Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan e-rapor Kurikulum Merdeka untuk wali kelas pemula: isi rapor, alur kerja H-30 sampai pembagian, catatan wali kelas, dan kesalahan.
E-rapor Kurikulum Merdeka adalah rapor hasil belajar yang disusun dan dicetak melalui aplikasi, memuat nilai akhir dan deskripsi capaian setiap mata pelajaran, ditambah catatan perkembangan lain seperti kehadiran, ekstrakurikuler, dan catatan wali kelas. Bagi wali kelas yang baru pertama kali memegang rapor, tantangannya bukan pada tombol aplikasi, melainkan pada koordinasi: memastikan semua guru mata pelajaran selesai tepat waktu, data murid benar, dan catatan wali kelas tidak ditulis terburu-buru di malam terakhir. Panduan ini menjelaskan isi rapor, linimasa kerja, contoh catatan, dan kesalahan yang paling sering terjadi.
Format rinci dapat berbeda antara aplikasi dan bisa disesuaikan dengan ketentuan terbaru, tetapi umumnya rapor memuat:
| Bagian | Diisi oleh | Catatan |
|---|---|---|
| Identitas murid dan sekolah | Operator / wali kelas | Diambil dari data murid; cek ejaan nama |
| Nilai akhir dan deskripsi capaian per mapel | Guru mata pelajaran | Deskripsi memuat capaian yang menonjol dan yang perlu ditingkatkan |
| Kegiatan kokurikuler | Tim atau koordinator kegiatan | Mengikuti format pelaporan yang berlaku |
| Ekstrakurikuler | Pembina ekskul / wali kelas | Nama kegiatan dan keterangan singkat |
| Ketidakhadiran | Wali kelas | Sakit, izin, tanpa keterangan |
| Catatan wali kelas | Wali kelas | Gambaran utuh perkembangan murid |
| Tanggapan orang tua | Orang tua | Diisi saat pembagian rapor |
| Keputusan kenaikan kelas | Wali kelas berdasarkan rapat | Hanya di akhir tahun ajaran |
Wali kelas adalah "pengumpul" yang memastikan semua bagian terisi dan konsisten.
Contoh tabel pemantauan:
| Mapel | Guru | Nilai | Deskripsi | Status |
|---|---|---|---|---|
| Matematika | Pak Bayu | Lengkap | Lengkap | Selesai |
| Bahasa Indonesia | Bu Lina | Lengkap | Sebagian | Proses |
| IPAS | Bu Wati | Belum | Belum | Perlu diingatkan |
Nilai angka di e-rapor Kurikulum Merdeka selalu didampingi deskripsi. Deskripsi yang baik menyebut capaian yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan, dengan bahasa positif.
Contoh deskripsi Matematika kelas V:
"Menunjukkan penguasaan yang baik dalam membandingkan dan mengurutkan pecahan. Perlu bimbingan dalam menyelesaikan soal cerita yang melibatkan penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda."
Wali kelas tidak menulis deskripsi mapel, tetapi perlu memeriksa apakah deskripsi masuk akal. Misalnya, nilai 95 dengan deskripsi "perlu bimbingan dalam hampir semua materi" adalah tanda ada kesalahan input. Untuk cara mengolah nilai menjadi nilai akhir, baca mengolah nilai rapor Kurikulum Merdeka.
Catatan wali kelas sebaiknya personal, singkat, dan bisa ditindaklanjuti. Gunakan pola: kekuatan, perkembangan, dan harapan.
Contoh 1 (murid berprestasi akademik): "Ananda Salsa menunjukkan semangat belajar tinggi dan sering membantu teman memahami materi. Semester depan, Ananda diharapkan lebih berani menyampaikan pendapat di diskusi kelas."
Contoh 2 (murid yang banyak absen): "Ananda Dimas memiliki kemampuan menggambar yang menonjol dan karyanya dipamerkan di kelas. Kehadiran Ananda perlu ditingkatkan agar tidak tertinggal materi. Kami siap berdiskusi dengan Bapak/Ibu untuk mencari solusi bersama."
Contoh 3 (murid yang berkembang pesat): "Ananda Putri menunjukkan kemajuan dalam kemandirian belajar, terlihat dari tugas yang selalu dikumpulkan tepat waktu sejak pertengahan semester. Pertahankan kebiasaan baik ini."
Hindari catatan seragam seperti "Tingkatkan terus prestasimu" untuk seluruh kelas.
Rapor Kurikulum Merdeka menekankan deskripsi capaian yang menjelaskan apa yang sudah dan belum dikuasai murid, sehingga lebih informatif bagi orang tua.
Guru mata pelajaran. Wali kelas memeriksa kelengkapan dan kewajarannya, lalu menulis catatan wali kelas.
Ingatkan sejak jauh hari dengan tabel pemantauan. Bila tetap terlambat, laporkan ke Wakasek Kurikulum agar ditindaklanjuti sebelum batas akhir.
Laporan kegiatan kokurikuler mengikuti format pelaporan yang berlaku sejak P5 diganti kegiatan kokurikuler. Rujuk panduan terbaru dan kebijakan sekolah.
Boleh bila kebijakan sekolah mengizinkan dan aksesnya aman, misalnya melalui akun masing-masing orang tua, bukan file yang disebar ke grup.
Akar masalah musim rapor adalah data yang baru dikumpulkan di akhir semester. Wali kelas menghitung kehadiran dari buku presensi, mengejar guru mapel satu per satu, dan mengetik ulang data murid yang sebenarnya sudah ada di tempat lain.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Di e-Rapor Kurikulum Merdeka ASIS, data murid bisa diimpor dari file ekspor Dapodik atau EMIS, kehadiran diambil dari presensi harian lewat pindai QR atau pengenalan wajah, dan catatan perkembangan tersimpan di profil murid yang utuh. Guru mapel dan wali kelas bekerja di sistem yang sama, dan tiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.