Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan menyelenggarakan job fair SMK bersama BKK: persiapan enam bulan, menjaring perusahaan, membekali murid, pelaksanaan, dan tindak lanjut.
Job fair SMK adalah bursa kerja yang diselenggarakan sekolah, biasanya oleh Bursa Kerja Khusus (BKK), untuk mempertemukan lulusan dan calon lulusan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Job fair yang efektif bukan diukur dari jumlah stan, tetapi dari berapa murid yang benar-benar diwawancarai dan diterima bekerja. Kuncinya ada pada persiapan sekitar enam bulan sebelumnya: memetakan lulusan, menjaring perusahaan yang relevan dengan konsentrasi keahlian, membekali murid, dan menyiapkan tindak lanjut setelah acara. Panduan ini memberi garis waktu, pembagian tugas, contoh susunan acara, dan cara mengukur keberhasilan.
Banyak lowongan kini diumumkan secara daring, tetapi job fair di sekolah tetap punya keunggulan:
Bagi SMK, penyerapan lulusan adalah salah satu indikator yang sering ditanyakan calon murid dan orang tua.
| Waktu | Kegiatan | Penanggung jawab |
|---|---|---|
| H-6 bulan | Rapat rencana, tentukan tanggal, anggaran, target | Kepala Sekolah dan BKK |
| H-5 bulan | Pemetaan lulusan per konsentrasi keahlian | BKK dan ketua program |
| H-4 bulan | Daftar calon perusahaan, kirim undangan | BKK dan hubungan industri |
| H-3 bulan | Konfirmasi perusahaan dan kebutuhan posisi | BKK |
| H-2 bulan | Pembekalan murid: CV, wawancara, etika | Guru BK dan BKK |
| H-1 bulan | Publikasi, tata letak stan, gladi | Panitia |
| Hari H | Pelaksanaan | Seluruh panitia |
| H+1 sampai H+3 bulan | Tindak lanjut dan pelacakan penempatan | BKK |
Sebelum mengundang perusahaan, sekolah perlu tahu siapa yang akan ditawarkan. Data yang dibutuhkan:
Angket sederhana kepada murid kelas akhir sudah cukup. Data ini juga berguna untuk meyakinkan perusahaan bahwa kandidatnya tersedia.
Prioritaskan perusahaan yang sesuai dengan konsentrasi keahlian sekolah. Sumber calon mitra:
Kirim undangan resmi berisi profil sekolah, jumlah calon lulusan per bidang, tanggal, fasilitas yang disediakan, dan tenggat konfirmasi. Tanyakan posisi yang dibuka dan syarat kandidat agar sekolah bisa menyaring murid yang cocok.
Penting: pastikan perusahaan yang hadir kredibel. Periksa legalitas, hindari penyalur yang meminta biaya dari murid, dan waspadai tawaran kerja yang tidak jelas.
Murid SMK sering canggung saat pertama kali berhadapan dengan perekrut. Lakukan pembekalan dalam beberapa sesi:
| Sesi | Materi | Hasil |
|---|---|---|
| 1 | Menyusun CV satu halaman | CV final dicetak dan disimpan digital |
| 2 | Menulis surat lamaran | Templat surat lamaran |
| 3 | Simulasi wawancara | Latihan menjawab pertanyaan umum |
| 4 | Etika berpakaian dan komunikasi | Murid siap tampil profesional |
| 5 | Mengenal perusahaan yang hadir | Murid memilih stan tujuan |
Contoh pertanyaan simulasi: "Ceritakan pengalaman PKL Anda", "Apa yang Anda lakukan bila ada masalah di tempat kerja?", dan "Mengapa Anda tertarik dengan perusahaan kami?"
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| 07.30–08.00 | Registrasi perusahaan |
| 08.00–08.30 | Pembukaan oleh Kepala Sekolah |
| 08.30–09.30 | Presentasi singkat perusahaan |
| 09.30–14.00 | Kunjungan stan, seleksi berkas, wawancara |
| 14.00–15.00 | Rekap hasil dengan perwakilan perusahaan |
Setiap stan diberi formulir sederhana: nama murid yang melamar, posisi, tahap seleksi, dan catatan perekrut. Data ini menjadi dasar tindak lanjut.
Alumni adalah aset besar dalam job fair SMK. Alumni yang sudah bekerja bisa diundang sebagai narasumber sesi "cerita kerja pertama", membantu simulasi wawancara, atau menjadi penghubung dengan perusahaan tempat mereka bekerja. Kisah alumni sering lebih meyakinkan murid daripada nasihat guru.
Orang tua juga perlu dilibatkan, terutama bila ada lowongan di luar daerah. Undang orang tua murid kelas akhir pada sesi informasi khusus agar mereka memahami jenis pekerjaan, lokasi, dan kontrak yang ditawarkan. Dukungan orang tua sering menentukan apakah murid berani menerima tawaran kerja yang jauh dari rumah.
Banyak job fair berhenti di hari pelaksanaan. Padahal hasilnya baru terlihat beberapa minggu kemudian.
| Indikator | Contoh target |
|---|---|
| Perusahaan relevan yang hadir | Sesuai kebutuhan tiap konsentrasi |
| Murid yang melamar | Mayoritas murid yang berencana bekerja |
| Murid yang diwawancarai | Meningkat dari tahun lalu |
| Murid yang diterima | Dicatat dan dilacak |
| Kepuasan perusahaan | Survei singkat setelah acara |
Hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan pembekalan, pemilihan mitra, dan bahkan penyelarasan kurikulum. Lihat juga penyelarasan kurikulum SMK.
Mengundang perusahaan yang tidak relevan. Stan ramai tetapi tidak ada yang melamar.
Murid tidak dibekali. CV seadanya dan murid gugup saat wawancara.
Tidak ada pencatatan. Sekolah tidak tahu berapa murid yang akhirnya diterima.
Memungut biaya dari murid. Job fair sekolah seharusnya tidak membebani murid.
Umumnya BKK sekolah bersama tim hubungan industri, didukung Kepala Sekolah, guru BK, dan ketua program keahlian.
Banyak sekolah menggelarnya menjelang atau sesaat setelah kelulusan, agar murid kelas akhir sudah siap dan perusahaan sedang merekrut.
Boleh dan dianjurkan, terutama alumni yang belum bekerja. Ini juga membantu pelacakan lulusan.
Kebijakan biaya ditentukan sekolah. Yang penting, tidak ada biaya yang dibebankan kepada murid pelamar.
Periksa legalitas, rekam jejak, dan kejelasan lowongan. Hindari penyalur yang meminta uang dari pelamar.
Job fair sering sulit diukur karena data tersebar: nilai PKL di satu berkas, sertifikat kompetensi di berkas lain, dan daftar murid yang diterima kerja hanya ada di catatan BKK. Saat perusahaan meminta rekap kandidat, BKK harus menyusunnya dari awal.
ASIS menyediakan modul PKL untuk mencatat tempat dan hasil praktik kerja, profil murid yang utuh untuk menyimpan catatan perkembangan dan prestasi, serta pengumuman lewat notifikasi aplikasi untuk mengabarkan jadwal pembekalan dan job fair. Hasil kegiatan dapat dipublikasikan di situs sekolah dengan subdomain gratis untuk memperlihatkan keterserapan lulusan kepada calon murid.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk SMK, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.