Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara melakukan evaluasi PPI murid berkebutuhan khusus: mengukur target, membaca kemajuan, memutuskan tindak lanjut, dan mencatatnya di ASIS.
Evaluasi PPI adalah saat tim melihat kembali target dalam Program Pembelajaran Individual dan bertanya: sudah tercapai, tercapai sebagian, atau belum? Tanpa evaluasi, PPI hanya menjadi dokumen awal tahun yang tidak pernah berubah, padahal kemampuan anak terus berkembang. ASIS menyediakan fitur PPI yang memungkinkan target, catatan kemajuan, dan hasil evaluasi tersimpan bersama profil murid. Artikel ini membahas kapan evaluasi dilakukan, bukti apa yang dipakai, alur umum mengevaluasi di ASIS, pilihan tindak lanjut, serta cara manual bagi sekolah yang belum memakai aplikasi.
Seorang guru pendamping khusus di SMP menyusun PPI untuk murid dengan kesulitan menulis. Targetnya: "menulis paragraf lima kalimat secara mandiri." Satu semester berlalu, dan saat rapat akhir semester ia hanya bisa berkata, "Sudah ada kemajuan." Tidak ada catatan kapan anak mulai bisa tiga kalimat, bantuan apa yang masih dibutuhkan, atau strategi mana yang berhasil.
Tanpa bukti, tim tidak bisa memutuskan apakah target dinaikkan, dipertahankan, atau strateginya diganti. Orang tua yang bertanya "anak saya sudah sampai mana?" juga hanya mendapat jawaban umum, padahal mereka berhak mengetahui perkembangan anaknya secara jelas dan jujur.
| Jenis | Frekuensi | Fokus |
|---|---|---|
| Pemantauan rutin | Mingguan atau setiap sesi | Catatan singkat kemajuan target jangka pendek |
| Evaluasi target jangka pendek | Setiap 4–8 pekan | Keputusan lanjut, pertahankan, atau ubah |
| Evaluasi menyeluruh | Akhir semester atau tahun | Target jangka panjang dan arah PPI berikutnya |
Frekuensi bisa disesuaikan dengan kebutuhan murid dan kebijakan sekolah.
Panduan ASIS menekankan bahwa evaluasi menguji apakah strategi benar-benar membantu murid, bukan sekadar mengecek angka target tercapai atau tidak. Konteks kelas dan dukungan yang tersedia ikut dipertimbangkan.
Kumpulkan catatan intervensi, contoh karya, observasi yang bertanggal, serta masukan dari guru dan keluarga.
Setiap keputusan tindak lanjut punya bukti dan tanggal. Perubahan target tidak menghapus catatan periode sebelumnya.
Bila bukti belum cukup, lanjutkan observasi. Jangan menandai target berhasil hanya karena satu kejadian yang belum mewakili pola.
Langkah lengkap: Cara Mengevaluasi Target PPI dan Tindak Lanjut
Target: "Anak membaca 20 kata dua suku kata dengan benar dalam 3 menit, 4 dari 5 kali percobaan."
| Pekan | Hasil | Catatan |
|---|---|---|
| 2 | 9 kata | Masih menebak dari huruf awal |
| 4 | 13 kata | Mulai mengeja suku kata dengan kartu |
| 6 | 17 kata | Lebih lancar setelah latihan 10 menit harian |
| 8 | 20 kata, 4 dari 5 percobaan | Target tercapai |
Keputusan tim: target tercapai, lanjut ke target baru membaca kalimat sederhana tiga sampai empat kata. Strategi kartu suku kata dan latihan harian dipertahankan.
Naikkan ke target berikutnya yang lebih menantang, dan catat strategi yang berhasil.
Pertahankan target dengan penyesuaian kecil, misalnya menambah waktu latihan atau mengubah bentuk bantuan.
Tinjau ulang: apakah target terlalu tinggi, strategi kurang cocok, atau ada faktor lain seperti kesehatan dan kehadiran? Ubah target atau strateginya.
Bila kemajuan sangat lambat atau muncul hambatan baru, pertimbangkan rujukan ke psikolog atau tenaga profesional.
Orang tua murid berkebutuhan khusus sering cemas menunggu kabar. Sampaikan hasil peninjauan target dengan urutan yang menenangkan dan jujur:
Catat kesepakatan pertemuan agar bisa ditinjau pada evaluasi berikutnya.
Evaluasi PPI manual bisa dilakukan dengan:
Kendalanya, lembar mudah hilang saat guru berganti dan sulit dibaca berdampingan dengan data murid lainnya.
Pemantauan bisa mingguan, evaluasi target jangka pendek sekitar 4–8 pekan, dan evaluasi menyeluruh di akhir semester atau tahun.
Guru pendamping khusus, wali kelas, guru mapel yang relevan, orang tua, dan mitra profesional bila ada.
Tinjau penyebabnya, lalu ubah target, strategi, atau bentuk dukungan. Bila perlu, pertimbangkan rujukan.
Kebijakan tiap sekolah berbeda. Hasil peninjauan target dapat menjadi bahan deskripsi capaian atau laporan tambahan bagi orang tua.
Batasi akses hanya untuk tim dan orang tua. Di ASIS, akses diatur per peran sehingga data hanya terlihat oleh pihak yang berwenang.
Akar masalah evaluasi PPI yang lemah adalah catatan yang tidak rutin dan tersebar di buku pribadi guru. Saat rapat, tim hanya punya kesan, bukan bukti.
ASIS menyimpan PPI, catatan perkembangan, dan hasil evaluasi di profil murid yang utuh, dengan akses per peran. Tim bisa melihat riwayat target dari periode ke periode, dan guru baru tidak memulai dari nol saat menerima murid.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.