Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Peta ekosistem ASIS: asis.id, ASIS Mobile, Pustaka, Studio, Basmalah, Akademi, forum, hingga ASIS Kampus, serta bagaimana data mengalir di antaranya.
Ekosistem ASIS adalah kumpulan aplikasi dan ruang yang saling terhubung untuk melayani sekolah, pesantren, yayasan, pengawas, hingga perguruan tinggi. Intinya ada empat aplikasi dalam satu akun, yaitu asis.id, ASIS Mobile, Pustaka, dan Studio. Di sekelilingnya ada Basmalah untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ; Akademi ASIS dan forum untuk belajar bersama; Ruang Yayasan dan Ruang Pengawas untuk pemantauan; serta ASIS Kampus untuk perguruan tinggi. Artikel ini memetakan fungsi masing-masing dan, yang lebih penting, bagaimana data mengalir di antaranya.
Banyak sekolah memakai beberapa aplikasi dari penyedia berbeda: satu untuk presensi, satu untuk rapor, satu untuk keuangan, satu untuk situs. Masing-masing punya akun sendiri dan data murid sendiri. Setiap awal tahun, operator memperbarui data murid di empat tempat, dan selalu ada yang tertinggal.
Ekosistem berarti semua bagian berbagi fondasi yang sama. Data murid dicatat sekali, lalu dipakai oleh semua bagian yang membutuhkannya. Inilah prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali."
| Bagian | Untuk siapa | Fungsi |
|---|---|---|
| asis.id | Operator, pimpinan, guru, staf | Pusat pengelolaan sekolah di web |
| ASIS Mobile | Guru, orang tua, murid | Aplikasi Android untuk kegiatan harian |
| Pustaka | Murid, guru | Perpustakaan digital buku pelajaran BSE/SIBI |
| Studio | Guru, murid | 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif |
| Basmalah | Pesantren, madin, TPQ, wali santri | Aplikasi gratis khusus lembaga keagamaan |
| Akademi ASIS | Guru, pengguna ASIS | Kursus daring |
| Forum | Pengguna ASIS | Tempat bertanya dan berbagi praktik |
| Ruang Yayasan | Pengurus yayasan | Memantau banyak unit sekolah |
| Ruang Pengawas | Pengawas sekolah | Pembinaan sekolah binaan |
| ASIS Kampus | Perguruan tinggi | Sistem akademik terhubung Neo Feeder PDDikti (paket Max/Ultra) |
asis.id adalah pusat. Di sini data diimpor dari file ekspor Dapodik atau EMIS, modul diaktifkan (57 modul: 7 inti dan 50 opsional), dan 45 peran diatur.
ASIS Mobile membawa data itu ke ponsel. Guru mencatat presensi dan jurnal, orang tua menerima notifikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang, murid melihat tugas.
Pustaka dan Studio memakai akun yang sama. Guru bisa memberi tugas di ASIS yang merujuk buku di Pustaka atau lab di Studio.
Akademi dan forum membantu pengguna berkembang. Ruang Yayasan dan Ruang Pengawas membawa ringkasan ke tingkat di atas sekolah, tanpa meminta sekolah membuat laporan tambahan.
Ikuti perjalanan murid fiktif bernama Salsa, kelas VII di sebuah SMP milik yayasan di Malang.
Sepanjang cerita itu, data Salsa tidak pernah diketik ulang.
Basmalah adalah bagian dari ekosistem ASIS yang dirancang khusus untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Wali santri memindai QR dari pesantren, masuk dengan nomor HP atau surel terdaftar, dan data anak tersambung. Pesantren yang juga punya MTs atau MA bisa memakai ASIS untuk sekolah formalnya.
ASIS Kampus melayani perguruan tinggi dengan sistem akademik yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti. Berbeda dari ASIS untuk sekolah, ASIS Kampus tersedia di paket Max dan Ultra.
Yayasan fiktif di Madura mengelola pondok pesantren, MTs, MA, dan sebuah sekolah tinggi. Pondok memakai Basmalah agar wali santri bisa memantau hafalan dan uang jajan. MTs dan MA memakai ASIS untuk presensi, CBT, dan e-Rapor. Sekolah tinggi memakai ASIS Kampus. Pengurus yayasan memantau unit sekolah lewat Ruang Yayasan, guru belajar di Akademi ASIS, dan operator dari semua unit saling bertanya di forum.
Hasilnya, seluruh lembaga berbicara dengan bahasa data yang sama.
Untuk pengenalan dasar ASIS, baca "ASIS Aplikasi Sekolah: 4 Aplikasi, 1 Akun, Satu Visi".
asis.id, ASIS Mobile, Pustaka, Studio, Basmalah, Akademi ASIS, forum, Ruang Yayasan, Ruang Pengawas, dan ASIS Kampus.
Empat aplikasi inti, yaitu asis.id, ASIS Mobile, Pustaka, dan Studio, memakai satu akun. Basmalah memakai alur masuk wali santri lewat QR dari pesantren.
Aplikasi untuk sekolah tersedia di paket Rp0, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. ASIS Kampus tersedia di paket Max dan Ultra.
Tidak. Sekolah mengimpor file ekspor Dapodik atau EMIS, dan ASIS tidak mengirim data balik.
Tidak. Akses diatur dengan 45 peran, sehingga setiap orang hanya melihat yang ia perlukan.
Masalah terbesar digitalisasi sekolah bukan kurangnya aplikasi, melainkan aplikasi yang tidak saling mengenal. Setiap aplikasi baru menambah satu akun, satu salinan data, dan satu sumber kesalahan.
Ekosistem ASIS dibangun sebaliknya: asis.id, ASIS Mobile, Pustaka, dan Studio dalam satu akun; Basmalah untuk pesantren; Akademi dan forum untuk belajar bersama; Ruang Yayasan dan Ruang Pengawas untuk pemantauan; serta ASIS Kampus untuk perguruan tinggi. Semuanya berpegang pada tagline "Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama."
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Jelajahi asis.id, Pustaka, dan Studio.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.