WAWASAN ASIS

Jurnal Penggunaan Laboratorium: Cara Mencatat Sesi

Cara mengisi jurnal penggunaan laboratorium untuk setiap sesi praktik: jadwal, kelas, guru, materi, alat dan bahan, kondisi, serta catatan keselamatan.

Tim Wawasan ASIS 20 Sep 2026 Panduan

Jurnal penggunaan laboratorium adalah catatan setiap kali laboratorium dipakai: tanggal, jam, kelas, guru, judul praktikum, alat dan bahan yang digunakan, jumlah murid, kondisi ruang setelah praktik, dan catatan keselamatan bila ada kejadian. Jurnal ini menjadi bukti bahwa laboratorium benar-benar dimanfaatkan, membantu laboran merencanakan bahan, dan memudahkan penelusuran bila ada alat rusak. Artikel ini membahas isi jurnal, alur pencatatan sesi praktik di ASIS, tips agar jurnal benar-benar terisi, dan cara manual.

Masalah nyata: laboratorium ada, datanya tidak

Saat akreditasi atau monitoring, sekolah sering ditanya: seberapa sering laboratorium dipakai? Praktikum apa saja yang sudah dilakukan? Banyak sekolah kesulitan menjawab karena tidak ada catatan. Buku jurnal laboratorium kosong berbulan-bulan, atau hanya diisi menjelang pemeriksaan.

Di sisi laboran, tidak adanya catatan membuat perencanaan bahan habis pakai seperti reagen, kertas saring, atau komponen elektronik menjadi tebakan. Bahan tiba-tiba habis di tengah semester, atau sebaliknya menumpuk hingga kedaluwarsa.

Mengapa jurnal sesi penting

  • Bukti pemanfaatan laboratorium untuk laporan, akreditasi, dan usulan pengadaan.
  • Perencanaan bahan berdasarkan pemakaian nyata per praktikum.
  • Penjadwalan adil antarkelas dan antarmata pelajaran.
  • Penelusuran kerusakan. Alat yang rusak bisa dicocokkan dengan sesi terakhir yang memakainya.
  • Catatan keselamatan. Kejadian kecil seperti tabung pecah atau luka ringan tercatat dan menjadi bahan perbaikan prosedur.

Isi jurnal penggunaan laboratorium

Kolom Contoh isi
Tanggal dan jam Selasa, 14 Oktober 2026, jam ke-3–4
Laboratorium Lab IPA
Kelas dan jumlah murid 8B, 30 murid
Guru pengampu Bapak Hendra
Mata pelajaran dan judul praktikum IPA, Pengamatan sel bawang merah
Alat yang dipakai 10 mikroskop, 10 kaca objek
Bahan yang dipakai Bawang merah, larutan iodin secukupnya
Kondisi sebelum dan sesudah Baik; 1 kaca objek pecah
Catatan keselamatan Tidak ada kejadian
Tanda tangan atau konfirmasi Guru dan laboran

Alur mencatat sesi praktik di ASIS

Alur ini merangkum materi resmi Panduan ASIS. Panduan itu menegaskan bahwa catatan peminjaman alat tidak menggantikan laporan pelaksanaan praktik; keduanya dicatat sendiri-sendiri.

Sebelum memulai. Siapkan data kelas, guru, ruang, tujuan praktik, daftar alat dan bahan, serta jadwalnya.

  1. Buka sesi laboratorium untuk tanggal dan kelas yang benar.
  2. Periksa kesiapan sebelum sesi dimulai: alat, bahan, ruang, dan petugas yang mendampingi.
  3. Catat pelaksanaan dan pemakaian alat sesuai kenyataan, misalnya judul praktikum, jumlah murid, serta alat dan bahan yang benar-benar dipakai.
  4. Setelah sesi selesai, tinjau pengembalian alat, kerusakan, dan tindak lanjutnya. Alat yang rusak diteruskan ke catatan pemeliharaan.

Periksa hasilnya. Setiap sesi bisa ditelusuri ke kelas dan jadwalnya, dan alat yang bermasalah segera ditindaklanjuti.

Jika belum sesuai. Bila ruang tampak bentrok, cek jadwal sesi dan peminjaman yang sudah ada sebelum membuat catatan baru.

Langkah lengkap: Cara Mencatat Sesi Praktik Laboratorium.

Tips agar jurnal benar-benar terisi

Isi di akhir sesi, bukan di akhir minggu

Lima menit terakhir praktik dipakai untuk merapikan alat sekaligus mengisi jurnal. Menunda ke akhir minggu membuat detail terlupa.

Bagi tugas guru dan laboran

Guru mengisi data pembelajaran: kelas, materi, jumlah murid. Laboran mengisi kondisi alat dan bahan. Masing-masing mengisi apa yang paling ia ketahui.

Gunakan daftar praktikum baku

Susun daftar judul praktikum per jenjang di awal tahun. Saat mengisi jurnal, guru cukup memilih, sehingga penulisan seragam dan rekap mudah.

Catat juga sesi di luar pelajaran

Persiapan lomba, kegiatan ekstrakurikuler sains, atau kegiatan kokurikuler yang memakai laboratorium juga perlu dicatat.

Contoh rekap semester

Di sebuah SMA di Kota Malang, laboran menyusun rekap jurnal di akhir semester. Laboratorium kimia dipakai 64 sesi, laboratorium fisika 41 sesi, dan laboratorium biologi 52 sesi. Rekap juga menunjukkan bahwa larutan tertentu habis jauh lebih cepat dari perkiraan karena dipakai di tiga judul praktikum berbeda. Dengan data ini, laboran mengusulkan penambahan bahan untuk semester berikutnya, dan wakasek kurikulum mengatur ulang jadwal agar laboratorium fisika lebih banyak dipakai.

Rekap seperti ini juga berguna saat menjawab pertanyaan asesor tentang pemanfaatan sarana pembelajaran.

Checklist penutupan sesi

  • Semua alat dihitung dan dikembalikan ke tempatnya.
  • Alat rusak dipisahkan dan dicatat.
  • Sisa bahan disimpan atau dibuang sesuai prosedur.
  • Meja dan wastafel dibersihkan.
  • Listrik, gas, dan air dimatikan bila tidak dipakai sesi berikutnya.
  • Jurnal sesi sudah diisi.

Peran dalam pengisian jurnal

Peran Yang dicatat
Guru pengampu Kelas, jumlah murid, judul praktikum, catatan pembelajaran
Laboran Alat dan bahan yang dipakai, kondisi sebelum dan sesudah
Kepala laboratorium Meninjau rekap bulanan, menindaklanjuti temuan
Wakasek kurikulum Memakai rekap untuk mengatur jadwal antarkelas

Dengan pembagian ini, jurnal penggunaan laboratorium tidak menjadi beban satu orang saja.

Kesalahan umum

  1. Jurnal diisi menjelang pemeriksaan, sehingga isinya tidak akurat.
  2. Hanya mencatat kelas dan tanggal tanpa alat, bahan, dan kondisi.
  3. Tidak mencatat kejadian kecil, padahal kejadian kecil berulang adalah tanda prosedur perlu diperbaiki.
  4. Jadwal tidak dicatat di sistem yang sama, sehingga dua kelas datang di jam yang sama.
  5. Laboran dan guru saling mengandalkan sehingga tidak ada yang mengisi.

Cara manual bagi sekolah tanpa ASIS

  1. Siapkan buku jurnal penggunaan laboratorium dengan kolom sesuai tabel di atas.
  2. Letakkan buku di meja laboran, bukan di lemari terkunci.
  3. Buat jadwal laboratorium mingguan di papan atau lembar kerja bersama.
  4. Setiap akhir bulan, laboran memindahkan ringkasan ke lembar kerja rekap.
  5. Gunakan rekap untuk laporan semester dan rencana kebutuhan bahan.

Untuk peminjaman alat keluar laboratorium, gunakan pencatatan tersendiri seperti dijelaskan di artikel "Peminjaman Alat Laboratorium: Alur Pinjam dan Kembali".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya jurnal penggunaan laboratorium dan buku peminjaman alat?

Jurnal mencatat sesi praktik di dalam laboratorium. Buku peminjaman mencatat alat yang dibawa keluar laboratorium untuk keperluan lain.

Siapa yang wajib mengisi jurnal?

Guru yang memakai laboratorium bersama laboran. Bila sekolah tidak punya laboran, guru pengampu mengisi seluruhnya.

Apakah jurnal perlu ditandatangani?

Dalam bentuk kertas, tanda tangan guru dan laboran membantu memastikan keabsahan. Dalam aplikasi, akun pengisi sudah menjadi penanda.

Apakah laboratorium komputer juga perlu jurnal?

Perlu. Catat kelas, kegiatan, perangkat yang dipakai, dan kendala perangkat agar perawatan lebih terarah.

Bagaimana jika laboratorium dipakai untuk kegiatan non-praktikum?

Tetap catat, misalnya untuk rapat atau ujian berbasis komputer. Data ini menggambarkan pemanfaatan ruang secara utuh.

ASIS: laboratorium yang terlihat manfaatnya

Laboratorium sering dinilai kurang dimanfaatkan bukan karena jarang dipakai, tetapi karena pemakaiannya tidak tercatat. Bahan habis tanpa terduga dan kerusakan alat sulit ditelusuri.

ASIS menyatukan inventaris laboratorium, jadwal dan sesi praktik, peminjaman alat, serta log keselamatan dalam modul sarana prasarana dan laboratorium. Setiap sesi tercatat bersama alat dan bahannya, sehingga rekap pemakaian, perencanaan bahan, dan laporan kerusakan bersumber dari data yang sama. Untuk simulasi pendamping praktikum, guru juga bisa memakai lab interaktif di studio.asis.id.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.