pada pembedaan dua hal: identitas judul buku dan jumlah eksemplar fisiknya. Satu judul bisa punya banyak eksemplar, dan keduanya dicatat dengan cara berbeda.
Siapkan data dari buku yang ada di tangan:

Daftar katalog buku di modul Perpustakaan ASIS: judul, pengarang, penerbit, klasifikasi DDC, dan lokasi rak.
Judul mudah ditemukan lewat pencarian, identitasnya benar, dan jumlah eksemplar di sistem sama dengan stok fisik di rak. Jika ketiganya terpenuhi, katalogisasi buku perpustakaan untuk kiriman itu selesai.
Bila judul ternyata sudah ada, cukup perbarui datanya atau tambahkan eksemplar sesuai kebijakan perpustakaan. Jangan membuat judul duplikat hanya karena sampul cetakannya berbeda.
Sebagai pelengkap koleksi fisik, murid dan guru juga dapat membaca buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI) secara digital lewat Pustaka ASIS dengan akun yang sama.
Langkah lengkap: Cara Menambahkan Buku ke Katalog Perpustakaan ASIS
Jangan menunggu semua buku terkumpul. Katalogkan setiap kiriman yang datang, walaupun hanya sepuluh judul.
Untuk perpustakaan yang belum pernah dikatalogkan, prioritaskan buku paket dan bacaan populer. Buku lama yang jarang dipinjam bisa menyusul.
Murid kelas atas bisa membantu menyalin data dari halaman judul ke formulir, lalu pustakawan memeriksa dan menyimpannya.
Tambahkan eksemplar pada judul yang sudah ada, jangan membuat entri judul baru. Ini menjaga katalog tetap bersih.
Katalogisasi buku perpustakaan bisa dimulai dengan lembar kerja:
Cara ini cukup untuk perpustakaan kecil, tetapi peminjaman tetap harus dicatat terpisah dan murid tidak bisa mencari katalog dari luar perpustakaan.
Misalkan sekolah menerima 25 judul buku bacaan dari pembelian dana BOSP, masing-masing 2 eksemplar. Pustakawan bisa membagi pekerjaan menjadi tiga sesi pendek.
Sesi pertama, buku dicocokkan dengan faktur atau berita acara serah terima, lalu diberi cap perpustakaan. Sesi kedua, data bibliografi setiap judul dimasukkan ke katalog beserta dua eksemplarnya, sumber perolehan "pembelian BOSP", dan tahun anggaran. Sesi ketiga, buku diberi label nomor panggil dan diletakkan di rak sesuai klasifikasi.
Dalam satu minggu, seluruh kiriman sudah bisa dicari dan dipinjam. Bandingkan dengan kebiasaan lama: buku menunggu di kardus sampai akhir semester. Katalogisasi buku perpustakaan yang dikerjakan sedikit demi sedikit tetapi rutin jauh lebih ringan daripada mengerjakan ratusan judul sekaligus.
Pembagian sesi ini juga memudahkan pelibatan murid petugas perpustakaan pada sesi pertama dan ketiga, sementara pustakawan fokus pada sesi kedua yang memerlukan ketelitian.
Inventarisasi mencatat buku sebagai aset, biasanya di buku induk. Katalogisasi mendeskripsikan buku agar mudah ditemukan. Keduanya saling melengkapi.
Banyak perpustakaan memakai DDC karena umum dikenal. Perpustakaan kecil bisa memakai klasifikasi sederhana, asalkan konsisten.
Kosongkan kolom ISBN dan lengkapi data lain seperti penerbit dan tahun. Buku terbitan sekolah atau hadiah sering tidak memiliki ISBN.
Sebaiknya ya, terutama bila dipinjamkan kepada murid. Dengan begitu jelas siapa memegang eksemplar mana.
Tidak perlu. Buku digital di Pustaka ASIS sudah tersedia untuk dibaca dengan akun ASIS.
Buku yang tidak tercatat jarang dipinjam. Akar masalahnya adalah pencatatan manual yang berat bagi guru yang merangkap pustakawan, sehingga katalog selalu tertinggal dari koleksi.
Modul perpustakaan ASIS membantu katalogisasi buku perpustakaan, lalu memakai data yang sama untuk peminjaman, kartu, dan statistik. Murid dan guru juga mendapat akses ke Pustaka ASIS berisi buku pelajaran pemerintah dalam akun yang sama. Langkah rinci ada di Panduan Perpustakaan Digital ASIS di asis.id.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai tata perpustakaan di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.