WAWASAN ASIS

Buku Tamu Digital, Presensi GPS dan Wajah | Kabar ASIS

Pembaruan aplikasi sekolah ASIS 24–30 Agustus 2026: presensi GPS, sidik jari, dan wajah, buku tamu QR, impor data murid lebih andal, serta menu sesuai peran.

Tim Wawasan ASIS 30 Agt 2026 Kabar ASIS
Ilustrasi guru melakukan presensi wajah di HP dan tamu memindai poster QR di lobi sekolah.

Pekan 24–30 Agustus 2026 menghadirkan lima catatan rilis. Benang merahnya: sekolah punya lebih banyak pilihan cara mencatat kehadiran, data murid lebih mudah dimasukkan, dan setiap pengguna melihat menu yang sesuai dengan tugasnya. Berikut rangkuman pembaruan aplikasi sekolah ASIS pekan ini.

Sorotan pekan ini

1. Presensi lewat GPS, sidik jari, atau pengenalan wajah

Apa yang berubah. Selain QR, presensi sekolah kini mendukung metode berbasis GPS, sidik jari (fingerprint), dan pengenalan wajah. Sekolah bisa memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan operasionalnya. Rilis 28 Agustus ini juga menjadi fondasi besar ASIS Mobile.

Daftar Mesin Presensi di ASIS dengan perangkat bertipe face, fingerprint, dan QR beserta alamat IP dan modelnya Mesin pengenal wajah dan fingerprint didaftarkan sekali di menu Perangkat Presensi.

Langkah lengkapnya ada di Panduan Akademik dan Kurikulum.

Siapa yang terbantu. Guru, tenaga kependidikan, operator, dan Kepala Sekolah.

Dampaknya sehari-hari. Sekolah yang sudah punya mesin sidik jari bisa tetap memakainya. Sekolah lain bisa memakai HP dengan GPS atau wajah. Intinya, presensi menyesuaikan kondisi sekolah, bukan sebaliknya.

2. Buku tamu digital dengan poster QR

Apa yang berubah. Buku tamu kini punya poster QR yang bisa dipasang di lobi, fitur check-out mandiri, dan kartu tamu.

Siapa yang terbantu. Satpam, petugas piket, dan TU.

Dampaknya sehari-hari. Tamu mencatat kedatangannya sendiri dan keluar dengan check-out. Sekolah tahu siapa yang sedang berada di lingkungan sekolah, tanpa buku tulis yang menumpuk di pos jaga.

3. Impor data murid lebih andal

Apa yang berubah. Template impor murid dan data master kini dilengkapi validasi. Proses impor dipindahkan ke antrean latar belakang sehingga data dalam jumlah besar tidak memperlambat aplikasi. Pengelolaan anggota rombel juga dipermudah untuk menambah atau mengeluarkan murid.

Halaman Impor Murid ASIS dengan pilihan Template ASIS, berkas Dapodik Peserta Didik, dan berkas EMIS Kemenag Halaman Impor Murid menerima templat ASIS, berkas Dapodik, dan berkas EMIS.

Langkah lengkapnya ada di Panduan Operator dan Tata Usaha.

Siapa yang terbantu. Operator sekolah dan wali kelas.

Dampaknya sehari-hari. Di awal tahun ajaran, operator bisa menyiapkan berkas dengan format yang benar sejak awal, mengunggahnya, lalu melanjutkan pekerjaan lain sementara data diproses.

4. Menu sesuai peran dan peluncur aplikasi

Apa yang berubah. Mega menu kini disusun menurut peran pengguna. Ada tombol peluncur aplikasi (app launcher) berlabel untuk berpindah antarlayanan, dan Pustaka dijadikan menu utama di navigasi website. Murid mendapat navigasi khusus ke layanan akademiknya.

Siapa yang terbantu. Semua pengguna, terutama yang baru mengenal ASIS.

Dampaknya sehari-hari. Guru tidak perlu menelusuri menu yang bukan tugasnya, dan murid lebih cepat menemukan perpustakaan digital.

5. Website yayasan bisa memakai domain sendiri

Apa yang berubah. Website yayasan kini bisa tayang lewat subdomain maupun domain sendiri (custom domain). Halaman jelajah Pustaka memakai data dan filter dinamis.

Siapa yang terbantu. Pengurus yayasan dan tim humas.

Dampaknya sehari-hari. Identitas lembaga lebih mudah dikenali dan ditemukan calon wali murid di internet.

Perbaikan lain

  • API aplikasi HP untuk dasbor murid, UKS, kasir kantin, tugas, dan layanan murid.
  • Jenjang PKBM dan wilayah edukator hingga tingkat desa ditambahkan untuk pendidikan nonformal.
  • Verifikasi email akun dan validasi data pendaftaran sekolah diperketat.
  • Modul pembelajaran dan kuis dirapikan: ruang kerja guru, filter PPI, layar pandu, papan skor.
  • Pencatatan aktivitas penting untuk keperluan audit, serta fitur shift keamanan dan catatan keselamatan kerja.
  • Host non-kanonis diberi noindex agar website sekolah tidak terindeks ganda; halaman privasi dan penghapusan akun diperjelas.
  • Proses perpindahan login (SSO) antarlayanan diperkuat, dan generator materi ajar AI di SIBI berjalan dengan validasi hasil.

Baca catatan lengkapnya

Saran untuk pekan depan

Jika sekolah Bapak/Ibu baru memulai tahun ajaran, urutan yang masuk akal adalah: rapikan data murid lewat impor, tetapkan rombel, lalu pilih satu metode presensi untuk dicoba selama sepekan. Setelah berjalan, tambahkan buku tamu digital di lobi.

ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk fitur presensi dan buku tamu di atas. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.