Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Homeschooling lewat PKBM: cara kerja pendaftaran, pembelajaran, ujian kesetaraan, legalitas ijazah Paket A, B, C, dan tips memilih PKBM yang tepat.
Homeschooling lewat PKBM adalah cara paling umum bagi keluarga yang memilih belajar di rumah agar anaknya tetap memperoleh ijazah yang diakui negara. Anak terdaftar sebagai warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), datanya tercatat di Dapodik dan memperoleh NISN, belajar dengan pendampingan orang tua dan tutor, lalu mengikuti penilaian dan ujian pendidikan kesetaraan. Kelulusannya dibuktikan dengan ijazah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), atau Paket C (setara SMA), yang bisa dipakai untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Artikel ini menjelaskan dasar aturannya, alur dari pendaftaran sampai ijazah, peran orang tua dan PKBM, biaya yang perlu dipertimbangkan, serta cara memilih PKBM yang tepat.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengenal tiga jalur pendidikan: formal, nonformal, dan informal. Pendidikan yang diselenggarakan keluarga termasuk jalur informal, sedangkan PKBM adalah satuan pendidikan nonformal. Undang-undang tersebut juga mengatur bahwa hasil pendidikan informal dapat diakui setara dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai standar nasional pendidikan.
Secara khusus, sekolah rumah diatur dalam Permendikbud Nomor 129 Tahun 2014 tentang Sekolahrumah. Aturan ini mengatur pengertian, tujuan, kurikulum, dan bentuk penyelenggaraannya. Karena aturan turunan dan juknis kesetaraan bisa diperbarui, selalu tanyakan ketentuan terbaru kepada dinas pendidikan setempat atau PKBM yang dituju.
| Bentuk | Gambaran | Contoh |
|---|---|---|
| Tunggal | Diselenggarakan oleh satu keluarga untuk anaknya sendiri | Orang tua mengajar anak di rumah |
| Majemuk | Beberapa keluarga bergabung untuk kegiatan tertentu | Dua atau tiga keluarga belajar bersama di akhir pekan |
| Komunitas | Gabungan beberapa sekolah rumah dengan program yang lebih terstruktur | Komunitas belajar dengan jadwal dan tutor bersama |
Apa pun bentuknya, agar hasil belajar diakui, anak perlu terdaftar dan mengikuti penilaian melalui satuan pendidikan yang berwenang, umumnya PKBM.
Cari PKBM yang memiliki izin operasional dari dinas pendidikan dan terdata di Dapodik. Tanyakan program apa saja yang tersedia (Paket A, B, atau C), sistem pembelajarannya, dan pengalaman mereka mendampingi keluarga homeschooling.
Siapkan dokumen yang umumnya diminta: akta kelahiran, KK, rapor atau ijazah terakhir bila pindahan dari sekolah formal, dan pas foto. PKBM lalu mendata anak di Dapodik. Bila anak sudah punya NISN dari sekolah sebelumnya, NISN itu tetap dipakai.
PKBM umumnya memadukan beberapa pola: tatap muka, tutorial, dan belajar mandiri. Untuk keluarga homeschooling, porsi belajar mandiri di rumah biasanya besar, dengan jadwal tatap muka atau tutorial berkala. Sepakati sejak awal berapa kali anak perlu hadir dan bagaimana tugas dikumpulkan. Penjelasan lebih rinci ada di artikel kurikulum kesetaraan.
PKBM menilai kemajuan belajar anak melalui tugas, portofolio, dan asesmen. Orang tua perlu menyimpan bukti belajar di rumah, seperti hasil kerja, catatan bacaan, dan dokumentasi proyek.
Di akhir jenjang, warga belajar mengikuti penilaian akhir sesuai ketentuan pendidikan kesetaraan yang berlaku. Setelah dinyatakan lulus, anak menerima ijazah Paket A, B, atau C.
Ijazah Paket A, B, dan C diterbitkan dalam sistem pendidikan nasional dan diakui setara dengan ijazah SD, SMP, dan SMA. Lulusannya dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya, termasuk ke sekolah formal atau perguruan tinggi, dengan tetap memenuhi syarat penerimaan masing-masing lembaga.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
| Aspek | Orang tua | PKBM |
|---|---|---|
| Rencana belajar harian | Menyusun dan mendampingi | Memberi arahan kurikulum |
| Materi | Menyediakan buku dan sumber belajar | Menyediakan modul dan tutor |
| Penilaian | Mengumpulkan bukti belajar | Menilai dan mencatat hasil resmi |
| Administrasi | Melengkapi dokumen | Mendata di Dapodik, menerbitkan rapor dan ijazah |
| Sosialisasi anak | Mengajak berkegiatan di luar rumah | Menyelenggarakan kegiatan bersama warga belajar |
Homeschooling menuntut komitmen waktu yang besar dari orang tua. Pertimbangkan dengan jujur kesanggupan keluarga sebelum memutuskan.
Gambaran berikut membantu orang tua membayangkan ritme sehari-hari. Contoh ini untuk anak setara kelas 5 SD yang terdaftar di program Paket A.
| Hari | Pagi | Siang | Catatan |
|---|---|---|---|
| Senin | Matematika dan Bahasa Indonesia di rumah | Membaca bebas, bermain di luar | Orang tua mendampingi |
| Selasa | IPAS dengan percobaan sederhana | Kegiatan seni atau musik | Dokumentasikan hasil percobaan |
| Rabu | Tutorial di PKBM | Kegiatan bersama warga belajar lain | Kumpulkan tugas minggu ini |
| Kamis | Pendidikan Pancasila dan Bahasa Inggris | Olahraga atau klub komunitas | |
| Jumat | Proyek mingguan | Refleksi dan rencana minggu depan | Isi jurnal belajar |
Ritme seperti ini menunjukkan bahwa homeschooling lewat PKBM tetap terstruktur: ada jadwal, ada tutor, ada teman, dan ada bukti belajar yang dikumpulkan. Fleksibilitasnya ada pada urutan, kecepatan, dan cara belajar yang bisa disesuaikan dengan anak.
Biaya berbeda antar-PKBM. Komponen yang umum: biaya pendaftaran, biaya program per semester atau per tahun, biaya tutor tambahan bila diperlukan, serta buku dan perlengkapan belajar di rumah. Mintalah rincian tertulis sebelum mendaftar, dan tanyakan apakah ada biaya ujian atau penerbitan dokumen terpisah.
Tidak mendaftar sama sekali. Anak belajar bertahun-tahun di rumah, tetapi tidak tercatat, sehingga sulit memperoleh ijazah saat dibutuhkan.
Memilih lembaga hanya karena murah. Periksa izin dan rekam jejaknya.
Tidak menyimpan bukti belajar. Portofolio penting untuk penilaian dan untuk menunjukkan perkembangan anak.
Mengisolasi anak. Homeschooling bukan berarti tanpa teman. Rencanakan kegiatan sosial secara rutin.
Ya. Ijazah Paket A, B, dan C diakui setara dengan ijazah SD, SMP, dan SMA, selama PKBM berizin dan anak terdaftar serta lulus sesuai ketentuan.
Bisa, dengan mengikuti ketentuan penerimaan atau mutasi di sekolah tujuan. Rapor dari PKBM menjadi dokumen pendukung.
Lulusan Paket C dapat mendaftar ke perguruan tinggi dengan memenuhi syarat seleksi yang berlaku. Periksa ketentuan seleksi terbaru setiap tahun.
Umumnya tidak. Jadwal tatap muka atau tutorial disepakati dengan PKBM, sementara sebagian besar belajar dilakukan di rumah.
Orang tua menyusun rencana harian, sementara PKBM memastikan pembelajaran mengacu pada kurikulum pendidikan kesetaraan yang berlaku.
Tantangan PKBM yang melayani keluarga homeschooling adalah komunikasi dan administrasi yang tersebar. Warga belajar tidak hadir setiap hari, tugas dikumpulkan lewat banyak kanal, dan catatan kemajuan sulit dirangkum saat penilaian.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." PKBM dapat mengelola data warga belajar, presensi tatap muka, penilaian, dan rapor dalam satu platform, sementara orang tua menerima kabar lewat notifikasi aplikasi atau kotak masuk aplikasi. Keluarga juga bisa memakai Pustaka, perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah, sebagai sumber belajar di rumah.
ASIS gratis untuk semua satuan pendidikan, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Sumber: Kumparan: Homeschooling, Model Pendidikan Alternatif yang Diakui Negara
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.