Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Integrasi literasi numerasi lintas mapel: prinsip, contoh kegiatan di IPS, IPA, PJOK, Seni, dan Agama, rencana sekolah satu semester, serta cara memantaunya.
Integrasi literasi numerasi lintas mapel berarti setiap guru, bukan hanya guru Bahasa Indonesia dan Matematika, memberi murid kesempatan membaca teks bermakna dan bernalar dengan angka di dalam materi pelajarannya sendiri. Caranya tidak perlu menambah jam pelajaran. Guru IPS cukup meminta murid membaca grafik jumlah penduduk, guru PJOK meminta murid menghitung rata-rata catatan waktu lari, dan guru Agama meminta murid merangkum kisah dengan urutan peristiwa yang runtut. Kebiasaan kecil yang konsisten di semua kelas jauh lebih berdampak daripada program literasi sesekali.
Artikel ini membahas prinsipnya, contoh kegiatan per mapel, rencana sekolah selama satu semester, dan cara memantau hasilnya. Untuk program literasi tingkat sekolah, lihat juga artikel tentang tahapan Gerakan Literasi Sekolah di blog ini.
Literasi dan numerasi adalah kemampuan bernalar, bukan materi pelajaran. Murid membutuhkannya untuk memahami soal cerita IPA, membaca peta di IPS, atau menghitung skor dalam permainan. Jika hanya dilatih di dua mapel, murid kesulitan memindahkan kemampuan itu ke konteks lain.
Sejak Asesmen Nasional digabung dengan TKA mulai 2026, kemampuan membaca dan bernalar tetap menjadi fondasi yang diukur. Soal-soal penalaran biasanya memakai teks dan data dari berbagai konteks, bukan hanya konteks bahasa dan matematika. Murid yang terbiasa membaca grafik di IPS dan tabel di IPA akan lebih siap.
| Mapel | Kegiatan literasi | Kegiatan numerasi |
|---|---|---|
| IPS | Membaca artikel berita lokal tentang pasar tradisional, menemukan ide pokok | Membaca grafik harga cabai tiga bulan, menjelaskan pola naik turun |
| IPA | Membaca prosedur percobaan, menuliskan ulang dengan kata sendiri | Membuat tabel hasil pengamatan suhu air dan menghitung selisih |
| PJOK | Membaca aturan permainan dan menjelaskannya kepada kelompok | Menghitung rata-rata catatan waktu lari 50 meter per kelompok |
| Seni Budaya | Membaca deskripsi karya seni daerah, menulis tanggapan singkat | Menghitung perbandingan ukuran saat memperbesar gambar |
| Pendidikan Agama | Merangkum kisah dengan urutan peristiwa | Menghitung jadwal salat atau pembagian waktu kegiatan Ramadan |
| Bahasa Inggris | Membaca menu restoran berbahasa Inggris | Membandingkan harga dan menghitung total belanja |
| Informatika | Membaca instruksi algoritma | Membaca data sederhana dan membuat diagram batang |
Guru IPS kelas 8 di sebuah SMP di Kabupaten Sidoarjo mengajarkan kegiatan ekonomi. Ia membuka pelajaran dengan grafik harga beras di pasar setempat selama enam bulan.
Total waktu sekitar lima belas menit, dan semuanya tetap dalam tujuan IPS: memahami faktor yang memengaruhi harga.
Setelah lari 50 meter, murid kelas 5 mencatat waktu tiga anggota kelompok di papan klip. Mereka menghitung rata-rata, membandingkan dengan percobaan minggu lalu, dan menyebutkan apakah kelompoknya membaik. Murid juga membaca kartu aturan permainan estafet sebelum bermain. Literasi dan numerasi masuk tanpa mengurangi waktu bergerak.
Integrasi literasi numerasi lintas mapel akan bertahan bila disepakati tingkat sekolah, bukan inisiatif satu-dua guru.
| Bulan | Kegiatan | Penanggung jawab |
|---|---|---|
| Bulan 1 | Rapat guru: sepakati istilah bersama dan satu rutinitas, misalnya "baca, tanya bukti, simpulkan" | Wakasek kurikulum |
| Bulan 1 | Setiap guru menandai dua topik di ATP yang cocok untuk kegiatan literasi atau numerasi | Semua guru |
| Bulan 2–3 | Uji coba di kelas, catat di jurnal mengajar | Semua guru |
| Bulan 3 | Kombel berbagi contoh kegiatan yang berhasil dan yang tidak | Ketua kombel |
| Bulan 4–5 | Perluas ke lebih banyak topik, buat bank teks dan data bersama | Tim literasi |
| Bulan 6 | Refleksi dan bandingkan hasil asesmen awal dan akhir | Kepala sekolah |
Kegiatan ini juga bisa dikaitkan dengan kokurikuler. Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, salah satu bentuk kokurikuler menurut Permendikdasmen 13/2025, memberi ruang alami untuk membaca data dan menulis laporan.
Tidak. Kegiatan dilakukan di dalam jam mapel yang sudah ada, dengan durasi pendek dan tetap melayani tujuan mapel.
Guru tidak perlu menjadi ahli bahasa. Cukup memakai rutinitas sederhana yang disepakati sekolah, misalnya membaca teks pendek, bertanya bukti, dan meminta kesimpulan.
Biasanya mapel praktik seperti PJOK dan Seni. Namun justru mapel ini punya banyak data nyata, misalnya catatan waktu, skor, dan ukuran karya.
Buku teks pemerintah, berita lokal, data sederhana dari lingkungan sekolah, dan hasil pengamatan murid sendiri. Pustaka berisi buku pelajaran pemerintah yang bisa dipakai bersama.
Tidak wajib. Asesmen sederhana di awal dan akhir semester sudah cukup untuk melihat perkembangan.
Integrasi lintas mapel sering terhenti karena guru kesulitan mencari bahan dan tidak ada catatan siapa sudah melakukan apa. Teks tersebar, ide kegiatan hilang di grup obrolan, dan sekolah tidak tahu apakah program berjalan.
Di ekosistem ASIS, Pustaka menyediakan buku pelajaran pemerintah yang bisa dibaca murid dan guru di pustaka.asis.id, Studio menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif untuk kegiatan bernalar, dan jurnal mengajar mencatat kegiatan literasi atau numerasi di setiap kelas. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka memudahkan guru menyalin contoh kegiatan dari rekan sejawat, dan bank soal komunitas menjadi tempat berbagi butir penalaran.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.