Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara memakai kartu pengunjung sekolah dari check-in sampai check-out: desain kartu, mencatat jam keluar, memeriksa tamu yang belum keluar, dan kesalahan umum.
Kartu pengunjung sekolah adalah tanda pengenal sementara yang diberikan kepada tamu saat masuk dan dikembalikan saat keluar. Kartu ini membuat warga sekolah langsung bisa membedakan tamu resmi dari orang tak dikenal, dan menjadi alat untuk memastikan setiap kunjungan benar-benar ditutup. Banyak sekolah sudah mencatat tamu saat masuk, tetapi lupa mencatat saat keluar, sehingga tidak pernah tahu siapa yang masih berada di lingkungan sekolah. Artikel ini membahas cara memakai kartu pengunjung, langkah menutup kunjungan di ASIS, cara memeriksa tamu yang belum keluar, dan cara manual.
Di buku tamu kertas, kolom "jam keluar" hampir selalu kosong. Petugas jaga sibuk, tamu pulang lewat gerbang lain, atau petugas berganti shift tanpa serah terima. Akibatnya, menjelang sore tidak ada yang bisa memastikan apakah semua tamu sudah meninggalkan sekolah.
Kartu tamu pun sering tidak kembali. Lama-lama kartu habis, lalu tamu dibiarkan masuk tanpa kartu. Sebaliknya, kartu yang hilang bisa dipakai orang lain untuk masuk tanpa tercatat.
| Unsur | Saran |
|---|---|
| Tulisan utama | "TAMU" atau "PENGUNJUNG" dengan huruf besar |
| Nomor | Nomor urut unik, misalnya T-01 sampai T-30 |
| Warna | Mencolok dan berbeda dari kartu murid serta pegawai |
| Logo dan nama sekolah | Untuk keaslian |
| Kode QR | Bila sekolah memakai pemindaian untuk check-in dan check-out |
| Tali atau penjepit | Agar dipakai terlihat, bukan disimpan di saku |
| Aturan singkat di balik kartu | "Kembalikan kartu di pos saat keluar" |
Jumlah kartu disesuaikan dengan rata-rata tamu harian ditambah cadangan. Kartu bisa dibedakan warna menurut jenis tamu, misalnya wali murid, dinas, dan pemasok, bila sekolah memerlukannya.
Langkah ini mengikuti materi resmi Panduan ASIS. Kunjungan yang dibiarkan tetap aktif membuat laporan keamanan keliru dan menyulitkan pengecekan orang di sekolah saat keadaan darurat.
Sebelum memulai. Pastikan tamu yang akan keluar cocok dengan catatan masuknya dan dengan nomor kartu pengunjung yang dipegangnya.
Periksa hasilnya. Tidak ada tamu yang masih tercatat berada di sekolah padahal sudah pulang, dan semua kartu sudah kembali.
Jika belum sesuai. Bila tamu lupa check-out, konfirmasi lebih dulu kepada orang yang dituju atau petugas pos sebelum mengisi waktu keluar.
Langkah lengkap: Cara Menutup Kunjungan Tamu saat Keluar.
Bila memungkinkan, arahkan tamu keluar lewat gerbang yang sama dengan saat masuk, tempat pos jaga berada.
Guru atau staf yang menerima tamu mengantar tamunya kembali ke pos, terutama tamu yang baru pertama datang.
Misalnya pukul 12.00 dan 15.00, petugas memeriksa daftar kunjungan aktif dan menghitung kartu.
Petugas pagi menyerahkan daftar tamu yang masih di dalam kepada petugas siang.
Pukul 15.00 di sebuah SMP di Kabupaten Tegal, satpam membuka daftar kunjungan aktif. Ada dua kunjungan yang belum ditutup. Satu ternyata kurir yang keluar lewat gerbang samping; satpam menutup kunjungan dengan catatan. Satu lagi masih rapat dengan wakasek kurikulum di ruang kepala sekolah; satpam menunggu dan menutup kunjungan saat tamu keluar pukul 15.40. Dari 30 kartu, 30 kembali. Gerbang dikunci dengan keyakinan tidak ada tamu yang tertinggal.
Kartu pengunjung sekolah dipakai setiap hari, sehingga cepat kusam atau patah. Periksa kondisi kartu sebulan sekali, ganti yang rusak dengan nomor yang sama atau nomor baru yang dicatat. Simpan beberapa kartu cadangan untuk hari ramai seperti pembagian rapor, rapat orang tua, atau masa pendaftaran murid baru. Pada hari seperti itu, sekolah bisa memakai kartu khusus acara yang dibedakan warnanya agar antrean di pos tidak terlalu panjang.
Prosedur penerimaan tamu dari awal dibahas di artikel "SOP Penerimaan Tamu Sekolah: Alur dan Tujuan Kunjungan".
Sebaiknya ya, untuk semua tamu yang masuk melewati pos jaga. Kartu membantu warga sekolah mengenali tamu resmi.
Hubungi tamu bila nomornya tercatat, atau hubungi orang yang ditemui. Bila kartu tidak kembali, catat sebagai hilang dan nonaktifkan nomornya.
Tidak wajib. Warna berbeda membantu sekolah besar yang tamunya banyak, tetapi satu jenis kartu bernomor sudah cukup untuk sebagian besar sekolah.
Petugas jaga atau satpam pada jam tetap dan sebelum gerbang ditutup, dengan dukungan staf yang menerima tamu.
Bila sekolah menyediakan kartu atau poster dengan kode QR, pencatatan bisa lebih cepat. Ikuti Panduan ASIS untuk fitur yang tersedia.
Kolom jam keluar yang kosong adalah celah keamanan kecil yang sering diabaikan. Tanpa penutupan kunjungan, sekolah tidak pernah benar-benar tahu siapa yang masih berada di lingkungannya.
ASIS menyediakan buku tamu digital dalam modul layanan publik dan keamanan: check-in dengan kartu pengunjung, daftar tamu yang masih di sekolah, dan penutupan kunjungan saat keluar. Data ini terhubung dengan shift satpam, patroli, dan catatan insiden, sehingga keamanan sekolah dikelola dari satu tempat.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.